Menjadi Bidadari di Dunia
Minggu, 01 November 2020 - 08:39 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Sentrafarm Jadi Solusi Teknologi Pertanian Masa Depan )
Perempuan Saleha Bidadari Sesungguhnya
Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa perempuan dunia yang saleha lebih utama daripada bidadari surga.
Ummu Salamah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jelita?”
Rasulullah menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jelita, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”
(Baca juga : Muhammadiyah Berharap Indonesia Bantu Korban Gempa Turki-Yunani )
Kemudian Ummu Salamah bertanya lagi, “Karena apakah wanita dunia lebih utama dari bidadari surga?”
Lalu Rasulullah menjawab “Karena salat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Lalu Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas.”
(Baca juga : Jelang Hari Pemilu, AS Catat 9 Juta Kasus Virus Corona )
Mereka berkata, “Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami, dan kami memilikinya.” (HR. Ath-Thabrani).
Wallahu A'lam
Perempuan Saleha Bidadari Sesungguhnya
Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa perempuan dunia yang saleha lebih utama daripada bidadari surga.
Ummu Salamah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jelita?”
Rasulullah menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jelita, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”
(Baca juga : Muhammadiyah Berharap Indonesia Bantu Korban Gempa Turki-Yunani )
Kemudian Ummu Salamah bertanya lagi, “Karena apakah wanita dunia lebih utama dari bidadari surga?”
Lalu Rasulullah menjawab “Karena salat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Lalu Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas.”
(Baca juga : Jelang Hari Pemilu, AS Catat 9 Juta Kasus Virus Corona )
Mereka berkata, “Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami, dan kami memilikinya.” (HR. Ath-Thabrani).
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :