Konsep Manunggal dengan Tuhan Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani
Jum'at, 13 November 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dunia ini bak sungai besar berarus deras. Setiap hari airnya bertambah, dan itulah perumpamaan nafsu hewani manusia dan segala kesenangan duniawi. Sedang anak panah dan berbagai senjata bidik, melambangkan ujian hidup manusia.
Jelaslah, unsur-unsur yang menguasai kehidupan manusia yaitu berbagai cobaan hidup, musibah, penderitaan, dan semua upaya mengatasinya. Bahkan semua karunia dan nikmat yang diterimanya, dibayang-bayangi oleh berbagai musibah.
Oleh karena itu, bila seorang cerdik-cendekia sudi menyigi masalah ini terus-menerus, maka ia akan memperoleh pengetahuan tentang hakikat, bahwa tak ada kehidupan sejati kecuali kehidupan akhirat .
Rasulullah SAW Bersabda: “Tak ada kehidupan selain kehidupan di akhirat.” (Baca juga: Tanda-tanda Mencapai Maqam Badal Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani )
Ihwal semacam ini benar-benar terbukti bagi seorang Mukmin, sesuai dengan sabda Nabi SAW: “Dunia ini adalah penjara bagi seorang Mukmin dan surga bagi seorang kafir.”
Beliau juga bersabda: “Orang saleh terkekang.” Bagaimana bisa hidup enak di dunia ini, bila diingat hal ini?
Sesungguhnya, kenyamanan hakiki terletak pada hubungan sempurna dengan Allah SWT, penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya. Bila kau lakukan hal ini, niscaya kau terbebas dari dunia ini, dan kepadamu dilimpahkan rahmat, kebahagiaan, kebajikan, kesejahteraan, dan keridhaan-Nya. (Baca juga: Tanda-tanda Mencapai Maqam Badal Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani )
Jelaslah, unsur-unsur yang menguasai kehidupan manusia yaitu berbagai cobaan hidup, musibah, penderitaan, dan semua upaya mengatasinya. Bahkan semua karunia dan nikmat yang diterimanya, dibayang-bayangi oleh berbagai musibah.
Oleh karena itu, bila seorang cerdik-cendekia sudi menyigi masalah ini terus-menerus, maka ia akan memperoleh pengetahuan tentang hakikat, bahwa tak ada kehidupan sejati kecuali kehidupan akhirat .
Rasulullah SAW Bersabda: “Tak ada kehidupan selain kehidupan di akhirat.” (Baca juga: Tanda-tanda Mencapai Maqam Badal Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani )
Ihwal semacam ini benar-benar terbukti bagi seorang Mukmin, sesuai dengan sabda Nabi SAW: “Dunia ini adalah penjara bagi seorang Mukmin dan surga bagi seorang kafir.”
Beliau juga bersabda: “Orang saleh terkekang.” Bagaimana bisa hidup enak di dunia ini, bila diingat hal ini?
Sesungguhnya, kenyamanan hakiki terletak pada hubungan sempurna dengan Allah SWT, penyerahan diri sepenuhnya kepada-Nya. Bila kau lakukan hal ini, niscaya kau terbebas dari dunia ini, dan kepadamu dilimpahkan rahmat, kebahagiaan, kebajikan, kesejahteraan, dan keridhaan-Nya. (Baca juga: Tanda-tanda Mencapai Maqam Badal Menurut Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani )
(mhy)
Lihat Juga :