Kisah Sufi: Ats-Tsauri dalam Perenungan dan Doa untuk Orang Mati
Jum'at, 27 November 2020 - 06:11 WIB
loading...
A
A
A
Ibnu Salim berkata, "Situasi apa ini?"
Sahl berkata, "Ini bukanlah, seperti yang engkau bayangkan, kekuatan yang memasuki diriku. Sebaliknya, oleh karena kelemahanku."
Lainnya yang hadir menegaskan, "Jika itu kelemahan, apakah kekuatan?"
"Kekuatan," ujar Sahl, "adalah ketika sesuatu sepertinya masuk, dan pikiran serta tubuh menyatakan tidak sama sekali."
Baca juga: Kisah Sufi: Hilali, Kutukan Badui, dan Mengapa Darwis di Istana
KELEDAI
Suatu ketika Sahl dalam perjalanan bersama Ibrahim ibnu Adham , dan jatuh sakit. Ia menceritakan bahwa Ibrahim menjual semua yang dimilikinya untuk membiayai yang sakit. Manakala Sahl meminta makanan lezat, Ibrahim menjual keledainya dan kemudian membeli makanan untuknya.
Ketika ia sehat kembali, Sahl bertanya pada Ibrahim, "Di mana keledainya, untuk tungganganku?"
"Akulah ia," jawab Ibrahim, "naiklah di pundakku." Dan ia menggendong Sahl di sisa perjalanan tersebut.
Sahl berkata, "Ini bukanlah, seperti yang engkau bayangkan, kekuatan yang memasuki diriku. Sebaliknya, oleh karena kelemahanku."
Lainnya yang hadir menegaskan, "Jika itu kelemahan, apakah kekuatan?"
"Kekuatan," ujar Sahl, "adalah ketika sesuatu sepertinya masuk, dan pikiran serta tubuh menyatakan tidak sama sekali."
Baca juga: Kisah Sufi: Hilali, Kutukan Badui, dan Mengapa Darwis di Istana
KELEDAI
Suatu ketika Sahl dalam perjalanan bersama Ibrahim ibnu Adham , dan jatuh sakit. Ia menceritakan bahwa Ibrahim menjual semua yang dimilikinya untuk membiayai yang sakit. Manakala Sahl meminta makanan lezat, Ibrahim menjual keledainya dan kemudian membeli makanan untuknya.
Ketika ia sehat kembali, Sahl bertanya pada Ibrahim, "Di mana keledainya, untuk tungganganku?"
"Akulah ia," jawab Ibrahim, "naiklah di pundakku." Dan ia menggendong Sahl di sisa perjalanan tersebut.
(mhy)
Lihat Juga :