Begini Menyemir Rambut dan Pilihan Warna Sesuai Sunnah Nabi

Sabtu, 28 November 2020 - 07:38 WIB
loading...
Begini Menyemir Rambut...
Ilustrasi/Ist
A A A
AMRI, sebut saja begitu, usianya masih relatif muda: 30-an tahun. Anak baru satu, masih balita. Bapak muda ini rambutnya sudah memutih semua sehingga orang sering memanggilnya Kang Uban. (Baca juga: Begini Pokok-Pokok Ajaran Islam tentang Halal dan Haram )

Amri enggan menyemir rambutnya karena menganggap pemberian Allah Ta'ala adalah yang terbaik. Ia berpendapat menyemir rambut berarti mengubah apa yang sudah diberikan Allah Ta'ala kepadanya.

Benarkan pandangan Amri tersebut? Bagaimana sesungguhnya hukum menyemir rambut?

Sunnah Nabi
Sejatinya, Islam tidak melarang orang menyemir rambut. Bahkan Islam menyarankan. Ini berbeda dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang tidak memperkenankan menyemir rambut dan merombaknya. Mereka beranggapan bahwa berhias dan mempercantik diri itu dapat menghilangkan arti beribadah dan beragama, seperti yang dikerjakan oleh para rahib dan ahli-ahli zuhud yang berlebih-lebihan itu. (Baca juga: Makanan Olahan: Setiap yang Memabukkan Adalah Haram )

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam (SAW) melarang taklid pada suatu kaum dan mengikuti jejak mereka, agar selamanya kepribadian umat Islam itu berbeda, lahir dan batin. Untuk itulah maka dalam hadisnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah , Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى لَا يَصْبُغُونَ فَخَالِفُوهُمْ

"Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak mau menyemir rambut, karena itu berbedalah kamu dengan mereka." (Riwayat Bukhari)

Syaikh Muhammad Yusuf Qardhawi dalam bukunya yang berjudul " Halal dan Haram dalam Islam " menyatakan perintah di sini mengandung arti sunnat, sebagaimana biasa dikerjakan oleh para sahabat, misalnya Abu Bakar dan Umar bin Khattab .

Warna Semir
Kendati menyemir rambut disarankan, Rasulullah SAW memberi pilihan warna selain hitam. Menurut Syaikh Yusuf Qardhawi, bagi orang yang sudah tua, ubannya sudah merata baik di kepalanya ataupun jenggotnya, tidak layak menyemir dengan warna hitam. Oleh karena itu tatkala Abu Bakar membawa ayahnya Abu Kuhafah ke hadapan Nabi pada hari penaklukan Makkah , sedang Nabi melihat rambutnya bagaikan pohon tsaghamah yang serba putih buahnya maupun bunganya. Baca juga: Halalkah Makanan Sembelihan Kaum Yahudi, Kristen, dan Budha?

Untuk itu, maka bersabdalah Nabi:

غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ

"Ubahlah ini (uban) tetapi jauhilah warna hitam." (Riwayat Muslim)

Adapun orang yang tidak seumur dengan Abu Kuhafah (yakni belum begitu tua), menurut Syaikh Qardhawi, tidaklah berdosa apabila menyemir rambutnya itu dengan warna hitam.

Dalam hal ini az-Zuhri pernah berkata: "Kami menyemir rambut dengan warna hitam apabila wajah masih nampak muda, tetapi kalau wajah sudah mengerut dan gigi pun telah goyah, kami tinggalkan warna hitam tersebut."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Ciri-ciri Akhir Zaman...
Ciri-ciri Akhir Zaman : Fitnah Bertebaran, Halal Haram Semakin Samar
Mengapa Diperintahkan...
Mengapa Diperintahkan Memakan Makanan Halal? Inilah Keberkahan!
Perintah Allah SWT Tentang...
Perintah Allah SWT Tentang Makan: Harus Halal dan Thayyib
Mengapa Mengecat Rambut...
Mengapa Mengecat Rambut dengan Warna Hitam Diharamkan dalam Islam?
Hukum Makan Serangga...
Hukum Makan Serangga dalam Islam, Disebut Bisa Jadi Menu Makan Bergizi Gratis
Rekomendasi
Ilmuwan Menemukan Bukti...
Ilmuwan Menemukan Bukti Terkuat Tentang 'Gen Migrasi' Pada Burung
Melayang! Pulau di Alaska...
Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang
Begini Kondisi Bumi...
Begini Kondisi Bumi saat Es Antartika Seluruhnya Mencair
Artikel Terkini
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Asal-usul Nama Suro...
Asal-usul Nama Suro Asyura? Simak Penjelasannya di Sini!
Benarkah Muharram atau...
Benarkah Muharram atau Suro Bulan Keramat? Begini Pandangan Islam
Malam 1 Suro dan Muharram:...
Malam 1 Suro dan Muharram: Sejarah, Tradisi, serta Keutamaannya dalam Islam
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved