Kisah Nabi Ya'kub: Dahsyatnya Mimpi Yusuf, Terealisasi Setelah 40 Tahun

Rabu, 02 Desember 2020 - 14:57 WIB
loading...
Kisah Nabi Yakub: Dahsyatnya...
Ilustrasi/Ist
A A A
NABI Ya'qub AS memiliki 4 orang istri dan 12 orang anak. Salah satu anaknya adalah Nabi Yusuf AS yang terlahir dari rahim istrinya bernama Rahil. (Baca juga: Ketika Malaikat Memberi Tahu Nabi Ibrahim akan Lahirnya Nabi Ishaq dan Nabi Ya'kub )

Allah Ta'ala menyebut anak-anak Nabi Ya'kub dengan sebutan asbat (keturunan Ya’qub) dalam Al-Quran . Dari Rahil lahirlah Nabi Yusuf AS dan Bunyamin. Dan dari Laya lahirlah Rubil, Syam’un, Lawi, Yahuda, Isakhar dan Zabilon.

Dari budak milik Rahil lahir dan Naftali, serta dari budak milik Laya lahir Jad dan Asyir.

Nabi Yakub juga mempunyai seorang anak perempuan bernama Dinah.

Dari 12 anak itu, Nabi Yakub memberi perhatian lebih terhadap Yusuf yang kelak meneruskan risalahnya menjadi nabi. (Baca juga: Meneladani "Good Looking" Nabi Yusuf, Kisah Terindah dalam Al-Qur'an )

Kasih sayang Ya'qub kepada Yusuf membuat iri hati saudara-saudaranya. Hal ini dikisahkan dalam Al-Qur'an. "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.

"Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayah kalian tertumpah kepada kalian saja. dan sesudah itu hendaklah kalian menjadi orang-orang yang baik.”

Seorang di antara mereka berkata, "Janganlah kalian bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kalian hendak berbuat.”

Setelah mereka bersekongkol untuk mengambil Yusuf dan akan membuangnya ke dasar sumur lalu mereka datang menghadap ayah mereka (yaitu Yaqub AS.) dan mereka berkata: "Wahai ayah kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya. (QS Yusuf: 11)

Berkata Ya'qub, "Sesungguhnya kepergian kalian bersama Yusuf amat menyedihkan dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan serigala, sedangkan kalian lengah darinya.”

Menurut suatu pendapat, sesungguhnya Yaqub AS ketika melepas Yusuf pergi bersama mereka terlebih dahulu memeluk, menciumi, dan mendoakannya. (Baca juga: Al-Qur'an dan Hadis Koreksi Penyelewengan Kisah Nabi Yunus di Taurat )

Akhirnya saudara-saudara Yusuf pun merelalisasikan rencana mereka, membuang Yusuf di sebuah sumur.

Nabi Yaqub AS pun dirundung kesedihan yang berkepanjangan. Saban hari, ia terus menangis hingga membuat matanya buta.

Mimpi Yusuf
Nabi Yusuf dikenal orang yang bijaksana, tampan, dan bisa menafsirkan mimpi . Dalam Surat Yusuf ayat 4, Allah SWT berfirman:

اِذْ قَالَ يُوْسُفُ لِاَبِيْهِ يٰٓاَبَتِ اِنِّيْ رَاَيْتُ اَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَاَيْتُهُمْ لِيْ سٰجِدِيْنَ

Artinya: Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”

Ibnu Abbas mengatakan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu. Ulama tafsir telah membahas tentang makna mimpi ini, bahwa ungkapan 11 bintang dimaksudkan adalah saudara-saudara Nabi Yusuf yang jumlah keseluruhannya ada 11 orang.

Rasulullah SAW bersabda: "Setelah Yusuf melihat mimpinya itu dan ia menceritakannya kepada ayahnya Ya’qub, maka Ya’qub berkata kepadanya, "Ini merupakan suatu perkara yang berpecah belah, lalu Allah menghimpunkannya kembali sesudah itu.”

Matahari adalah ayahnya, sedangkan bulan adalah ibunya. Allah SWT berfirman:

قَالَ يٰبُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلٰٓى اِخْوَتِكَ فَيَكِيْدُوْا لَكَ كَيْدًا ۗاِنَّ الشَّيْطٰنَ لِلْاِنْسَانِ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Ayahnya berkata "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (QS. Yusuf: 5)

Allah SWT menyebutkan tentang perkataan Nabi Ya'qub kepada anaknya yaitu Nabi Yusuf setelah menceritakan kepadanya apa yang telah dilihatnya dalam mimpinya itu. Mimpi itu berarti bahwa kelak semua saudara Yusuf akan tunduk dan menghormatinya dengan penghormatan yang sangat besar; karena kelak mereka akan bersujud kepadanya demi menghormati, mengagungkan, dan memuliakannya.

Mendengar penuturan Yusuf, Ya'qub merasa khawatir bila Yusuf menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya, karena mereka pasti akan merasa dengki terhadapnya, lalu mereka akan membuat tipu daya untuk membinasakannya.

Terealisasi
Takwil mimpi Nabi Yusuf ini baru terealisasi sesudah selang empat puluh tahun kemudian, pendapat lain mengatakan sesudah delapan puluh tahun.

Yang demikian itu terjadi ketika Nabi Yusuf mempersilakan kedua orang tuanya untuk menduduki kursi singgasananya, sedangkan semua saudaranya berada di hadapannya.

Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf "Wahai ayahku, inilah tabir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan.”( QS Yusuf: 100)

Sebelum pertemuan keluarga Nabi Ya'kub itu, Yusuf bertemu dengan saudara-saudaranya terlebih dahulu. Ia menitipkan sebuah gamis untuk diberikan kepada ayahandanya. Kepada saudara-saudaranya itu Nabi Yusuf berpesan agar gamis itu diusapkan ke wajah Nabi Yaqub agar bisa melihat kembali.

Atas izin Allah, Nabi Ya'qub pun dapat melihat kembali dan berkumpul dengan keluarganya di Mesir.

Kabar kesembuhan Nabi Ya'qub AS diabadikan dalam Al-Quran Surat Yusuf ayat 96 yang berbunyi:

"Ketika telah tiba pembawa kabar gembira itu, maka diusapkannya (baju itu) ke wajahnya (Yak'ub), lalu dia dapat melihat kembali. Dia (Yakub) berkata, “Bukankah telah aku katakan kepadamu, bahwa aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (Baca juga: Penggembala Jadi Raja 40 Tahun, Lantaran Bertemu Nabi Yunus )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Doa agar Menjadi Orang...
Doa agar Menjadi Orang yang Amanah, Diamalkan Nabi Yusuf AS
Kisah Bani Israil dalam...
Kisah Bani Israil dalam Al Quran, Bisa jadi Pembelajaran Bagi Umat Muslim
Dukun dan Peramal di...
Dukun dan Peramal di Zaman Nabi Yusuf: Tafsir Surat Yusuf Ayat 43-49
Kisah Lengkap Nabi Yusuf...
Kisah Lengkap Nabi Yusuf yang Penuh Keteladanan, Yuk Simak!
Doa-doa Nabi Yusuf AS...
Doa-doa Nabi Yusuf AS yang Cocok Diamalkan Sehari-hari
Rekomendasi
Sumber Air Terbesar...
Sumber Air Terbesar di Alam Semesta Ditemukan di Luar Angkasa
Jepang Menemukan 7.000...
Jepang Menemukan 7.000 Lebih Pulau Baru
Dekat dengan Indonesia,...
Dekat dengan Indonesia, Ini yang Akan Picu Lempeng Raksasa Samudra Hindia Pecah
Artikel Terkini
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Cinta Quran Foundation...
Cinta Quran Foundation Bangun RS Berbasis Wakaf Produktif
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved