Memberi Nama Anak yang Disukai Allah Ta'ala
Jum'at, 04 Desember 2020 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Haikal Hasan: Ajaran Agama Apa Pun Tak Mengizinkan Pemberontakan )
Dalam Riwayat lain dikatakan, dari Jabir Radhiyallahu'anhu, ia berkata :
“Ada seorang laki – laki dari kami yang anaknya lahir. Lalu ia beri nama dengan al-Qasim. Kamipun berkata ‘Kami tidak mau memanggilmu Abul Qasim dan tidak karamah’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diberi kabar tentang hal itu, maka beliau bersabda : ‘Berilah nama anak mu dengan Abdur Rahman’.”
Rasulullah juga menganjurkan untuk memberikan nama anak dengan nama para nabi dan orang saleh.
(Baca juga : Saatnya Industri Hulu Migas Jadi Lokomotif Ekonomi )
Dari Abu Wuhaib al-Jasymi ash-shahabi Radhiallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Berilah nama (anak kalian) dengan nama – nama nabi dan nama yang paling baik disenangi Allah ta’ala, ialah Abdullah dan Abdur Rahman, yang paling benar adalah Harits( Yang rajin berkerja ) dan Hammam ( Yang tinggi cita – cita ) dan yang paling jelek ialah Harb ( Perang ) dan Murrah ( Pahit ).” ( H.R Abu Daud, an-Nasa’I, dan lainnya )
(Baca juga : Kalah Pilpres AS, Trump Fokus Selamatkan Diri dan Keluarga )
Sebaliknya, sebagai muslim orang tua dilarang memberikan nama anak-anaknya dengan nama-nama yang diharamkan menurut Islam. Misalnya memberi nama anak dengan tokoh orang kafir, nama setan, nama yang mengandung keburukan, juga nama dari orang-orang yang berakhlak buruk. Misalnya memberi nama anak dengan nama ‘Firaun, Latta, Uzza, dan nama yang buruk lainnya. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
“Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (rajanya raja).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallahu A'lam
Dalam Riwayat lain dikatakan, dari Jabir Radhiyallahu'anhu, ia berkata :
“Ada seorang laki – laki dari kami yang anaknya lahir. Lalu ia beri nama dengan al-Qasim. Kamipun berkata ‘Kami tidak mau memanggilmu Abul Qasim dan tidak karamah’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam diberi kabar tentang hal itu, maka beliau bersabda : ‘Berilah nama anak mu dengan Abdur Rahman’.”
Rasulullah juga menganjurkan untuk memberikan nama anak dengan nama para nabi dan orang saleh.
(Baca juga : Saatnya Industri Hulu Migas Jadi Lokomotif Ekonomi )
Dari Abu Wuhaib al-Jasymi ash-shahabi Radhiallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,
“Berilah nama (anak kalian) dengan nama – nama nabi dan nama yang paling baik disenangi Allah ta’ala, ialah Abdullah dan Abdur Rahman, yang paling benar adalah Harits( Yang rajin berkerja ) dan Hammam ( Yang tinggi cita – cita ) dan yang paling jelek ialah Harb ( Perang ) dan Murrah ( Pahit ).” ( H.R Abu Daud, an-Nasa’I, dan lainnya )
(Baca juga : Kalah Pilpres AS, Trump Fokus Selamatkan Diri dan Keluarga )
Sebaliknya, sebagai muslim orang tua dilarang memberikan nama anak-anaknya dengan nama-nama yang diharamkan menurut Islam. Misalnya memberi nama anak dengan tokoh orang kafir, nama setan, nama yang mengandung keburukan, juga nama dari orang-orang yang berakhlak buruk. Misalnya memberi nama anak dengan nama ‘Firaun, Latta, Uzza, dan nama yang buruk lainnya. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
“Sesungguhnya nama yang paling dibenci oleh Allah adalah seseorang yang bernama Malakul Amlak (rajanya raja).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :