Putri Raja dan Azab Pedih Karena Durhaka
Jum'at, 25 Desember 2020 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, penduduk kota tengah lengah. Tak ada yang menyangka bahwa pasukan Kaisar menyerang mereka sehingga sedikit sekali persiapan mereka. Maka dengan mudah pasukan Kaisar menaklukan kota tersebut. Usai berhasil menduduki kota tersebut, sang Kaisar menepati janjinya untuk menikahi sang putri.
(Baca juga: Ingat! Hari Ini Tempat Wisata di Ancol, Ragunan dan TMII Ditutup )
Di malam pengantin, keduanya tengah bercumbu di atas ranjang. Namun sang putri merasa tidak nyaman di atas ranjang tersebut hingga membuatnya terjaga sepanjang malam. Rupanya sang Kaisar menyadari kegelisahan sang putri dan bertanya, “Ada Apa? Sepertinya kau tidak nyaman ada di sisiku.”
“Aku merasa tidak nyaman saja tidur di ranjang ini,” jawab sang putri jujur.
Jawaban putri tadi langsung direspon sang Kaisar dengan meminta para pengawalnya memeriksa ranjang yang mereka tempati. Rupanya bahan ranjang tersebut terlalu kasar bagi kulit sang putri yang amat lembut dan halus.
Saking lembutnya kulit sang putri membuat Kaisar terheran-heran, ia lantas bertanya, “Memangnya selama ini ayahmu memberi makan apa?”
“Kami lebih sering diberi makan madu, otak, keju, dan mentega,” jawab sang putri.
(Baca juga: 85% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan, Waspadai Cuaca Ekstrem La Nina hingga Mei 2021 )
Mendengar hal tersebut, sang Kaisar merenung sejenak. Lantas ia berkata, “Tidak ada satu orang pun yang begitu menyayangi, memuliakan dan memanjakan anaknya seperti yang dilakukan ayahmu kepadamu. Besarnya kasih sayang, perhatian dan kebaikan ayahmu kepadamu, serta besarnya hak seorang ayah atas anaknya, rupanya begitu mudah engkau balas dengan pengkhianatan. Air susu yang selama ini diberikan oleh ayahmu kepadamu, dengan mudahnya engkau balas dengan air tuba. Jika terhadap ayahmu yang begitu baik saja engkau tega melakukan hal itu. Aku yakin engkau juga akan begitu mudah melakukan hal yang sama kepadaku.”
(Baca juga: Wow! Harga Rokok di Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia dan Filipina )
(Baca juga: Ingat! Hari Ini Tempat Wisata di Ancol, Ragunan dan TMII Ditutup )
Di malam pengantin, keduanya tengah bercumbu di atas ranjang. Namun sang putri merasa tidak nyaman di atas ranjang tersebut hingga membuatnya terjaga sepanjang malam. Rupanya sang Kaisar menyadari kegelisahan sang putri dan bertanya, “Ada Apa? Sepertinya kau tidak nyaman ada di sisiku.”
“Aku merasa tidak nyaman saja tidur di ranjang ini,” jawab sang putri jujur.
Jawaban putri tadi langsung direspon sang Kaisar dengan meminta para pengawalnya memeriksa ranjang yang mereka tempati. Rupanya bahan ranjang tersebut terlalu kasar bagi kulit sang putri yang amat lembut dan halus.
Saking lembutnya kulit sang putri membuat Kaisar terheran-heran, ia lantas bertanya, “Memangnya selama ini ayahmu memberi makan apa?”
“Kami lebih sering diberi makan madu, otak, keju, dan mentega,” jawab sang putri.
(Baca juga: 85% Wilayah Indonesia Memasuki Musim Hujan, Waspadai Cuaca Ekstrem La Nina hingga Mei 2021 )
Mendengar hal tersebut, sang Kaisar merenung sejenak. Lantas ia berkata, “Tidak ada satu orang pun yang begitu menyayangi, memuliakan dan memanjakan anaknya seperti yang dilakukan ayahmu kepadamu. Besarnya kasih sayang, perhatian dan kebaikan ayahmu kepadamu, serta besarnya hak seorang ayah atas anaknya, rupanya begitu mudah engkau balas dengan pengkhianatan. Air susu yang selama ini diberikan oleh ayahmu kepadamu, dengan mudahnya engkau balas dengan air tuba. Jika terhadap ayahmu yang begitu baik saja engkau tega melakukan hal itu. Aku yakin engkau juga akan begitu mudah melakukan hal yang sama kepadaku.”
(Baca juga: Wow! Harga Rokok di Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia dan Filipina )
Lihat Juga :