Begini Do'a Setelah Salat Hajat Serta Waktu dan Tata Caranya
Senin, 04 Januari 2021 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Salat ini juga tak boleh dilakukan pada saat waktu dilarangnya salat, yakni selepas salat subuh hingga terbit matahari serta sesudah salat ashar.
Tata cara salat hajat sama halnya dengan pengerjaan salat sunnah pada umumnya.
Sebelum mengerjakan salat, disyaratkan untuk:
- Suci dari hadas kecil dan juga hadas besar
- Pakaian, suci badan, serta tempat dari najis
- Menutup aurat
- Menghadap ke arah kiblat.
Berikut ini adalah tata cara salat hajat
Rakaat pertama:
- Membaca niat sholat hajat
- Takbirotul ihram, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa iftitah
- Lalu membaca surat Al-Fatihah
- Kemudian membaca suratan yang dikuasai dalam Al Quran
- Ruku dengan tuma’ninah
- I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
Rakaat kedua:
- Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat kedua
- Membaca surat Al-Fatihah
- Kemudian membaca surat yang dikuasai dalam Al-Quran
- Ruku dengan tuma’ninah
- I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Duduk tasyahud akhir dengan tuma’ninah
- Mengucapkan salam
Setiap langkahnya sama pada saat mengerjakan salat wajib, namun hanya niatnya saja yang berbeda.
Niat Sholat Hajat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala”.
Artinya:
“Saya berniat untuk melakukan sholat sunnah hajat dua reka’at sebab Allah Ta’ala”.
Doa Salat Hajat
Apabila sudah selesai melaksanakan salat sunnah hajat, maka dianjurkan untuk membaca zikir serta doa salat hajat dengan khusyuk.
Berikut ini adalah bacaan doanya, antara lain:
1. Membaca Istighfar
Di dalam kitab Tajul jamil-lil-ushul juga disarankan untuk membaca istighfar sebanyak 100 kali.
Bacaan:
Tata cara salat hajat sama halnya dengan pengerjaan salat sunnah pada umumnya.
Sebelum mengerjakan salat, disyaratkan untuk:
- Suci dari hadas kecil dan juga hadas besar
- Pakaian, suci badan, serta tempat dari najis
- Menutup aurat
- Menghadap ke arah kiblat.
Berikut ini adalah tata cara salat hajat
Rakaat pertama:
- Membaca niat sholat hajat
- Takbirotul ihram, kemudian dilanjutkan dengan membaca doa iftitah
- Lalu membaca surat Al-Fatihah
- Kemudian membaca suratan yang dikuasai dalam Al Quran
- Ruku dengan tuma’ninah
- I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
Rakaat kedua:
- Berdiri kembali untuk mengerjakan rakaat kedua
- Membaca surat Al-Fatihah
- Kemudian membaca surat yang dikuasai dalam Al-Quran
- Ruku dengan tuma’ninah
- I’tidal (bangun dari ruku) dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Duduk tasyahud akhir dengan tuma’ninah
- Mengucapkan salam
Setiap langkahnya sama pada saat mengerjakan salat wajib, namun hanya niatnya saja yang berbeda.
Niat Sholat Hajat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala”.
Artinya:
“Saya berniat untuk melakukan sholat sunnah hajat dua reka’at sebab Allah Ta’ala”.
Doa Salat Hajat
Apabila sudah selesai melaksanakan salat sunnah hajat, maka dianjurkan untuk membaca zikir serta doa salat hajat dengan khusyuk.
Berikut ini adalah bacaan doanya, antara lain:
1. Membaca Istighfar
Di dalam kitab Tajul jamil-lil-ushul juga disarankan untuk membaca istighfar sebanyak 100 kali.
Bacaan:
Lihat Juga :