Sepenggal Mutiara Kisah dari Aa Gym
Selasa, 12 Januari 2021 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Ketika itu Syaikh memasukkan pelajaran kepada muridnya. "Bukankah sekarang kamu merasakan kebahagiaan yang lebih dari pada kamu melakukan usulan pertama dengan menyembunyikan sepatu tukang kebun miskin itu?"
Sang murid menjawab: "Aku sudah mendapatkan pelajaran yang tidak akan mungkin aku lupakan seumur hidupku. Sekarang aku baru paham makna kalimat yang dulu belum aku pahami sepanjang hidupku "Ketika kamu memberi kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih banyak dari pada kamu mengambil."
Sang guru melanjutkan pelajarannya, "Dan sekarang ketahuilah bahwa pemberian itu bermacam-macam: (1) Memaafkan kesalahan orang di saat mampu melakukan balas dendam adalah suatu pemberian; (2) Mendoakan saudaramu yang seiman di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) itu adalah suatu pemberian; (3) Berusaha berbaik sangka dan menghilangkan prasangka buruk darinya juga suatu pemberian; (4) Menahan diri dari membicarakan aib saudaramu di belakangnya adalah pemberian lagi."
"Ini semua adalah pemberian, supaya kesempatan memberi tidak dimonopoli oleh orang-orang kaya saja. Jadikanlah semua ini pelajaran," demikian nasihat sang Guru itu.
(Baca Juga: Mengapa Hidup yang Dijalani Terasa Berat? Ini Kata Aa Gym)
Sumber:
Dikutip dari Kajian Kisah dan Sejarah Islam via Status Nasihat
Sang murid menjawab: "Aku sudah mendapatkan pelajaran yang tidak akan mungkin aku lupakan seumur hidupku. Sekarang aku baru paham makna kalimat yang dulu belum aku pahami sepanjang hidupku "Ketika kamu memberi kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih banyak dari pada kamu mengambil."
Sang guru melanjutkan pelajarannya, "Dan sekarang ketahuilah bahwa pemberian itu bermacam-macam: (1) Memaafkan kesalahan orang di saat mampu melakukan balas dendam adalah suatu pemberian; (2) Mendoakan saudaramu yang seiman di belakangnya (tanpa sepengetahuannya) itu adalah suatu pemberian; (3) Berusaha berbaik sangka dan menghilangkan prasangka buruk darinya juga suatu pemberian; (4) Menahan diri dari membicarakan aib saudaramu di belakangnya adalah pemberian lagi."
"Ini semua adalah pemberian, supaya kesempatan memberi tidak dimonopoli oleh orang-orang kaya saja. Jadikanlah semua ini pelajaran," demikian nasihat sang Guru itu.
(Baca Juga: Mengapa Hidup yang Dijalani Terasa Berat? Ini Kata Aa Gym)
Sumber:
Dikutip dari Kajian Kisah dan Sejarah Islam via Status Nasihat
(rhs)
Lihat Juga :