Banyak Keutamaan Bersedekah, Namun Hati-hati Jika Melakukannya dengan Harta Haram

loading...
Banyak Keutamaan Bersedekah, Namun Hati-hati Jika Melakukannya dengan Harta Haram
Siapa yang tidak peduli kehalalan sumber perolehan hartanya, maka Allah juga tidak peduli dari pintu mana saja ia akan menjebloskan orang itu ke neraka. Foto Ilustrasi/ist
Salah satu ibadah yang diperintahkan Allah Ta'ala dan sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, adalah sedekah. Ada banyak pahala dan keutamaan dari sedekah tersebut. Seperti dijanjikan Allah Ta'ala dalam salah satu firman-Nya:

اَلَّذِيۡنَ يُنۡفِقُوۡنَ اَمۡوَالَهُمۡ بِالَّيۡلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمۡ اَجۡرُهُمۡ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ‌ۚ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ
“Orang orang yang menafkahkan hartanya di malam dan siang hari, secara sembunyi sembunyi dan terang terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al Baqarah: 274).

Baca juga: 11 Karakteristik Hamba Allah yang Terbaik Menurut Al-Qur'an

Selain itu, sedekah bukan hanya soal memenuhi perintah Allah dan Rasul-Nya, melainkan juga melaksanakan kewajiban untuk membantu orang-orang terdekat , mulai dari keluarga, kerabat dekat, tetangga, hingga saudara yang membutuhkan. Banyak ayat dan hadis menerangkan keutamaan bersedekah, salah satunya janji Allah akan melipatgandakan harta yang dikeluarkannya.



Allah Ta'ala berfirman:

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, niscaya DIA akan menggantinya." (QS Saba': 39)

Baca juga: Ketika Menikah Tanpa Restu Orang Tua

Syeikh Ahmad Al-Mishry , ulama Mesir yang saat ini berdakwah di Jakarta menjelaskan orang yang berinfak dan bersedekah tidak perlu takut miskin, karena dia sedang berkomunikasi dengan Allah Ta'ala. Banyak keutamaan bersedekah ini, di antaranya adalah sebagai berikut:
halaman ke-1
cover top ayah
يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِنۡ جَآءَكُمۡ فَاسِقٌ ۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوۡۤا اَنۡ تُصِيۡبُوۡا قَوۡمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصۡبِحُوۡا عَلٰى مَا فَعَلۡتُمۡ نٰدِمِيۡنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.

(QS. Al-Hujurat:6)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video