Amalan Pembuka Rezeki, Ijazah dari Habib Umar bin Hafizh

loading...
Amalan Pembuka Rezeki, Ijazah dari Habib Umar bin Hafizh
Salah satu amalan pembuka rezeki adalah membaca zikir yang diijazahkan oleh ulama besar Yaman Habib Umar Bin Hafizh. Foto/Ist
Semua orang pasti menginginkann rezeki yang cukup dan berkah. Banyak amalan yang dapat mendatangkan rezeki, salah satunya dengan beramal saleh dan mendawamkan zikir yang diajarkan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Sebagai manusia, kita memang diperintahkan untuk tawakkal (berserah diri), namun bukan berarti mengabaikan ikhtiar (usaha) dalam mencari rezeki.

Baca Juga: 3 Amalan Pembuka Rezeki yang Diajarkan Rasulullah

Ulama besar dari Hadramaut Yaman Habib Umar bin Hafizh memberi ijazah kepada seluruh umat muslim untuk selalu berzikir kepada Allah kapan pun dan di mana pun. Berikut lafaz zikir ijazah Habib Umar bin Hafizh sebagaimana disampaikan Habib Quraisy Baharun dalam satu tausiyahnya.



Baca juga : Rezeki-rezeki yang Sering Dilupakan dan Diabaikan

لا إلهَ إلا الله الملك الحق المبين

Laa Ilaha Illallah Al-Malikul haqqul Mubiin

Artinya:
Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan yang Maha Benar dan Nyata.

Kata Habib Umar, bacalah zikir ini paling sedikit 100 kali karena zikir ini dapat membuka pintu kekayaan. Zikir ini dibaca sesudah shalat Zuhur dan boleh juga dibaca sebelum shalat Zuhur.

Amalan zikir ini datang dalam hadis Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم sebagaimana diriwayatkan dari Sayyidina Ali karamallahu wajhah, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

من قال لا إله إلا الله الملك الحق المبين في كل يوم مائة مرة كان له أمانا من الفقر، ويومن من وحشة القبر، واستجلب به الغنى، واستقرع به باب الجنة

"Siapa membaca 'Laa Ilaaha Illallaah Al Malikul Haqqul Mubin' seratus kali dalam sehari maka memperoleh jaminan aman dari kemiskinan diselamatkan dari ngerinya kubur mendapat kekayaan dan terbuka baginya pintu pintu surga. (HR Abu Nu'aim dalam Shifah al-Jannah No 185, Al-Khatib Al-Baghdadi dalam Tarikhnya: 12/358-359)

Baca Juga: Amalan Doa Agar Rezeki Melimpah Ruah

Wallahu A'lam
(rhs)
cover top ayah
وَلَيۡسَتِ التَّوۡبَةُ لِلَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ‌ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الۡمَوۡتُ قَالَ اِنِّىۡ تُبۡتُ الۡـــٰٔنَ وَلَا الَّذِيۡنَ يَمُوۡتُوۡنَ وَهُمۡ كُفَّارٌ ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا
Dan tobat itu tidaklah diterima Allah dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula diterima tobat dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.

(QS. An-Nisa:18)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video