Doa Setelah Tasyahud Akhir yang Diajarkan Nabi
Senin, 25 Januari 2021 - 07:05 WIB
loading...
Berdoa setelah membaca tahiyat akhir (sebelum salam) sangat dianjurkan untuk menambah banyak pahala. Foto/Ist
A
A
A
Membaca doa setelah tasyahhud akhir sebelum Salam termasuk salah satu sunnah dalam salat. Dalam Mazhab Syafi'i, berdoa sebelum Salam sangat dianjurkan untuk menambah banyak pahala.
Baca Juga: 3 Bacaan Doa Iftitah yang Masyhur Beserta Artinya
Berikut doa yang diajarkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم setelah Tasyahud (tahiyyat) Akhir sebelum Salam:
عَنْ عَلِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُوْلُ بَيْنَ التَشَهُّدِ وَ التَسْلِيْمِ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، لا إلَهَ إلَّا أَنْتَ (رواه مسلم)
Dari Ali bin Abi Thalib berkata: "Sesungguhnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم membaca doa antara Tasyahhud dan Salam:
Allahummaghfirlii Maa Qaddamtu wa Maa Akh-khortu wa Maa Asrortu wa Maa A'lantu wa Maa Asroftu wa Maa Anta A'lamu Bihi Minni Antal-Muqaddimu wa Antal-Muakhkhiru Laa Ilaha Illa Anta.
"Ya Allah! Ampunilah aku akan (dosaku) yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang aku tampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahui dari pada aku, Engkau yang mendahulukan dan mengakhirkan, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. (HR Muslim)
عن أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الأَخِيرِ , فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ , عَذَابِ جَهَنَّمَ , وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ (رواه الشيخان)
Dari Abu Hurairah berkata: Sesungguhnya Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda: Jika seseorang selesai dari membaca tasyahud akhir maka mintalah perlindungan dari 4: siksa neraka Jahanam, siksaan kubur, fitnah hidup dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal. (HR Al-Bukhari, Muslim)
Allahumma inni A'udzubika Min 'Adzabil-Qobri wa Min 'Adzabi Jahannam wa Min Fitnatil Mahya wal Mamaati wa Min Syarri Fitnatil Masiihid Dajjaal.
Baca Juga: 3 Bacaan Doa Iftitah yang Masyhur Beserta Artinya
Berikut doa yang diajarkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم setelah Tasyahud (tahiyyat) Akhir sebelum Salam:
عَنْ عَلِيّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُوْلُ بَيْنَ التَشَهُّدِ وَ التَسْلِيْمِ : اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَسْرَفْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، لا إلَهَ إلَّا أَنْتَ (رواه مسلم)
Dari Ali bin Abi Thalib berkata: "Sesungguhnya Rasulullah صلى الله عليه وسلم membaca doa antara Tasyahhud dan Salam:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَسْرَفْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ
Allahummaghfirlii Maa Qaddamtu wa Maa Akh-khortu wa Maa Asrortu wa Maa A'lantu wa Maa Asroftu wa Maa Anta A'lamu Bihi Minni Antal-Muqaddimu wa Antal-Muakhkhiru Laa Ilaha Illa Anta.
"Ya Allah! Ampunilah aku akan (dosaku) yang aku lewatkan dan yang aku akhirkan, apa yang aku rahasiakan dan yang aku tampakkan, yang aku lakukan secara berlebihan, serta apa yang Engkau lebih mengetahui dari pada aku, Engkau yang mendahulukan dan mengakhirkan, tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. (HR Muslim)
عن أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الأَخِيرِ , فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ , عَذَابِ جَهَنَّمَ , وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ (رواه الشيخان)
Dari Abu Hurairah berkata: Sesungguhnya Rasulallah صلى الله عليه وسلم bersabda: Jika seseorang selesai dari membaca tasyahud akhir maka mintalah perlindungan dari 4: siksa neraka Jahanam, siksaan kubur, fitnah hidup dan kematian, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal. (HR Al-Bukhari, Muslim)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni A'udzubika Min 'Adzabil-Qobri wa Min 'Adzabi Jahannam wa Min Fitnatil Mahya wal Mamaati wa Min Syarri Fitnatil Masiihid Dajjaal.
Lihat Juga :