Kisah Penuntutan Balas Kematian Utsman untuk Gulingkan Khalifah Ali bin Abi Thalib

Senin, 25 Januari 2021 - 06:39 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Begini Nasib Sahabat Nabi yang Menolak Membaiat Ali sebagai Khalifah

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Islam, terjadi satu krisis politik sangat gawat yang mengarah kepada peperangan besar antara sesama kaum muslimin. Inilah gejala nyata dari apa yang pernah dikemukakan Rasulullah s.a.w. semasa hidupnya, bahwa pada satu ketika akan terjadi fitnah besar di kalangan ummatnya, laksana datangnya malam gelap-gulita yang berlangsung dari awal sampai akhir.

Dalam menghadapi kelompok Madinah, tampaknya seakan-akan kelompok Damsyik berdiri di belakang kelompok Makkah. Mengenai hal ini kitab Ali wa'Ashruhu, mengemukakan sebuah fakta sejarah. Fakta itu berupa sepucuk surat Muawiyah yang dikirimkan kepada Zubair melalui seorang dari Bani 'Amir. Dalam surat itu Muawiyah antara lain menulis:

"Bismillaahir Rahmanir Rahim. Kepada hamba Allah Zubair Amirul Mukminin, dari Muawiyah bin Abi Sufyan. Salamun' alaika, ammaa ba' du: penduduk Syam telah kuajak bersama-sama membait'at anda. Mereka menyambut baik dan semuanya taat. Begitu taatnya seperti ternak.

Baca juga: Menolak Jadi Khalifah, Ali bin Abi Thalib: Aku Lebih Baik Jadi Wazir

Sekarang hanya tinggal Kufah dan Bashrah saja yang belum anda dapatkan. Hendaknya anda jangan sampai kedahuluan Ali bin Abi Thalib. Sesudah kedua kota itu berada di tangan anda, Ali tidak akan mempunyai apa-apa lagi. Aku juga sudah membai'at Thalhah bin Ubaidillah sebagai pengganti anda di kemudian hari. Oleh karena itu hendaknya kalian supaya terang-terangan menuntut balas atas kematian Khalifah Utsman, dan kerahkanlah semua orang ke arah itu.

Kalian supaya sungguh-sungguh giat dan cepat bergerak. Allah akan memenangkan kalian dan tidak akan membantu musuh-musuh kalian."

Surat tersebut oleh Zubair diperlihatkan kepada Thalhah, bahkan dengan dibacakan sekaligus.

Tanpa disadari dua orang itu sudah masuk perangkap Muawiyah. Dengan siasat itu Muawiyah hendak melemahkan posisi Ali r.a. dan menghabiskan kekuatan orang-orang lain yang mengincar kursi kekhalifahan. (Bersambung)

Baca juga: Ketegangan Saat Sahabat Nabi Menolak Jadi Khalifah, Gantikan Utsman bin Affan
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Menu...
Kisah Hikmah : Menu Buka Puasa Sayyidah Aisyah RA
Beginilah Pesan Khalifah...
Beginilah Pesan Khalifah Ali Bin Abi Thalib Pada Para Pemungut Pajak
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Uwais Al-Qarni, Pemuda Miskin yang Terkenal di Langit
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Karamah Salman Al Farisi
Salman Al Farisi : Sahabat...
Salman Al Farisi : Sahabat Nabi SAW, Ahli Perang dari Iran
Kisah Alqamah, Sahabat...
Kisah Alqamah, Sahabat Nabi yang Mendahulukan istri daripada Ibunya
Rekomendasi
Runtuhan Magnetar Bakal...
Runtuhan Magnetar Bakal Timbulkan Percikan Cahaya di Langit
Gerhana Matahari Hybrid...
Gerhana Matahari Hybrid Super Langka Bakal Terjadi di Indonesia April Ini!
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Artikel Terkini
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved