Jalan Menjadi Muslimah Kaffah : Ikhlas Beramal Hanya Karena Allah
Rabu, 27 Januari 2021 - 09:21 WIB
loading...
A
A
A
Maka, manakala salah satu dari kedua syarat ini tidak dipenuhi oleh suatu amal, amal tersebut tidak sah. Bila tidak dilandasi oleh ikhlas, berarti pelakunya adalah munafik, yaitu orang-orang yang suka pamer (riya). Orang yang dalam amalnya tidak mengikuti tuntunan syariat, berarti dia sesat dan bodoh. Tetapi bila kedua syarat tersebut terpenuhi, maka amal perbuatannya itu termasuk amal perbuatan orang-orang yang mukmin.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi
وَمَنْ أَحْسَنُ دِيناً مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْراهِيمَ حَنِيفاً وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْراهِيمَ خَلِيلاً
"Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedangkan dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (QS An Nisa:125).
Muslimah yang kaffah akan menjadikan syariat Islam sebagai sistem kehidupannya, bukan hanya sebatas agama ritual semata. Muslimah akan meyakini, di samping memiliki sejumlah konsepsi (fikrah) tentang kebaikan dunia dan akhirat, Islam juga dilengkapi dengan metode operasional (thariqah) untuk menerapkannya, menyebarluaskannya, dan mempertahankan fikrah tersebut.
Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Awas! Masyarakat Makin Lama Tahan Belanja
Thariqah untuk menerapkan Islam adalah dengan membentengi diri dengan syariat Allah Ta'ala, sedangkan thariqah untuk menyebarluaskan Islam adalah dengan dakwah, dan thariqah untuk mempertahankan fikrah Islam adalah dengan uqubat (menerapkan sanksi). Maka dari itu, selain sebagai agama, para muslimah kaffah akan menjadikan syariat Islam sebagai sebuah pegangan hidup, yaitu akidah rasional yang memancarkan aturan ilahi.
ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗاۚ
Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. (Surat Al-Ma’idah, Ayat 3)
Termasuk bagian dari muslimah yang kaffah adalah dirinya akan menutup auratnya dengan sempurna sesuai standar Al-Qur’an.
Baca juga: Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi
وَمَنْ أَحْسَنُ دِيناً مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ وَاتَّبَعَ مِلَّةَ إِبْراهِيمَ حَنِيفاً وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْراهِيمَ خَلِيلاً
"Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedangkan dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya. (QS An Nisa:125).
Muslimah yang kaffah akan menjadikan syariat Islam sebagai sistem kehidupannya, bukan hanya sebatas agama ritual semata. Muslimah akan meyakini, di samping memiliki sejumlah konsepsi (fikrah) tentang kebaikan dunia dan akhirat, Islam juga dilengkapi dengan metode operasional (thariqah) untuk menerapkannya, menyebarluaskannya, dan mempertahankan fikrah tersebut.
Baca juga: Kasus Covid-19 Tembus 1 Juta, Awas! Masyarakat Makin Lama Tahan Belanja
Thariqah untuk menerapkan Islam adalah dengan membentengi diri dengan syariat Allah Ta'ala, sedangkan thariqah untuk menyebarluaskan Islam adalah dengan dakwah, dan thariqah untuk mempertahankan fikrah Islam adalah dengan uqubat (menerapkan sanksi). Maka dari itu, selain sebagai agama, para muslimah kaffah akan menjadikan syariat Islam sebagai sebuah pegangan hidup, yaitu akidah rasional yang memancarkan aturan ilahi.
ٱلۡيَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِينَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَٰمَ دِينٗاۚ
Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu. (Surat Al-Ma’idah, Ayat 3)
Termasuk bagian dari muslimah yang kaffah adalah dirinya akan menutup auratnya dengan sempurna sesuai standar Al-Qur’an.
Lihat Juga :