Jalan Menjadi Muslimah Kaffah : Ikhlas Beramal Hanya Karena Allah

loading...
Jalan Menjadi Muslimah Kaffah : Ikhlas Beramal Hanya Karena Allah
Muslimah kaffah ialah yang baik akhlaknya, luas ilmunya nan indah syari pakaiannya, pergaulannya tejaga serta auratnya senantiasa ia lindungi. Foto ilustrasi/ist
Saat ini, manusia sedang memasuki zaman penuh fitnah . Era akhir zaman yang penuh huru-hara dalam setiap keadaan. Para muslimah yang tidak mendekat kepada Allah Ta'ala dengan memperkuat ibadah , pelan tapi pasti akan terseret pada pergaulan yang sangat merisaukan dan penuh fitnah seperti era sekarang ini.

Ya, tidak bisa dipungkiri zaman sekarang memang banyak kaum remaja yang lebih memilih untuk mendatangi tempat-tempat yang t idak bermanfaat seperti mall, bioskop, kafé dan lain sebagainya. Mereka lebih memilih tempat seperti itu dibanding tempat-tempat yang bermanfaaat seperti majlis ilmu.

Baca : Pentingnya Menjaga Salat

Padahal kalau kita pikirkan dengan baik, majejlis ilmu atau kajian itu sangat bermanfaat, selain kita dapat ilmu mendatanginya memasukinya pun kita tidak dipungut biaya sepeserpun. Lantas, mengapa mereka lebih memilih mall, kafé, bioskop dan lain sebagainya? Inilah pentingnya muslimah belajar agama. Muslimah harus berjuang dan belajar menjadi muslimah yang kaffah, yaitu yang teguh menjalankan syariat agamanya.



Muslimah kaffah ialah yang baik akhlaknya, luas ilmunya nan indah syar'i pakaiannya, pergaulannya tejaga serta auratnya senantiasa ia lindungi. Kulitnya yang bercahaya dengan air wudhu dan bibirnya yang indah yang tidak pernah berhenti menyebut kalimat thoyyibah, mata yang jernih karena selalu membaca lembaran-lembaran ayat suci Al-Qur’an, telinganya yang senantiasa mendengar perkataan yang baik-baik serta kakinya yang selalu ia langkah kan ke tempat-tempat majelis ilmu.

Baca juga : Syarat-syarat Fashion Syar'i yang Perlu Diketahui Muslimah

Perempuan juga harus cerdas sebab setiap perempuan akan menjadi Ibu madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Sebagaimana dalam peribahasa al-ummu madrasatul ula, yang artinya bahwa seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Sehingga seorang Ibu itu dapat mengayomi anak-anaknya sesuai syariat islam.

Muslimah harus menjadikan amal perbuatannya adalah untuk kebaikan akhiratnya. Dan dalam beramal, muslimah harus mengikuti jalur yang telah disyariatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala kepadanya. Yakni sesuai dengan tuntunan hidayah dan agama yang hak yang disampaikan oleh Rasul-Nya. Kedua syarat ini harus dipenuhi oleh seseorang bila ia menginginkan amalnya diterima; suatu amal perbuatan tanpa keduanya tidaklah sah.

Baca juga: Ternyata, Setiap Anggota Tubuh Wajib Disedekahi
halaman ke-1
cover top ayah
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اسۡتَعِيۡنُوۡا بِالصَّبۡرِ وَالصَّلٰوةِ ؕ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيۡنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.

(QS. Al-Baqarah:153)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!