Ketika Jodoh Masih Belum Datang Juga? Taaruf Saja!
Jum'at, 29 Januari 2021 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
1. Terhindari dari fitnah
Proses ini dianjurkan karena sesuai dengan syariat agama. Proses taaruf akan melibatkan pihak ketiga seperti orangtua atau orang terdekat. Dengan adanya pihak ketiga, calon pasangan akan terhindar dari hal-hal negatif seperti fitnah.
Baca juga: Membaca Al-Qur'an Menenangkan Hati
Taaruf ini sangat berbeda dengan pacaran yang cenderung diisi dengan kegiatan berdua-duaan yang mendekati zina dan fitnah.
2. Perjalanan cinta lebih terarah dan jelas
Taaruf dilakukan dengan tujuan untuk menikah, baik cepat atau lambat. Dengan demikian, arah hubungan kamu lebih jelas dan terarah. Sementara ketika pacaran, sering kali tujuan dari hubungan itu sendiri tidak jelas dan hanya sebagai momen saling memberi dan menerima kasih sayang.
Baca juga: Mengubah Penghalang Jadi Peluang
3. Terhindari dari harapan palsu
Tak seperti pacaran, taaruf punya tahapan, mulai dari bertukar biodata, bertemu langsung, hingga prosesi lamaran atau khitbah. Ketika berada dalam tahapan tertentu, salah satu pihak merasa tidak cocok atau enggan melanjutkan, maka proses taaruf dalam segera dihentikan. Dengan cara ini juga, kita akan terhindar dari harapan palsu yang bisa membuat kamu galau.
4. Dapat memilih kriteria pasangan yang diinginkan
Proses ini dianjurkan karena sesuai dengan syariat agama. Proses taaruf akan melibatkan pihak ketiga seperti orangtua atau orang terdekat. Dengan adanya pihak ketiga, calon pasangan akan terhindar dari hal-hal negatif seperti fitnah.
Baca juga: Membaca Al-Qur'an Menenangkan Hati
Taaruf ini sangat berbeda dengan pacaran yang cenderung diisi dengan kegiatan berdua-duaan yang mendekati zina dan fitnah.
2. Perjalanan cinta lebih terarah dan jelas
Taaruf dilakukan dengan tujuan untuk menikah, baik cepat atau lambat. Dengan demikian, arah hubungan kamu lebih jelas dan terarah. Sementara ketika pacaran, sering kali tujuan dari hubungan itu sendiri tidak jelas dan hanya sebagai momen saling memberi dan menerima kasih sayang.
Baca juga: Mengubah Penghalang Jadi Peluang
3. Terhindari dari harapan palsu
Tak seperti pacaran, taaruf punya tahapan, mulai dari bertukar biodata, bertemu langsung, hingga prosesi lamaran atau khitbah. Ketika berada dalam tahapan tertentu, salah satu pihak merasa tidak cocok atau enggan melanjutkan, maka proses taaruf dalam segera dihentikan. Dengan cara ini juga, kita akan terhindar dari harapan palsu yang bisa membuat kamu galau.
4. Dapat memilih kriteria pasangan yang diinginkan
Lihat Juga :