Kisah Pemuda Jadi Waliyullah karena Peringatan Maulid Nabi

Minggu, 07 Februari 2021 - 10:54 WIB
loading...
Kisah Pemuda Jadi Waliyullah...
Ilustrasi keadaan masyarakat pada zaman Harun Ar-Rasyid ketika beliau menjabat Khalifah di Basrah. Foto/Ist
A A A
Jangan pernah merendahkan orang lain atau mencelanya karena perangainya yang buruk. Bisa jadi orang yang dianggap hina di mata manusia adalah orang yang mulia di sisi Allah.

Seperti kisah yang diceritakan dalam Kitab I'anatut Thalibin karya Sayyid Bakri bin Sayid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, terbitan Darul Fikr, Beirut, tahun 2005. Kitab I'anatuth Thalibin adalah kitab fiqh yang merupakan syarah dari Kitab Fathul Mu'in. Kitab ini sangat masyhur di kalangan masyarakat Indonesia dan juga salah satu kitab rujukan Mazhab Syafi'iyyah dalam ilmu fiqh.

Dikisahkan, pada zaman Amirul Mukminin Harun Ar-Rasyid berkuasa, ada seorang pemuda yang dikenal berperangai buruk. Banyak perilakunya tidak menarik simpati penduduk Bashrah. Ia bukanlah pemuda idaman masyarakat.
Penduduk kota kehilangan empati terhadapnya.

Baca Juga: Berkah Memperingati Maulid Nabi Muhammad Dapat Menolak Bala

Karena perilakunya yang tidak terpuji dan banyaknya maksiat terang-terangan, ia pun kehilangan wibawa di tengah masyarakat. Penduduk Basrah memandang rendah kepadanya. Tak satupun anggota masyarakat yang peduli kepadanya.

Namun demikian, pemuda ini selalu tampil lebih baik saat bulan Rabi'ul Awal (bulan kelahiran Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam). Ia berpenampilan sangat bagus. Ia mencuci pakaian yang dikenakannya. Kemudian mengenakan wangi-wangian pada pakaiannya. Rambutnya disisir dengan rapi. Ia bercermin untuk memastikan penampilannya yang terbaik.

Apakah yang dilakukan pemuda ini selanjutnya? Di luar dugaan masyarakat, ia mengadakan jamuan kenduri (acara syukuran). Di tengah jamuan itu ia meminta sejumlah penduduk membacakan Maulid atau sejarah kelahiran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.

Jamuan seperti itu dilakukannya sepanjang usianya setiap kali bulan Rabi'ul Awal tiba. Setiap kali bulan Maulid, setiap kali itu juga ia berhias, berpakaian rapi, mengenakan parfum, menyisir rambut, menjamu penduduk.

Dalam acara jamuannya, ia selalu meminta agar dibacakan riwayat kelahiran Rasulullah dan shalawat. Meski demikian, penduduk tidak mengubah pandangannya terhadap pemuda yang beralih senja. Mereka tetap memandang hina salah satu warganya ini.

Seiring berjalan waktu, Allah Ta'ala mencabut nyawanya. Para penduduk masih saja membencinya. Mereka enggan dan berat hati mengurus jenazahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Menjadikan Rasulullah...
Menjadikan Rasulullah SAW sebagai Kiblat Ekonomi Umat
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Rekomendasi
Dipercaya untuk Melukai...
Dipercaya untuk Melukai Nabi Muhammad, Fenomena Batu Besar Ini di Luar Nalar
Lapisan Bumi Berusia...
Lapisan Bumi Berusia 4 Miliar Tahun Ditemukan di Australia
Menembus Langit Asia,...
Menembus Langit Asia, Dwidayatour Jadi Saksi Pertama Aurora yang Memesona
Artikel Terkini
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Tata Cara Menguburkan...
Tata Cara Menguburkan Jenazah Sesuai Syariat Islam, Lengkap dari Awal hingga Akhir
Salat Jenazah, Pahala...
Salat Jenazah, Pahala dan Keutamaan 2 Qirath Beserta Bacaan Niat Lengkap
6 Adab Syariyah Mengurus...
6 Adab Syar'iyah Mengurus Orang yang Baru Meninggal Dunia
Mengawetkan Jenazah...
Mengawetkan Jenazah dalam Islam, Bolehkah Dilakukan? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved