Berkah Memperingati Maulid Nabi Muhammad Dapat Menolak Bala

loading...
Berkah Memperingati Maulid Nabi Muhammad Dapat Menolak Bala
Begitu banyak keberkahan memperingati Maulid Nabi. Salah satunya dapat menolak bala sebagaimana dikatakan Imam Jalaluddin As-Suyuthi. Foto ilustrasi/dok madani
Hari istimewa "Maulidur Rasul" yang dinanti-nanti kaum muslimin telah datang. Semesta alam bergembira menyambut kelahiran Nabi sang pembawa cahaya tersebut. Tak hanya penduduk bumi, penduduk langit pun ikut bertasbih dan bersuka cita.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa kelahiran Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم adalah hari Senin bulan Rabi'ul Awal pada tahun Gajah. Bulanini menjadi istimewa karena kaum muslimin di belahan penjuru dunia merayakan Maulid Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. (Baca Juga: Keutamaan Maulid Nabi Muhammad yang Jarang Diketahui Orang)

Merayakan Maulid Nabi memiliki banyak keberkahan dan hasanah. Berkah itu tidak terbatas kepada kaum muslimin saja, tetapi juga sampai kepada orang kafir sendiri. Sebut saja Abu Lahab, seorang kafir Quraisy --Al-Qur'an sendiri menegaskannya sebagai penghuni neraka--, akan tetapi dia mendapat berkah karena bergembira atas kelahiran Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Dikisahkan dalam hadisriwayat Al-Bukhari dalam kitab sahihnya, tatkala mendengar kabar kelahiran Nabi Muhammad, Abu Lahab sang paman Nabi bersuka cita, melompat-lompat riang gembira seraya meneriakkan kata-kata pujian sepanjang jalan.



Tidak hanya cukup mengungkapkan kegembiraannya, akan tetapi ia memerdekakan budaknyaTsuwaibah, orang yang menyusui Nabi صلى الله عليه وسلم. Inilah bentuk kegembiraan Abu Lahab yang menyebabkan ia mendapatkan keringanan siksaan setiap malam Seninnya. Dia memperoleh air minuman yang keluar dari antara dua jarinya lalu meminumnya.

Sebagai muslim yang baik, sepantasnya kita mengambil hikmah dari kisah di atas. Bahwa kegembiraan Abu Lahab menyambut kelahiran Rasulullah dengan membebaskan budaknya Tsuwaibah mendapatkan anugerah dari Allah, yaitu keringanan siksaan setiap malam Seninnya.Lalu, bagaimana dengan umat muslim yang beriman merayakan Maulid Nabi dan bersyukur ataskelahiranpemimpin para Nabi itu. Tentu mereka akan mendapatkan berkah yang lebih besar lagi.

Ulama bergelarAl-Hafidz (gelar ulama yang hafal seratus ribu hadis), yaitu Al-Hafidz Syamsuddin ad-Dimasyqi berkatadalam bentuk syair:



"Apabila seorang kafir yang telah jelas menjadi penghuni neraka yang kekal. Pada tiap malam Seninnya diringankan siksaannya, sebab bergembiradengan kelahiran Nabi. Terus bagaimana dugaanmu dengan seorang yang sepanjang hidupnya bergembira dengan kelahiran Nabi dan ia meninggal dalam keadaan beriman."
halaman ke-1 dari 3
cover top ayah
اِنَّمَا الۡمُؤۡمِنُوۡنَ الَّذِيۡنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتۡ قُلُوۡبُهُمۡ وَاِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡهِمۡ اٰيٰتُهٗ زَادَتۡهُمۡ اِيۡمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُوۡنَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal,

(QS. Al-Anfal:2)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video