Alhamdulillah! Ini Manfaat Salat Tahajud dalam Perspektif Medis
Senin, 08 Februari 2021 - 16:40 WIB
loading...
A
A
A
Pengelolaan stres memiliki dua komponen utama: edukatif dan teknik relaksasi, yang meliputi meditasi, perenungan, dan umpan balik hayati (biofeedback). Salat Tahajud memiliki kandungan aspek meditasi dan relaksasi yang cukup besar, dan kandungan yang dapat digunakan sebagai coping mechanism pereda stress.
Beberapa masalah yang akan terjadi jika kadar hormon kortisol meningkat dalam tubuh manusia:
1. Osteoporosis Kortisol akan meredam fungsi dari osteoblas hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan pembentukan tulang-tulang baru dan penyusutan pada tulang.
2. Gula Darah. Sifat diabetogenik merupakan salah satu sifat yang dimiliki oleh kortisol karena hormon ini menyebabkan peningkatan produksi gula atau glukosa.
Baca Juga: Mengikuti Kebiasaan Salat Malam yang Dilakukan Rasulullah
Manfaat Salat Tahajud untuk Kesehatan
Dr Abdul Hamid Diyab dan Dr Ah Qurqus menyatakan keutamaan Salat Tahajud untuk kesehatan, di antaranya:
1. Salat Tahajud atau salat malam membantu meningkatkan imun atau ketahanan tubuh, sehingga tubuh menjadi kuat tidak mudah terserang berbagai penyakit. Hal ini disebabkan karena ketika seseorang terbangun untuk Tahajud di sepertiga malam berarti dia secara tidak langsung berhenti dari kebiasaan tidur dan berhenti dari ketenangan dalam waktu lama. Di mana hal tersebut adalah salah satu pendukung terjadinya penyumbatan pada darah.
2. Tahajud akan menghindarkan penyakit punggung yang biasanya dialami pada usia menjelang atau sudah tua.
3. Pada umumnya jika seseorang sakit paru-paru akan menghindari dingin dalam arti menghindari bangun malam apalagi ketika di musim hujan. Namun, sebenarnya salat Tahajud akan mencegah tubuh dari penyakit paru-paru basah. Hal ini terjadi karena ketika tidur terlalu lama apalagi dalam keadaan terlentang, maka kelebihan uap air dan paru-paru yang berada di bagian tubuh akan tertindih oleh tubuh itu sendiri. Hal inilah akan menyebabkan salurannya tersumbat dan paru-paru akan lembab.
4. Tahajud merupakan suatu cara untuk mempertahankan kestabilan hormon melatonin. Hormon inilah yang membentuk sistem kekebalan pada tubuh. Selain itu, hormone ini pula yang akan menghambat pertumbuhan gerak pemicu tumor dalam tubuh seperti estrogen.
Sumber:
Buku "Terapi Shalat Tahajud" karya Prof Dr Mohammad Sholeh
Buku "Mukjizat Shalat Malam" karya Irma Indriani
Baca Juga: 9 Keutamaan Salat Tahajud, 5 di Antaranya Diraih di Dunia
Beberapa masalah yang akan terjadi jika kadar hormon kortisol meningkat dalam tubuh manusia:
1. Osteoporosis Kortisol akan meredam fungsi dari osteoblas hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan pembentukan tulang-tulang baru dan penyusutan pada tulang.
2. Gula Darah. Sifat diabetogenik merupakan salah satu sifat yang dimiliki oleh kortisol karena hormon ini menyebabkan peningkatan produksi gula atau glukosa.
Baca Juga: Mengikuti Kebiasaan Salat Malam yang Dilakukan Rasulullah
Manfaat Salat Tahajud untuk Kesehatan
Dr Abdul Hamid Diyab dan Dr Ah Qurqus menyatakan keutamaan Salat Tahajud untuk kesehatan, di antaranya:
1. Salat Tahajud atau salat malam membantu meningkatkan imun atau ketahanan tubuh, sehingga tubuh menjadi kuat tidak mudah terserang berbagai penyakit. Hal ini disebabkan karena ketika seseorang terbangun untuk Tahajud di sepertiga malam berarti dia secara tidak langsung berhenti dari kebiasaan tidur dan berhenti dari ketenangan dalam waktu lama. Di mana hal tersebut adalah salah satu pendukung terjadinya penyumbatan pada darah.
2. Tahajud akan menghindarkan penyakit punggung yang biasanya dialami pada usia menjelang atau sudah tua.
3. Pada umumnya jika seseorang sakit paru-paru akan menghindari dingin dalam arti menghindari bangun malam apalagi ketika di musim hujan. Namun, sebenarnya salat Tahajud akan mencegah tubuh dari penyakit paru-paru basah. Hal ini terjadi karena ketika tidur terlalu lama apalagi dalam keadaan terlentang, maka kelebihan uap air dan paru-paru yang berada di bagian tubuh akan tertindih oleh tubuh itu sendiri. Hal inilah akan menyebabkan salurannya tersumbat dan paru-paru akan lembab.
4. Tahajud merupakan suatu cara untuk mempertahankan kestabilan hormon melatonin. Hormon inilah yang membentuk sistem kekebalan pada tubuh. Selain itu, hormone ini pula yang akan menghambat pertumbuhan gerak pemicu tumor dalam tubuh seperti estrogen.
Sumber:
Buku "Terapi Shalat Tahajud" karya Prof Dr Mohammad Sholeh
Buku "Mukjizat Shalat Malam" karya Irma Indriani
Baca Juga: 9 Keutamaan Salat Tahajud, 5 di Antaranya Diraih di Dunia
(rhs)
Lihat Juga :