Na'udzubillah, Gelar Timur Lank dari Nashruddin
Selasa, 09 Februari 2021 - 06:40 WIB
loading...
A
A
A
Nashruddin menoleh dan berkata padanya, "Ada apa?"
Pria itu minta maaf padanya dan berkata, "Wahai tuan, saya kira Anda salah seorang teman saya."
Nashruddin marah, lalu dia membawanya ke pengadilan agar masalahnya dapat diselesaikan. Secara kebetulan, hakim itu adalah salah seorang teman pria tersebut, sehingga dia memberinya keputusan-cukup agar Nashruddin membalasnya dengan pukulan yang sama. '
Namun, Nashruddin tidak rela dengan keputusan
tersebut. Hakim itu berkata pada Nashruddin, "Kalau engkau tidak rela dengan keputusan ini, maka aku akan menjatuhkan denda padanya agar dia memberikan uang untukmu sebanyak sepuluh girisy?
Lalu, dia berkata kepada pria itu, "Pergi dan ambillah uang sebanyak sepuluh girisy dan berikan pada Nashruddin."
Rupanya, sang hakim memberikan kesempatan kepada pria itu untuk kabur dengan alasan mengambil uang. Nashruddin pun menunggunya berjam-jam.
Setelah lama menunggu dan orang itu tak kunjung datang, dia pun sadar kalau hakim itu telah menipunya.
Nashruddin lalu beranjak dari tempat duduknya dan mendekati sang hakim yang sedang sibuk itu. Sembari memukulnya dengan keras, dia berkata padanya, "Maaf, aku sibuk sekali dan aku tak punya waktu lagi untuk menunggu. Tolong, ambilkan uang darinya, kapan saja dia datang."
Pria itu minta maaf padanya dan berkata, "Wahai tuan, saya kira Anda salah seorang teman saya."
Nashruddin marah, lalu dia membawanya ke pengadilan agar masalahnya dapat diselesaikan. Secara kebetulan, hakim itu adalah salah seorang teman pria tersebut, sehingga dia memberinya keputusan-cukup agar Nashruddin membalasnya dengan pukulan yang sama. '
Namun, Nashruddin tidak rela dengan keputusan
tersebut. Hakim itu berkata pada Nashruddin, "Kalau engkau tidak rela dengan keputusan ini, maka aku akan menjatuhkan denda padanya agar dia memberikan uang untukmu sebanyak sepuluh girisy?
Lalu, dia berkata kepada pria itu, "Pergi dan ambillah uang sebanyak sepuluh girisy dan berikan pada Nashruddin."
Rupanya, sang hakim memberikan kesempatan kepada pria itu untuk kabur dengan alasan mengambil uang. Nashruddin pun menunggunya berjam-jam.
Setelah lama menunggu dan orang itu tak kunjung datang, dia pun sadar kalau hakim itu telah menipunya.
Nashruddin lalu beranjak dari tempat duduknya dan mendekati sang hakim yang sedang sibuk itu. Sembari memukulnya dengan keras, dia berkata padanya, "Maaf, aku sibuk sekali dan aku tak punya waktu lagi untuk menunggu. Tolong, ambilkan uang darinya, kapan saja dia datang."
(mhy)
Lihat Juga :