Perempuan Menentukan Cepat Atau Lambatnya Kiamat, Benarkah?
Selasa, 09 Februari 2021 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
إِنَّ مِنْ أَشْـرَاطِ السَّاعَةِ… أَنْ تَظْهَـرَ ثِيَابٌ تَلْبَسُهَا نِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ.
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda Kiamat… maraknya pakaian-pakaian yang dipakai oleh kaum wanita, mereka berpakaian tetapi telanjang.” (Al-Haitsami berkata, “Sebagiannya terdapat dalam ash-Shahiih dan para perawinya adalah para perawi ash-Shahiih , selain Muhammad bin al-Harits bin Sufyan, dia adalah tsiqah.” Majma’uz Zawaa-id (VII/327).
Hadis-hadis ini adalah mukjizat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa-apa yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum masa kita sekarang ini telah terjadi, dan akan lebih banyak lagi pada zaman ini.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan wanita-wanita seperti ini dengan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, karena mereka berpakaian akan tetapi mereka telanjang, karena pakaian mereka sama sekali tidak memenuhi fungsinya sebagai penutup lantaran sangat tipisnya atau karena menggambarkan (bentuk tubuh) seperti pakaian-pakaian kebanyakan wanita zaman sekarang.
Baca juga: Mereka Memprediksi Kapan Terjadinya Kiamat dengan Telaah Huruf-Huruf dalam Al-Qur'an
Ada juga yang mengatakan bahwa makna “berpakaian tetapi telanjang” adalah wanita tersebut menutupi badannya akan tetapi mengikat kerudungnya, mengetatkan pakaiannya, sehingga lekuk-lekuk bagian tubuhnya nampak, dada juga pantatnya tercetak, atau sebagian badannya terbuka, kemudian dia disiksa karena hal itu di akhirat.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengumpulkan sifat-sifat wanita seperti mereka bahwa mereka “Berpakaian tetapi telanjang”, juga “Selalu melakukan kemaksiatan dan mengajarkannya kepada orang lain,” dan “Kepala-kepala mereka bagaikan punuk unta yang miring.”
Dalam Kitab Asyraathus Saa’ah karya Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil disebutkan ini adalah kabar tentang sesuatu yang bisa disaksikan di zaman kita sekarang, seakan-akan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyaksikan zaman kita ini, lalu mensifatinya. Bahkan, di zaman sekarang ini ada tempat-tempat untuk mengatur rambut wanita, memperindahnya, juga membentuknya, yaitu tempat-tempat yang bernama “Salon Kecantikan.”
Biasanya tempat tersebut di bawah pengawasan kaum pria yang memberikan harga mahal. Bahkan tidak hanya itu saja, kebanyakan kaum wanita tidak merasa puas dengan apa-apa yang Allah karuniakan kepadanya berupa rambut alami, mereka mengambil jalan lain dengan membeli rambut palsu yang disambungkan dengan rambutnya tersebut, agar nampak lebih indah dan cantik, sehingga para laki-laki tertarik kepadanya.
Baca juga: Uban Adalah Cahaya di Hari Kiamat, Ini Penyebab Nabi Muhammad Beruban
Banyaknya Kaum Perempuan
Selajutnya, tanda-tanda kiamat sudah dekat adalah banyaknya kaum perempuan dibanding laki-laki.
Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu anhu, beliau berkata, “Sungguh aku akan memberitakan kepada kalian sebuah hadis yang tidak akan diriwayatkan oleh seorang pun sesudahku, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَقِلَّ الْعِلْمُ، وَيَظْهَرَ الْجَهْلُ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا، وَتَكْثُرَ النِّسَاءُ، وَيَقِلَّ الرِّجَالُ، حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً الْقَيِّمُ الْوَاحِدُ.
‘Di antara tanda-tanda Kiamat adalah sedikitnya ilmu, merajalelanya kebodohan, merajalelanya zina, banyaknya kaum wanita, dan sedikitnya kaum pria, hingga untuk lima puluh orang wanita hanya ada satu orang laki-laki yang mengurusnya.’”
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam jelas-jelas menyatakan jumlah (laki-laki) yang sedikit dalam hadits Abu Musa… beliau bersabda:
مِنْ قِلَّةِ الرِّجَالِ وَكَثْرَةِ النِّسَاءِ.
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda Kiamat… maraknya pakaian-pakaian yang dipakai oleh kaum wanita, mereka berpakaian tetapi telanjang.” (Al-Haitsami berkata, “Sebagiannya terdapat dalam ash-Shahiih dan para perawinya adalah para perawi ash-Shahiih , selain Muhammad bin al-Harits bin Sufyan, dia adalah tsiqah.” Majma’uz Zawaa-id (VII/327).
Hadis-hadis ini adalah mukjizat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apa-apa yang dikabarkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum masa kita sekarang ini telah terjadi, dan akan lebih banyak lagi pada zaman ini.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menamakan wanita-wanita seperti ini dengan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, karena mereka berpakaian akan tetapi mereka telanjang, karena pakaian mereka sama sekali tidak memenuhi fungsinya sebagai penutup lantaran sangat tipisnya atau karena menggambarkan (bentuk tubuh) seperti pakaian-pakaian kebanyakan wanita zaman sekarang.
Baca juga: Mereka Memprediksi Kapan Terjadinya Kiamat dengan Telaah Huruf-Huruf dalam Al-Qur'an
Ada juga yang mengatakan bahwa makna “berpakaian tetapi telanjang” adalah wanita tersebut menutupi badannya akan tetapi mengikat kerudungnya, mengetatkan pakaiannya, sehingga lekuk-lekuk bagian tubuhnya nampak, dada juga pantatnya tercetak, atau sebagian badannya terbuka, kemudian dia disiksa karena hal itu di akhirat.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengumpulkan sifat-sifat wanita seperti mereka bahwa mereka “Berpakaian tetapi telanjang”, juga “Selalu melakukan kemaksiatan dan mengajarkannya kepada orang lain,” dan “Kepala-kepala mereka bagaikan punuk unta yang miring.”
Dalam Kitab Asyraathus Saa’ah karya Yusuf bin Abdillah bin Yusuf al-Wabil disebutkan ini adalah kabar tentang sesuatu yang bisa disaksikan di zaman kita sekarang, seakan-akan beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyaksikan zaman kita ini, lalu mensifatinya. Bahkan, di zaman sekarang ini ada tempat-tempat untuk mengatur rambut wanita, memperindahnya, juga membentuknya, yaitu tempat-tempat yang bernama “Salon Kecantikan.”
Biasanya tempat tersebut di bawah pengawasan kaum pria yang memberikan harga mahal. Bahkan tidak hanya itu saja, kebanyakan kaum wanita tidak merasa puas dengan apa-apa yang Allah karuniakan kepadanya berupa rambut alami, mereka mengambil jalan lain dengan membeli rambut palsu yang disambungkan dengan rambutnya tersebut, agar nampak lebih indah dan cantik, sehingga para laki-laki tertarik kepadanya.
Baca juga: Uban Adalah Cahaya di Hari Kiamat, Ini Penyebab Nabi Muhammad Beruban
Banyaknya Kaum Perempuan
Selajutnya, tanda-tanda kiamat sudah dekat adalah banyaknya kaum perempuan dibanding laki-laki.
Diriwayatkan dari Anas Radhiyallahu anhu, beliau berkata, “Sungguh aku akan memberitakan kepada kalian sebuah hadis yang tidak akan diriwayatkan oleh seorang pun sesudahku, aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَقِلَّ الْعِلْمُ، وَيَظْهَرَ الْجَهْلُ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا، وَتَكْثُرَ النِّسَاءُ، وَيَقِلَّ الرِّجَالُ، حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً الْقَيِّمُ الْوَاحِدُ.
‘Di antara tanda-tanda Kiamat adalah sedikitnya ilmu, merajalelanya kebodohan, merajalelanya zina, banyaknya kaum wanita, dan sedikitnya kaum pria, hingga untuk lima puluh orang wanita hanya ada satu orang laki-laki yang mengurusnya.’”
Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam jelas-jelas menyatakan jumlah (laki-laki) yang sedikit dalam hadits Abu Musa… beliau bersabda:
مِنْ قِلَّةِ الرِّجَالِ وَكَثْرَةِ النِّسَاءِ.
Lihat Juga :