Jawaban Nabi Ketika Sang Istri Berkata, Sungguh Kami Membenci Maut

Senin, 15 Februari 2021 - 09:14 WIB
loading...
Jawaban Nabi Ketika...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengangkat keranda jenazah korban kerusuhan. Ilustrasi/Foto/dok SINDOnews
A A A
Syaikh Umar Sulaiman al Asygar dalam bukunya berjudul Ensiklopedia Kiamat menjelaskan jika malaikat maut mendatangi seorang mukmin sambil membawa berita gembira dari Allah, maka mukmin itu akan tampak senang dan gembira, sedangkan orang kafir dan orang jahat akan tampak sedih dan berduka cita. Karena itu, pada saat sekarat si mukmin rindu bertemu Allah. Sedangkan si kafir benci bertemu Allah.

Baca juga: Begini Keinginan dan Kondisi Manusia Saat Sakaratul Maut Datang

Anas ibn Malik meriwayatkan dari Ubadah ibn Shamit bahwa Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa merasa senang berjumpa dengan Allah, maka Allah juga senang berjumpa dengannya. Barangsiapa benci berjumpa dengan Allah, maka Allah benci berjumpa dengannya.”

Aisyah atau sebagian istri Rasul berujar, “Sungguh kami membenci maut.”

Beliau lalu menjawab, “Jangan bersikap sepert itu. Sebenarnya jika maut mendatangi seorang mukmin, ia mendapat berita gembira berupa ridha dan kemuliaan dari Allah, dan tidak ada sesuatu yang lebih ia cintai ketimbang yang ada di hadapannya. Maka ia senang berjumpa Allah dan Allah senang berjumpa dengannya.

Baca juga: Kisah Sakaratul Maut, Amr Ibn Al-Ash: Seakan Aku Bernafas dari Jarum Beracun

Jika orang kafir sekarat, maka ia mendapat berita gembira berupa azab dan hukuman Allah, dan tidak ada sesuatu yang lebih ia benci selain yang ada di hadapannya. Maka ia benci berjumpa Allah, dan Allah benci berjumpa dengannya.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab "Riqaq”, subbab "Orang yang Senang Berjumpa Allah dan Allah Senang Berjumpa Dengannya”. (Lihat Fath alBari, XL, h. 357)

Karena itu, seorang hamba yang saleh mengharap orang-orang yang mengusung jenazahnya agar cepat-cepat menguburkannya karena rindu akan kenikmatan surga.

Sedangkan hamba yang jahat menyumpahi neraka wail yang menjadi tempat peristirahatannya.

Baca juga: Begini Keinginan dan Kondisi Manusia Saat Sakaratul Maut Datang

Dalam Shahih al Bukhari dan Sunan an-Nasa' diriwayatkan dari Abu Sa'id a-Khudri bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika jenazah telah diletakkan dan siap diusung oleh para lelaki, maka bila jenazah itu orang baik, ia berkata, 'Cepatkan aku'. Sedangkan bila ia orang jahat, ia berkata kepada keluarganya, 'Aduh celaka! Ke mana mereka akan membawaku!? Suara jenazah didengar oleh segala sesuatu kecuali manusia, sebab jika manusia dapat mendengar (suara jenazah), pasti ia akan pingsan.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Bukhari dalam bab "Jenazah". Lihat Fah Al-Bari, III, h 184. Juga diriwayatkan oleh an-Nasa'i dalam bab "Jenazah" subbab "Menyegerakan Jenazah" IV, h. 41

Baca juga: Kisah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani, Kala Sang Wali Menghadapi Sakaratul Maut

Menyegerakan
Hadis tersebut memberi tahu kepada kita apabila seorang Muslim sudah dipastikan meninggal, maka salah satu hal yang perlu dilakukan yakni menyegerakan penyelenggaraan jenazah.

Sementara menunda pengurusan jenazah, merupakan perbuatan yang bertentangan dengan perintah Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ فَإِنْ تَكُ صَالِحَةً فَخَيْرٌ تُقَدِّمُونَهَا وَإِنْ يَكُ سِوَى ذَلِكَ فَشَرٌّ تَضَعُونَهُ عَنْ رِقَابِكُمْ

"Segeralah mengurus jenazah. Karena jika jenazah itu adalah orang shalih, berarti kalian telah mempercepat kebaikan untuknya. Dan jika jenazah tersebut selain orang shalih, berarti kalian telah meletakkan kejelekan di pundak kalian." (HR Bukhari no 1315 dan Muslim no 944).

Syaikh Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin dalam buku 'Shalatul Jinazah', menjelaskan ada beberapa hal yang perlu dilakukan terhadap jenazah seorang Muslim.

Baca juga: Muawiyah Serbu Mesir, Pasukan Khalifah Ali bin Abu Thalib Enggan Berperang

Pertama, seseorang dapat menutup mata mayit, karena Rasulullah SAW menutup kedua mata Abu Salamah ketika wafat. Beliau SAW bersabda:

عن أم سلمة رضي الله عنها قالت: دخل رسول الله - صلى الله عليه وسلم - على أبي سلمة، وقد شق بصره، فأغمضه، ثم قال: إن الروح إذا قُبِض تبعه البصر

"Sesungguhnya pandangan mata akan mengikuti ruh saat keluar." (HR Muslim). .

Kedua, melemaskan seluruh persendian si mayit agar tidak mengeras, serta meletakkan sesuatu di atas perutnya agar tidak mengembung.

Ketiga, menutup sekujur jasad si mayit dengan kain. Berdasarkan hadits Aisyah RA, dia berkata, "Ketika Rasulullah SAW wafat, jenazah, beliau ditutupi dengan kain yang bercorak." (muttafaqun alaihi).

Keempat, menyegerakan penyelenggaraan jenazahnya, penyalatan, dan penguburannya. Berdasarkan sabda Nabi SAW di atas. "Segerakanlah (penguburan) jenazah." (muttafaqun alaihi).

Kelima, menguburkan jenazah di kota tempatnya meninggal dunia. Sebab pada saat peperangan Uhud, Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat agar menguburkan para syuhada yang gugur, di tempatnya masing-masing, tidak perlu dipindah ke tempat lain.

Baca juga: Menjelang Sakaratul Maut, Khalifah Umar Memanggil Calon Penggantinya
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Akhir Zaman, Simak di Sini!
Kisah Nabi Isa Mengadu...
Kisah Nabi Isa Mengadu kepada Allah karena Ya'juj dan Ma'juj
Kisah Khalifah Sulaiman...
Kisah Khalifah Sulaiman Menangis saat Mendengar Nasihat Salamah bin Dinar
Doa Agar Terhindar dari...
Doa Agar Terhindar dari Stroke, Ikhtiar Selain Menerapkan Pola Hidup Sehat
Harut dan Marut, Malaikat...
Harut dan Marut, Malaikat yang Diberi Syahwat: Apa Kabarnya saat Ini?
Makna Dua Tanduk Setan...
Makna Dua Tanduk Setan dan Fitnah dari Arah Timur?
Rekomendasi
Eksperimen Menyeramkan...
Eksperimen Menyeramkan Ini Ungkap Gambaran Kiamat
Arkeolog Ungkap Keberadaan...
Arkeolog Ungkap Keberadaan Mosaik Romawi di Colosseum Roma
Astronot Tangkap Aurora...
Astronot Tangkap Aurora Merah Muda Flamingo yang Sulit Dipahami
Artikel Terkini
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved