Hukum Mengolok-Olok Hijab

loading...
Hukum Mengolok-Olok Hijab
Barang siapa mengolok-olok muslim laki-laki atau perempuan karena keteguhannya memegang syariat Islam, maka bisa jadi ia telah kafir. Foto ilustrasi/ist
Perempuan muslimah diperintahkan untuk menutup seluruh auratnya dan perintah berhijab ini adalah wajib, bagi perempuan muslim yang sudah baligh. Berhijab atau berjilbab adalah perintah agama yang tercantum dalam Al-Qur’an.

Baca juga: Amalan Sebelum Tidur yang Diwasiatkan Rasulullah

Allah Ta'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا



“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab : 59)

Baca juga: Pernikahan Sang Pengantin Langit, Hanzhalah dan Jamilah

Menutup aurat menjadi wajib karena saddu al-dzarī’ah, yaitu menutup pintu ke dosa yang lebih besar . Oleh karena itu, para ulama telah sepakat mengatakan bahwa menutup aurat adalah wajib bagi setiap perempuan dan laki-laki Islam. Khusus bagi kaum perempuan, kewajiban ini akan terlaksana dengan memakai jilbab atau hijab (busana muslimah).

Tetapi tak bisa dipungkiri saat ini, ada beberapa perempuan muslimah telah berjilbab namun ternyata prilaku dan akhlaknya masih jauh dari perintah agama. Akibatnya, banyak orang yang menyinyiri, tak hanya orangnya namun jilbabnya pun dibawa bawa, bahkan menjadi bahan olok-olok.

Baca juga: Soal Rezeki, Inilah Nasehat Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
halaman ke-1
cover top ayah
مَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الۡاٰخِرَةِ نَزِدۡ لَهٗ فِىۡ حَرۡثِهٖ‌ۚ وَمَنۡ كَانَ يُرِيۡدُ حَرۡثَ الدُّنۡيَا نُؤۡتِهٖ مِنۡهَا وَمَا لَهٗ فِى الۡاٰخِرَةِ مِنۡ نَّصِيۡبٍ
Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.

(QS. Asy-Syura:20)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video