Amalan Sebelum Tidur yang Diwasiatkan Rasulullah

loading...
Amalan Sebelum Tidur yang Diwasiatkan Rasulullah
Ada amalan-amalan yang sangat baik yang dianjurkan Rasulullah sebelum kita tidur, di antaranya membaca surat Al Ikhlas, bersholawat dan beristigfar. Foto ilustrasi/ist
Tidur merupakan salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala kepada hambaNya, untuk mengistirahatkan tubuh setelah beraktivitas seharian. Setiap orang pun memiliki beragam kebiasaan yang berbeda beda yang dilakukan sebelum tidur.

Baca juga: Pernikahan Sang Pengantin Langit, Hanzhalah dan Jamilah

Namun ada amalan amalan sebelum tidur yang lebih bermanfaat dan tentunya mendatangkan pahala jika dilakukan. Islam telah memaparkannya dalam banyak riwayat baik dari Al Qur’an maupun As Sunnah.

Dalam kitab Durratun Nashihin disebutkan sebuah riwayat bahwa pada suatu malam menjelang tidur, Nabi SAW berwasiat kepada istrinya Aisyah seraya berkata,



“Wahai Aisyah, janganlah kamu tidur sebelum melakukan empat hal; sebelum mengkhatamkan Al-Quran, sebelum membuat para nabi memberi syafaat kelak di hari kiamat, sebelum membuat seluruh kaum muslimin ridha dan sebelum melakukan ibadah haji dan umrah.”

Baca juga: Soal Rezeki, Inilah Nasehat Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Setelah berkata demikian, Nabi SAW melanjutkan sholat malamnya dan Sayidah Aisyah sendiri berada di tempat tidur seraya menunggu Nabi SAW selesai dari sholatnya untuk menanyakan maksud dari wasiatnya.

Akhirnya, setelah Rasulullah selesai sholat, Aisyah langsung bertanya, “Wahai Rasulullah, demi bapak dan ibuku, engkau perintahkan aku melakukan empat perkara yang saat ini tidak mampu aku melakukannya.”

Baca juga: Tanda dan Petunjuk Al Qur'an Tentang Siapa Jodoh Kita
halaman ke-1
cover top ayah
مَا كَانَ لِلنَّبِىِّ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡاۤ اَنۡ يَّسۡتَغۡفِرُوۡا لِلۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ لَوۡ كَانُوۡۤا اُولِىۡ قُرۡبٰى مِنۡۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمۡ اَنَّهُمۡ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ
Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.

(QS. At-Taubah:113)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video