Wanita Cantik dan Pernikahan Tak Halal
Jum'at, 26 Februari 2021 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Salome yang cantik parasnya itu ternyata memiliki hati yang sangat buruk. Ia membuat makar untuk melawan Nabi Yahya. Bagaimanapun juga, rencana pernikahannya harus terlaksana, pikir Salome.
Baca juga: Terjadi Antrean Panjang Vaksinasi Lansia, Satgas: Sistemnya Akan Segera Diperbaiki
Si wanita keji itu pun kemudian berdandan secantik mungkin. Dikenakannya pakaian yang terindah dan riasan termewah. Ia lalu menari dan bergoyang di hadapan Raja Herod. Salome berusaha menggoda pamannya dan ia berhasil. Raja Herod langsung bergairah dan memeluk Salome. Pikiran sang raja telah kalut dan hanya ada keinginannya mendapatkan Salome. Demi mendapatkan si wanita, si raja pun pun menawarkan akan memenuhi segala keinginan Salome.
Si wanita buruk itu pun kemudian mengajukan permintaan yang amat sangat kejam lagi mengerikan. “Aku ingin kepala Yahya, karena dia telah mencemarkan kehormatanmu dan kehormatanku di seluruh negeri (yakni dengan tersebarnya nasihat larangan pernikahan antara paman dan kemenakan). Jika Anda memenuhi permintaan saya, maka saya akan sangat bahagia dan berkehendak menawarkan diri ini pada Anda.”
Baca juga: Butuh Bantuan, Rumah Zakat Bidik 2,5 Juta Penerima Manfaat
Raja Herod terkejut dengan permintaan Salome. Permintaan Salome berarti mengharuskannya membunuh sang nabi. Namun ia telah jatuh hati pada Selome dan menginginkan pernikahan dengan si wanita jelita. Meski permintaan itu sangat kejam, Raja Herod tetap saja menuruti.
Tak lama kemudian, Nabi Yahya dieksekusi mati oleh kerajaan. Wafat lah sang utusan Allah dengan hukuman mati yang amat sangat kejam. Kepalanya lalu dihadiahkan ke hadapan Salome. Si wanita itu lalu bersorak kegirangan.
Namun pembunuhan sang Rasul tak bisa ditoleransi. Allah kemudian menimpakan hukuman, tak hanya untuk Salome, namun juga kepada seluruh Bani Israil karena mereka hanya diam tak membela sang nabi. Sejak dahulu, Bani Israil memang gemar membunuh nabi-nabi mereka sendiri.
Baca juga: Mau Tahu Kabar Restrukturisasi Kredit Perbankan, Cek di Sini
Musnahlah Kerajaan Bani Israil karena diserang oleh sebuah pasukan hebat dari negeri tetangga. Kerajaan Bani Israil hancur, tak sedikit Bani Israil yang tewas. Sebagian lain yang selamat kemudian terusir dan melarikan diri. Mereka pun menjadi kaum yang selalu terusir ke mana pun mereka pergi.
Wallahu A'lam
Baca juga: Terjadi Antrean Panjang Vaksinasi Lansia, Satgas: Sistemnya Akan Segera Diperbaiki
Si wanita keji itu pun kemudian berdandan secantik mungkin. Dikenakannya pakaian yang terindah dan riasan termewah. Ia lalu menari dan bergoyang di hadapan Raja Herod. Salome berusaha menggoda pamannya dan ia berhasil. Raja Herod langsung bergairah dan memeluk Salome. Pikiran sang raja telah kalut dan hanya ada keinginannya mendapatkan Salome. Demi mendapatkan si wanita, si raja pun pun menawarkan akan memenuhi segala keinginan Salome.
Si wanita buruk itu pun kemudian mengajukan permintaan yang amat sangat kejam lagi mengerikan. “Aku ingin kepala Yahya, karena dia telah mencemarkan kehormatanmu dan kehormatanku di seluruh negeri (yakni dengan tersebarnya nasihat larangan pernikahan antara paman dan kemenakan). Jika Anda memenuhi permintaan saya, maka saya akan sangat bahagia dan berkehendak menawarkan diri ini pada Anda.”
Baca juga: Butuh Bantuan, Rumah Zakat Bidik 2,5 Juta Penerima Manfaat
Raja Herod terkejut dengan permintaan Salome. Permintaan Salome berarti mengharuskannya membunuh sang nabi. Namun ia telah jatuh hati pada Selome dan menginginkan pernikahan dengan si wanita jelita. Meski permintaan itu sangat kejam, Raja Herod tetap saja menuruti.
Tak lama kemudian, Nabi Yahya dieksekusi mati oleh kerajaan. Wafat lah sang utusan Allah dengan hukuman mati yang amat sangat kejam. Kepalanya lalu dihadiahkan ke hadapan Salome. Si wanita itu lalu bersorak kegirangan.
Namun pembunuhan sang Rasul tak bisa ditoleransi. Allah kemudian menimpakan hukuman, tak hanya untuk Salome, namun juga kepada seluruh Bani Israil karena mereka hanya diam tak membela sang nabi. Sejak dahulu, Bani Israil memang gemar membunuh nabi-nabi mereka sendiri.
Baca juga: Mau Tahu Kabar Restrukturisasi Kredit Perbankan, Cek di Sini
Musnahlah Kerajaan Bani Israil karena diserang oleh sebuah pasukan hebat dari negeri tetangga. Kerajaan Bani Israil hancur, tak sedikit Bani Israil yang tewas. Sebagian lain yang selamat kemudian terusir dan melarikan diri. Mereka pun menjadi kaum yang selalu terusir ke mana pun mereka pergi.
Wallahu A'lam
(wid)