3 Perkara yang Pahalanya Mengalir Meski Seseorang Meninggal Dunia

loading...
3 Perkara yang Pahalanya Mengalir Meski Seseorang Meninggal Dunia
Kendati seorang sudah meninggal, ternyata ada tiga perkara yang mendatangkan pahala terus menerus. Foto/Ist
Ada 3 (tiga) perkara yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang meninggal dunia. Setiap manusia memiliki keterbatasan dan ketika masanya wafat maka rezeki dan amalannya pun akan terputus.

Kendati semua telah terputus dan terhenti, ternyata ada tiga perkara yang mendatangkan pahala bagi seseorang meskipun ia telah meninggal. Berikut sabda Nabi sebagaimana diterangkan oleh Ustaz Rikza Maulan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَة،ٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِه،ِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Apabila seorang insan (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah segala (pahala) amal kebaiakannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya." (HR Muslim, Hadis No 3084)

Baca Juga: Apakah Amal Bisa Mengubah Takdir?

Dai lulusan Al-Azhar Mesir menerangkan amalan-amalan tersebut:



1. Sedekah Jariyah
Yaitu sedekah yang bersifat langgeng, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain dalam jangka waktu yang relatif lama. Sebagian ulama lainnya menspesifikasikan bahwa yang dimaksud dengan shadaqah jariyah adalah "wakaf". Maka jika ingin memiliki investasi amalan yang benefit pahalanya terus mengalir, wakaf adalah pilihan yang paling tepat. Dan umumnya wakaf berbentuk aset yang relatif bersifat abadi, seperti tanah, bangunan, masjid, atau karya intelektual seperti buku, dan sebagainya.

2. Ilmu yang Bermanfaat
Yaitu ilmu yang dipelajarinya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari kemudian diajarkan kepada orang lain. Sehingga ilmu tersebut bermafaat bagi dirinya sendiri dan juga bagi orang lain. Karena orang lain menjadi terinspirasi untuk melakukan kebaikan atas dasar ilmu yang diajarkan kepada mereka. Maka hal tersebut akan melahirkan pahala yang terus menerus mengalir baginya.

3. Anak Saleh yang Selalu Mendoakannya
Yaitu anak yg dididik, dirawat dan dibesarkannya dalam lingkup keimanan dan ketakwaan kepada Allah, sehingga ia menjadi insan yang bertakwa dan berakhlak mulia dan selalu dalam setiap doanya menyebutkan orang tuanya agar mendapatkan ampunan dari Allah. Mendidik anak hingga seperti ini akan menjadi amalan yang terus mengalirkan pahala kepada kita.

Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang-orang yang senantiasa mendapatkan pahala dari amal saleh kita. Aamiin Ya Rabbal Alamiiin.

Baca Juga: Inilah Amalan Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya

Wallahu A'lam
(rhs)
cover top ayah
مَا كَانَ لِلنَّبِىِّ وَالَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡاۤ اَنۡ يَّسۡتَغۡفِرُوۡا لِلۡمُشۡرِكِيۡنَ وَ لَوۡ كَانُوۡۤا اُولِىۡ قُرۡبٰى مِنۡۢ بَعۡدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمۡ اَنَّهُمۡ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ
Tidak pantas bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampunan (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, sekalipun orang-orang itu kaum kerabat(nya), setelah jelas bagi mereka, bahwa orang-orang musyrik itu penghuni neraka Jahanam.

(QS. At-Taubah:113)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!