Syaikh Nawawi: Kiamat Akan Terjadi pada Waktu Fajar di Hari Jumat

Senin, 15 Maret 2021 - 20:14 WIB
loading...
Syaikh Nawawi: Kiamat...
Ilustrasi/Ist
A A A
Dalam kitab Hasyyah Miqrotussu'ud wa Tasydiq karya Syaikh Nawawi Al Bantani diungkapkan hari kiamat menjadi kerinduan bagi umat Islam, yang telah siap dengan bekal amal kehidupan. Kiamat tersebut akan terjadi pada waktu fajar di hari Jumat .

Baca juga: Kiamat Sudah Dekat (1): Tanda Itu Datang dari Sungai Eufrat dan Kongo

Bagi orang mukmin, kedatangan hari kiamat terasa ringan seringan umat Islam yang melaksanakan salat lima waktu.

Demikian beberapa poin yang disampaikan dalam kegiatan Dzikir, Shalawat, dan Bedah Kitab Hasyyah Miqrotussu'ud Wa Tasydiq karya Syaikh Nawawi Al Bantani yang digelar oleh Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor, Kecamatan Gunungsindur, Bogor, Ahad (14/3).

Bedah kitab karya ulama Nusantara ini dipimpin oleh Hodari Mahdan Abdallah atau yang akrab disapa Gus Hodari.

Menurut Gus Hodari, dalam pembahasan kiamat, mushanif atau pengarang kitab memaparkan pendapat ulama yang bernama Syaikh Fasyani.

Kiamat yaitu sesuatu yang terjadi secara merata dan berbarengan dengan tiba-tiba atau dadakan. "Waktunya pada fajar hari Jumat, untuk bulan dan tahunnya tidak dijelaskan," beber Gus Hodari, sebagaimana dikutip laman resmi Nahdlatul Ulama, Senin (15/3).

Baca juga: Temuan Gunung Emas di Kongo, Benarkah Ini Pertanda Dekatnya Kiamat?

Kemudian dijelaskan bahwa Syaikh Nawawi meyakini proses peniupan trompet sangkakala berjumlah dua tahap. Hal itu selaras dengan pemahaman mufasir Yusuf Qardhawi . "Ada yang berpendapat satu tiupan ada yang dua dan ada juga yang tiga kali tiupan. Semua khilafiyyah, dan Syekh Nawawi meyakini yang dua tiupan," jelasnya.

Meski terjadi perbedaan, sambung Gus Hodari, para ulama memiliki alasan atau berdasar pada atsar yang jelas yakni bersumber dari Al-Qur'an. "Semua punya dalil. Dan, semua ulama tak ada yang menerangkan secara jelas waktu kiamat, tahun maupun bulannya," sambung Gus Hodari.

Terpenting dari pengetahuan kiamat, kata Gus Hodari, adalah memperbanyak amal shaleh untuk bekal di akhirat kelak. Setelah umat Islam terbiasa dalam beramal, mereka termasuk orang yang justru merindukan datangnya kematian atau bahkan kiamat. "Tanpa tahu jadwal pasti kiamat, kita bisa terus berbuat baik dan beramal hingga tiba ajal kita," ujarnya.

Baca juga: Ini Penyebab Perkiraan Pakar dan Ulama tentang Kiamat Selalu Meleset
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Golongan Manusia yang...
Golongan Manusia yang Dihiraukan Allah SWT di Hari Kiamat, Siapa Mereka?
Palestina Menang, Akankah...
Palestina Menang, Akankah Kiamat Segera Terjadi?
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Akhir Zaman, Simak di Sini!
Benarkah Gerhana Bulan...
Benarkah Gerhana Bulan Total, Salah Satu Tanda Kiamat Sudah Dekat?
Tafsir Surat Al Qariah...
Tafsir Surat Al Qariah Ayat 3 : Dahsyatnya Hari Kiamat
Tafsir Surat Al Mulk...
Tafsir Surat Al Mulk Ayat 27 : Wajah-wajah Kaum Kafir di Hari Kiamat Sudah Dekat
Rekomendasi
Makhluk Misterius Ini...
Makhluk Misterius Ini Ditemukan di Jurang Bawah Laut
Jejak Kaki Dinosaurus...
Jejak Kaki Dinosaurus Berukuran Sangat Besar Ditemukan di Inggris
Ini Rahasia Ratu Mesir...
Ini Rahasia Ratu Mesir Kuno yang Bikin Pria Terbius Melihatnya
Artikel Terkini
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
10 Rahasia Puasa Asyura...
10 Rahasia Puasa Asyura yang Jarang Diketahui, Nomor 1 Sangat Istimewa
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Infografis
Gerhana Bulan Terlama...
Gerhana Bulan Terlama Abad Ini, Akan Terjadi pada 19 November
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved