Hukum Menghidupkan Malam Nisfu Syaban (1)

Jum'at, 19 Maret 2021 - 16:39 WIB
loading...
A A A
Mereka khawatir jika mereka menyatakan bahwa hadits dhaif tersebut adalah pasti keabsahannya namun ternyata tidak demikian dan sebaliknya mereka juga khawatir jika mereka menyatakan bahwa hadits dhaif sebagai hadits palsu, namun ternyata tidak demikian. Karena itulah mereka meriwayatkan hadits‐hadits dhaif agar tidak membuang apa yang berkemungkinan sebagai bagian dari agama Allah. Dan mereka membuat aturan, syarat dan ketentuan yang ketat terhadapnya agar membentengi agama Allah dari apa yang kemungkinan bukan sebagai bagian dari agama Allah.

Nisfu Sya'ban Adalah Malam Mulia
Malam Nisfu Sya’ban adalah malam mulia di sisi Allah Ta’ala serta malam yang penuh dengan keberkahan dari Allah. Banyak diriwayatkan dari hadits Nabi menyebutkan tentang keistimewaan dan kemuliaan malam Nisfu Sya’ban ini. Beberapa yang diriwayatkan adalah hadits berstatus shahih, hasan, dha’if, sangat lemah, dan palsu.

Kita tidak akan menggunakan hadits yang palsu karena hadits palsu tidak dapat dijadikan sebagai hujjah, bahkan tidak pantas disebut sebagai hadits. Terdapat hadits‐hadits yang shahih dan hasan sebagaimana juga terdapat hadits‐hadits yang dha’if.

Al-Muhaddits Al Imam As‐Sayyid Abdullah bin Muhammad Al‐Ghumari (seorang ahli hadits besar di Maghrib), beliau di dalam kitabnya menyebutkan sekitar lebih dari 10 hadits Nabi yang meriwayatkan tentang kemuliaan malam Nisfu Sya’ban secara khusus. Memakmurkan malam Nisfu Sya’ban adalah perkara yang tidak dilarang oleh agama. Sebab malam itu adalah malam mulia di sisi Allah dengan keberkahan‐Nya.

Dahulu, para ulama di Negeri Syam memakmuran malam Nisfu Sya’ban, baik secara sendiri maupun berkelompok di masjid. Di antara ulama yang berpendapat dan ikut memakmurkan malam Nisfu Sya’ban di masjid adalah seorang ulama besar di Negeri Syam, yaitu Khalid ibnu Ma’dan, Lukman bin Amir, serta ulama‐ulama besar lainnya.
Diriwayatkan bahwa mereka pada malam Nisfu Sya’ban memakai pakaian terbagus, wewangian terharum, dan mereka memakmurkan malam Nisfu Sya'ban di masjid dengan beribadah semalam suntuk kepada Allah Ta'ala.

(Bersambung)!

Baca Juga: Amalan Malam Nisfu Sya'ban, Insya Allah Malam Senin 28 Maret 2021
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Syaban, Bulan Terakhir...
Syaban, Bulan Terakhir untuk Ganti Puasa Ramadan
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Berapa Hari Puasa Nisfu...
Berapa Hari Puasa Nisfu Syaban dan Bagaimana Hukumnya?
5 Amalan di Malam Nisfu...
5 Amalan di Malam Nisfu Syaban dan Dalilnya, Sayang untuk Dilewatkan
Panduan Ibadah di Malam...
Panduan Ibadah di Malam Nisfu Syaban, Jangan Sampai Dilewatkan!
Inilah Bacaan Selawat...
Inilah Bacaan Selawat yang Dibaca di Malam Nisfu Syaban
Rekomendasi
Fakta-Fakta Gecko Raksasa...
Fakta-Fakta Gecko Raksasa Delcourt, Tokek Terbesar yang Pernah Hidup Sepanjang Sejarah
Peneliti Temukan Fakta...
Peneliti Temukan Fakta Mengejutkan Belut Listrik di Hutan Amazon
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved