Gus Baha: FPI Ahlussunah, Habib Rizieq Shihab Dzuriyah Rasul

Jum'at, 26 Maret 2021 - 09:02 WIB
loading...
Gus Baha: FPI Ahlussunah,...
Gus Baha dan Habib Rizieq Shihab. Foto/ist/mhy
A A A
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menegaskan bahwa FPI juga ahlussunah dan Habib Rizieq Shihab juga dzuriyah Rasul. "Rizieq Shihab merupakan seseorang yang berkepribadian baik," ujarnya.

Baca juga: Hadis Alamat Kiamat Berikut Ini Membuat Gus Baha Menangis

Menurut pengakuan Gus Baha, pernyataan ini disampaikan karena sering ditanya tentang Front Pembela Islam (FPI) dan Riziek Shihab. "Habib Rizieq itu dzuriyah Rasul, nahi munkar pasti baik," kata Gus Baha sebagaimana dilansir kanal Kajian Cerdas dalam jaringan YouTube yang saat tulisan ini dibuat sudah ditonton 887.480 orang.

Pemerintah telah membubarkan FPI melalui Surat Keputusan Bersama enam menteri dan kepala lembaga yang diumumkan pada Rabu, 30 Desember 2020. Dengan adanya SKB tersebut, FPI dilarang berkegiatan serta menggunakan simbol serta atribut organisasi.

Di sisi lain, Habib Riziek ditahan dan mulai diadili dengan tuduhan dua perkara sekaligus. Pertama, terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Lalu, terkait kasus kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan di Megamendung Bogor, Jawa Barat.

Persidangan Rizieq akan berlangsung tatap muka di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada hari ini, Jumat (26/3/2021).

Baca juga: Gus Baha: Kalau Masih Miskin Berbahagialah!

Gus Baha yang merupakan Rais Syuriah PBNU itu mengatakan bahwa Rizieq Shihab merupakan seseorang yang berkepribadian baik.

Ia kemudian membandingkan Riziek Shihab dan Quraish Shihab . "Ulama Quraish Shihab juga sama-sama merupakan dzuriyah rasul. Hanya, cara pandang mereka saja yang membuatnya berbeda," ujar Gus Baha.

Ia lantas meminta agar masyarakat bisa menilai seseorang sesuai konteks dan latar belakang, sehingga makna yang timbul tidak menimbulkan kontroversi. "Saya ingin, yang ngaji sama saya itu, kalau Anda ittiba' sama habaib, ya bandingannya dengan habaib," pesan Gus Baha.

Di sisi lain, Gus Baha mengingatkan agar kita jangan gampang menuduh orang kafir. "Kalau berbuat dosa, maksiat, wajib bertobat. Jangan berlebihan menganggap kafir. Sebab kalau menganggap kafir terusannya jelek. Halal darahnya," tutur Gus Baha.

Tragedi di Irak dan Afghanistan, menurut Gus Baha, karena tradisi ekstrim, mudah mengkafirkan. Sunni mengafirkan Syiah, Syiah mengafirkan Sunni. Jadi tradisi takfir itu ekstrim. "Dulu tradisi takfir memakan korban Ali bin Abu Thalib dan Muawiyah," katanya.

Maka Ahlussunah wal-Jamaah itu sejak dulu, menurut Gus Baha lagi, jika melihat maksiat cenderung diam. Walisongo melihat maksiat diam. "Saya tidak tahu nanti tanggung jawabnya ke Allah seperti apa. Apa FPI yang benar atau Ahlussunah. FPI juga Ahlussunah, Habib Rizieq juga dzuriyah Rasul," katanya. "Nahi munkar itu sudah pasti baik," tuturnya kemudian.

Baca juga: Gus Baha: Orang yang Ingkar Mikraj adalah Siti Aisyah
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mana Lebih Utama, Seekor...
Mana Lebih Utama, Seekor Kambing atau Patungan Satu Sapi untuk Hewan Kurban?
Halalbilhalal dalam...
Halalbilhalal dalam Al Quran: Tak Ada Alasan untuk Bilang Tiada Maaf Bagimu
4 Amalan yang Besar...
4 Amalan yang Besar Pahalanya di Hari Raya Idulfitri, Cek Penjelasannya di Sini!
Makna Idulfitri dalam...
Makna Idulfitri dalam Al Quran, Berkaitan dengan Kisah Adam dan Hawa
Marhaban Ya Ramadan,...
Marhaban Ya Ramadan, Kenapa Tidak Pakai Ahlan Wa Sahlan? Begini Penjelasannya
Menyikapi Perayaan Tahun...
Menyikapi Perayaan Tahun Baru Masehi, Simak Penjelasan Buya Yahya dan Gus Baha Ini
Rekomendasi
Mobil Tiba-tiba Terbang...
Mobil Tiba-tiba Terbang Akibat Cuaca Panas Ekstrem di AS
India dan Pakistan Dilanda...
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Cuaca Panas Terburuk hingga 51 Derajat Celcius
Setelah Rusia, Riset:...
Setelah Rusia, Riset: Gempa Bumi Besar Berikutnya di Kanada
Artikel Terkini
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Tasyabbuh dengan...
Jangan Tasyabbuh dengan Tahun Baru Masehi, Ini Adab Menyambut 1 Muharram Menurut Ulama
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved