Gus Baha: Kalau Masih Miskin Berbahagialah!
Kamis, 18 Maret 2021 - 15:35 WIB
loading...
Gus Baha berjalan kaki didampingi para santrinya. Foto/dok @gusbahaonline
A
A
A
KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab dipanggill Gus Baha mengatakan kalau masih miskin maka berbahagialah. Ada apa dengan orang miskin hingga Gus Baha menyampaikan pujiannya?
"Sekarang kalau masih miskin, Berbahagialah. Karena miskin itu mudah jadi orang dermawan. Kalau orang sudah kaya itu ribet," kata Gus Baha dalam tausiyah yang disiarkan akun @gusbahaonline melalui Instagram dua hari lalu.
Baca Juga: Ibadah Senang, Gus Baha Bilang Tertawa Kencang Itu Juga Ibadah
Berikut petikan tausiyahnya:
Gus Baha: "Coba misalnya Anda jadi santri saya. Tak contohkan, biasanya santri kalau sama kiyainya kan loyal."
"Kamu miskin punya ayam 2. Saya minta satu boleh enggak..? Boleh. Padahal itu 50 persen!"
"Terus punya uang 100 ribu. Saya minta 50 ribu, kira-kira boleh nggak..? Boleh.! Padahal itu 50 persen."
"Tapi kalau kamu kaya, punya uang Rp1 Miliar. Saya minta Rp500 juta, boleh nggak kira-kira..? Pasti berat! Padahal itu 50 persen."
"Gampang mana dermanya orang kaya dengan orang miskin untuk beramal 50 persen?"
"Itu mahasiswa yang masih miskin-miskin, uangnya hanya Rp100 ribu. Mentraktir temannya, habis, enggak masalah. Padahal itu berarti 100 persen. Uangnya Rp50 ribu, diminta temannya, dikasihkan semua. Padahal itu aset satu-satunya."
"Sekarang kalau masih miskin, Berbahagialah. Karena miskin itu mudah jadi orang dermawan. Kalau orang sudah kaya itu ribet," kata Gus Baha dalam tausiyah yang disiarkan akun @gusbahaonline melalui Instagram dua hari lalu.
Baca Juga: Ibadah Senang, Gus Baha Bilang Tertawa Kencang Itu Juga Ibadah
Berikut petikan tausiyahnya:
Gus Baha: "Coba misalnya Anda jadi santri saya. Tak contohkan, biasanya santri kalau sama kiyainya kan loyal."
"Kamu miskin punya ayam 2. Saya minta satu boleh enggak..? Boleh. Padahal itu 50 persen!"
"Terus punya uang 100 ribu. Saya minta 50 ribu, kira-kira boleh nggak..? Boleh.! Padahal itu 50 persen."
"Tapi kalau kamu kaya, punya uang Rp1 Miliar. Saya minta Rp500 juta, boleh nggak kira-kira..? Pasti berat! Padahal itu 50 persen."
"Gampang mana dermanya orang kaya dengan orang miskin untuk beramal 50 persen?"
"Itu mahasiswa yang masih miskin-miskin, uangnya hanya Rp100 ribu. Mentraktir temannya, habis, enggak masalah. Padahal itu berarti 100 persen. Uangnya Rp50 ribu, diminta temannya, dikasihkan semua. Padahal itu aset satu-satunya."
Lihat Juga :