Menguak Misteri Trompet Malaikat Israfil sebagai Pertanda Hari Kiamat
Jum'at, 26 Maret 2021 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Seisi dunia kaget dan terkejut. Mereka porak-poranda. Saling berlarian. Tak ada tempat sembunyi. Suara trompet sangat keras. Tanah tempat makhluk berpijak bergerak. Laksana perahu yang diombang-ambingkan ombak. Ibu hamil pun seketika itu juga melahirkan, anak yang tengah menyusui berhenti, di sudut lain, setan mencoba melarikan diri. Para malaikat mengetahuinya, wajah mereka pun ditampar, kemudian para setan tak berkutik dan kembali.
Manusia mencoba bersembunyi. Keluarlah panggilan berseru saat mereka mencoba berpaling, "(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada seorang pun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah." (QS al-Mukmin [40]: 33).
Mereka melihat ke atas, langit telah digulung, planet dan bintang berjatuhan, tak ada tempat berlari. "Mereka yang mati tidak merasakan kengerian kiamat itu," sabda Rasulullah SAW.
Baca juga: Dahsyatnya Kiamat (2): Manusia Dikumpulkan dalam Keadaan Telanjang Bulat
Kebenaran terompet sangkakala ini sudah banyak dijelaskan Allah SWT di dalam Al-Quran . Bahwa sebelum kiamat nanti trompet akan ditiup sebanyak tiga kali. Tiga tiupan tersebut sudah dijelaskan dalam Al-Quran. Di antaranya dalam surat An-Naml: 87 dan az-Zumar: 68
“Dan (ingatlah) hari ketika ditiup sangkakala, terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (An-Naml: 87).
Abu Hurairah berkata, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda “Jarak antara kedua tiupan itu adalah empat puluh”
“Ya Abu Hurairah, apakah empat puluh itu?” tanya sahabat.
“Saya tidak tahu,” Jawab Abu Hurairah.
“Apakah empat puluh bulan?” tanya sahabat.
“Saya tidak tahu,” Jawab Abu Hurairah.
Manusia mencoba bersembunyi. Keluarlah panggilan berseru saat mereka mencoba berpaling, "(Yaitu) hari (ketika) kamu (lari) berpaling ke belakang, tidak ada seorang pun yang menyelamatkan kamu dari (azab) Allah." (QS al-Mukmin [40]: 33).
Mereka melihat ke atas, langit telah digulung, planet dan bintang berjatuhan, tak ada tempat berlari. "Mereka yang mati tidak merasakan kengerian kiamat itu," sabda Rasulullah SAW.
Baca juga: Dahsyatnya Kiamat (2): Manusia Dikumpulkan dalam Keadaan Telanjang Bulat
Kebenaran terompet sangkakala ini sudah banyak dijelaskan Allah SWT di dalam Al-Quran . Bahwa sebelum kiamat nanti trompet akan ditiup sebanyak tiga kali. Tiga tiupan tersebut sudah dijelaskan dalam Al-Quran. Di antaranya dalam surat An-Naml: 87 dan az-Zumar: 68
“Dan (ingatlah) hari ketika ditiup sangkakala, terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (An-Naml: 87).
Abu Hurairah berkata, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda “Jarak antara kedua tiupan itu adalah empat puluh”
“Ya Abu Hurairah, apakah empat puluh itu?” tanya sahabat.
“Saya tidak tahu,” Jawab Abu Hurairah.
“Apakah empat puluh bulan?” tanya sahabat.
“Saya tidak tahu,” Jawab Abu Hurairah.
Lihat Juga :