Hindari Perkara Ini Agar Ibadah Puasa Ramadhan Tidak Sia-sia
Minggu, 25 April 2021 - 08:30 WIB
loading...
Ramadhan adalah momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan menggugurkan dosa-dosa yang lalu. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Pertemuan dengan bulan Ramadhan merupakan anugerah besar dan kenikmatan dari Allah. Inilah momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki diri dan menggugurkan dosa-dosa yang lalu.
Namun, disayangkan apabila Ramadhan berlalu kita justru dicap sebagai orang yang celaka atau tidak diampuni Allah. Untuk meraih fadhillah Ramadhan yang mulia, setiap muslim hendaknya menjauhi perkara berikut agar pahala puasanya tidak hilang.
Baca Juga: 13 Hal Tentang Puasa Ramadhan yang Wajib Diketahui Umat Islam
Pengasuh Ponpes Ash-Shidqu Kuningan Al-Habib Quraisy Baharun mengungkapkan dalam tausiyahnya, di antara menjaga pahala puasa supaya tidak hangus sia-sia adalah berhenti ghibah, gosip atau membicarakan keburukan orang lain.
Dari Sahl bin Sa'id bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
"Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) apa yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, maka kuberikan kepadanya jaminan masuk surga." (Al-Bukhari dalam Kitab Shahihnya hadits No. 6474)
Yang dimaksud dengan apa yang ada di antara dua janggutnya adalah mulut. Sedangkan apa yang ada di antara kedua kakinya adalah kemaluan.
Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam"
Namun, disayangkan apabila Ramadhan berlalu kita justru dicap sebagai orang yang celaka atau tidak diampuni Allah. Untuk meraih fadhillah Ramadhan yang mulia, setiap muslim hendaknya menjauhi perkara berikut agar pahala puasanya tidak hilang.
Baca Juga: 13 Hal Tentang Puasa Ramadhan yang Wajib Diketahui Umat Islam
Pengasuh Ponpes Ash-Shidqu Kuningan Al-Habib Quraisy Baharun mengungkapkan dalam tausiyahnya, di antara menjaga pahala puasa supaya tidak hangus sia-sia adalah berhenti ghibah, gosip atau membicarakan keburukan orang lain.
Dari Sahl bin Sa'id bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
"Barangsiapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) apa yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, maka kuberikan kepadanya jaminan masuk surga." (Al-Bukhari dalam Kitab Shahihnya hadits No. 6474)
Yang dimaksud dengan apa yang ada di antara dua janggutnya adalah mulut. Sedangkan apa yang ada di antara kedua kakinya adalah kemaluan.
Imam Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:
وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaknya dia berkata yang baik atau diam"
Lihat Juga :