Doa-doa Rasulullah di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Sufyan Ats-Tsauri berpesan kepada para sahabatnya,
“Hendaknya kalian selalu bersama orang-orang fakir dan miskin dan mendekat kepada mereka, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa meminta kepada Rabbnya untuk mencintai orang-orang miskin.”
4. Doa agar terhindar dari fitnah
Doa Rasulullah:
وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةً فِي قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ
“Ya Allah, bila Engkau menghendaki suatu fitnah pada hamba-hamba-Mu, wafatkan aku kepada-Mu dalam keadaan tidak terkena fitnah.”
Baca juga: Beramai-Ramai Jualan Jalan Tol ke Investor lewat LPI, Ini Daftarnya
Permohonan ini mencakup keselamatan dari fitnah kesenangan dan kesulitan, karena kebanyakan dari manusia takut akan fitnah kesulitan dan tidak mawas diri dari fitnah kemudahan, padahal ia lebih berbahaya bagi hati manusia.
Sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf, berkata, “Kami diuji dengan kesulitan, dan kami mampu bersabar. Dan kami diuji dengan kesenangan dan kami tidak bisa bersabar.”
Sebagian orang saleh mengatakan, “Ujian kesulitan bisa dijalani oleh orang baik maupun orang fasik. Sedangkan ujian kesenangan tidak bisa dijalani kecuali orang yang jujur.”
Doa ini dimaksudkan meminta keselamatan kepada Allah subhanahu wata’ala dari fitnah sepanjang hidupnya. Jika Allah subhanahu wata’ala menetapkan suatu fitnah menimpa hamba-hamba-Nya, maka hamba tersebut diwafatkannya sebelum firnah itu datang.
Ini adalah doa yang sangat penting, karena jika manusia hidup selamat dari fitnah kemudian Allah subhanahu wata’ala mewafatkannya sebelum fitnah tersebut datang, maka itu merupakan keselamatan dari segala bentuk keburukan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada para sahabatnya untuk meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wata’ala dari fitnah. Beliau bersabda,
تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
“Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah yang Nampak maupun fitnah yang tidak tampak.” (HR. Muslim)
5. Doa meminta kecintaan kepada Allah, orang beriman dan amal saleh
Rasulullah berdoa :
وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ
“Ya Allah aku mengharap cinta–Mu, cintanya orang yang mencintai–Mu, cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cinta–Mu.”
Baca juga: UNICEF: Virus Corona Menyebar Seperti 'Api' di India
Inilah doa Rasulullah di sepuluh hari terakhir yang beliau ajarkan kepada umatnya. Doa ini mencakup semua bentuk kebaikan, karena amalan-amalan pilihan dari seorang hamba lahir dari mahabbah (kecintaan) dan iradah (kemauan).
Wallahu A'lam
“Hendaknya kalian selalu bersama orang-orang fakir dan miskin dan mendekat kepada mereka, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa meminta kepada Rabbnya untuk mencintai orang-orang miskin.”
4. Doa agar terhindar dari fitnah
Doa Rasulullah:
وَإِذَا أَرَدْتَ فِتْنَةً فِي قَوْمٍ فَتَوَفَّنِي غَيْرَ مَفْتُونٍ
“Ya Allah, bila Engkau menghendaki suatu fitnah pada hamba-hamba-Mu, wafatkan aku kepada-Mu dalam keadaan tidak terkena fitnah.”
Baca juga: Beramai-Ramai Jualan Jalan Tol ke Investor lewat LPI, Ini Daftarnya
Permohonan ini mencakup keselamatan dari fitnah kesenangan dan kesulitan, karena kebanyakan dari manusia takut akan fitnah kesulitan dan tidak mawas diri dari fitnah kemudahan, padahal ia lebih berbahaya bagi hati manusia.
Sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf, berkata, “Kami diuji dengan kesulitan, dan kami mampu bersabar. Dan kami diuji dengan kesenangan dan kami tidak bisa bersabar.”
Sebagian orang saleh mengatakan, “Ujian kesulitan bisa dijalani oleh orang baik maupun orang fasik. Sedangkan ujian kesenangan tidak bisa dijalani kecuali orang yang jujur.”
Doa ini dimaksudkan meminta keselamatan kepada Allah subhanahu wata’ala dari fitnah sepanjang hidupnya. Jika Allah subhanahu wata’ala menetapkan suatu fitnah menimpa hamba-hamba-Nya, maka hamba tersebut diwafatkannya sebelum firnah itu datang.
Ini adalah doa yang sangat penting, karena jika manusia hidup selamat dari fitnah kemudian Allah subhanahu wata’ala mewafatkannya sebelum fitnah tersebut datang, maka itu merupakan keselamatan dari segala bentuk keburukan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepada para sahabatnya untuk meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wata’ala dari fitnah. Beliau bersabda,
تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
“Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah yang Nampak maupun fitnah yang tidak tampak.” (HR. Muslim)
5. Doa meminta kecintaan kepada Allah, orang beriman dan amal saleh
Rasulullah berdoa :
وَأَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ
“Ya Allah aku mengharap cinta–Mu, cintanya orang yang mencintai–Mu, cinta pada amalan yang mendekatkanku pada cinta–Mu.”
Baca juga: UNICEF: Virus Corona Menyebar Seperti 'Api' di India
Inilah doa Rasulullah di sepuluh hari terakhir yang beliau ajarkan kepada umatnya. Doa ini mencakup semua bentuk kebaikan, karena amalan-amalan pilihan dari seorang hamba lahir dari mahabbah (kecintaan) dan iradah (kemauan).
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :