Luar Biasa, Warga Citayam Ini Lolos Ujian Imam Masjid di Uni Emirat Arab
Senin, 10 Mei 2021 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
Hingga akhirnya, pada April 2021 Ujang mendapatkan pengumuman dirinya lolos menjadi imam masjid di UEA dengan 27 orang lainnya. Perasaan senang bercampur sedih pun bergejolak di hatinya. Karena, jika dirinya berangkat maka harus meninggalkan sementara keluarga sekitar 3-6 bulan lamanya.
"Pertama kali dapet info diterima, saya bingung karena tadinya gal kepikiran lolos. Pas pertama dapet itu saya lagi duduk sama istri, saya tanyakan pertama kali istri karena saya mikirinya setahu saya ada saudara juga angkatan pertama nanya-nanya ke beliau 3-6 bulan pertama kita belum bisa bawa keluarga. Makanya saya tanya istri siap gk saya tinggal minimal 3-6 bulan. Kalau siap saya proses nih. Ternyata siap, mungkin ini yang terbaik," ucap Ujang.
Dari pengalaman mengikuti seleksi dan momen penting dalam hidupnya, pria asal Cianjur itu mengku semua tidak terlepas dari doa sang ibu dan istri tercintanya. Ia mengingatkan kepada semua orang tidak lupa meminta doa kepada dua wanita tersebut jika ingin meraih sesuatu yang penting dalam hidup.
"Ada sesuatu yang sangat berpengaruh setiap keberhasilan yang saya rasakan yaitu doanya dua bidadari dunia saya. Setiap mau lomba, pasti saya sebelumnya minta doa ibu dan istri. Yang saya rasakan Allah selalu mudahkan. Ini mennjadi pelajaran siapapun. Pokoknya kita akan melakukan sesuatu yang hal ini penting gitu, yang memang harus kita raih biasakan telpon orangtua," tuturnya.Baca juga: Bolehkah Mengirim Gambar Makanan dan Minuman pada Orang Berpuasa?
Meski sudah lolos seleksi, Ujang mengaku belum mengetahui pasti tanggal berapa diberangkatkan. Termasuk terkait penempatan masjid di UEA.
"Belum tahu, kemarin info awal dari Kemenag itu Juni. Kemudian terakhir dapat info lagi dari Emirate nya minta segera, supaya ba'da Idul Fitri bisa berangkat. Juga penempatan sampai saat ini belum dikabari lagi di mananya. Sejauh ini, kalau di kita ada tujuh provinsi lah. Makanya tadi 3 bulan pertama belum izinkan bawa keluarga karena selama itu kita masih jadi imam pengganti, masih muter-muter," kata Ujang.
"Pertama kali dapet info diterima, saya bingung karena tadinya gal kepikiran lolos. Pas pertama dapet itu saya lagi duduk sama istri, saya tanyakan pertama kali istri karena saya mikirinya setahu saya ada saudara juga angkatan pertama nanya-nanya ke beliau 3-6 bulan pertama kita belum bisa bawa keluarga. Makanya saya tanya istri siap gk saya tinggal minimal 3-6 bulan. Kalau siap saya proses nih. Ternyata siap, mungkin ini yang terbaik," ucap Ujang.
Dari pengalaman mengikuti seleksi dan momen penting dalam hidupnya, pria asal Cianjur itu mengku semua tidak terlepas dari doa sang ibu dan istri tercintanya. Ia mengingatkan kepada semua orang tidak lupa meminta doa kepada dua wanita tersebut jika ingin meraih sesuatu yang penting dalam hidup.
"Ada sesuatu yang sangat berpengaruh setiap keberhasilan yang saya rasakan yaitu doanya dua bidadari dunia saya. Setiap mau lomba, pasti saya sebelumnya minta doa ibu dan istri. Yang saya rasakan Allah selalu mudahkan. Ini mennjadi pelajaran siapapun. Pokoknya kita akan melakukan sesuatu yang hal ini penting gitu, yang memang harus kita raih biasakan telpon orangtua," tuturnya.Baca juga: Bolehkah Mengirim Gambar Makanan dan Minuman pada Orang Berpuasa?
Meski sudah lolos seleksi, Ujang mengaku belum mengetahui pasti tanggal berapa diberangkatkan. Termasuk terkait penempatan masjid di UEA.
"Belum tahu, kemarin info awal dari Kemenag itu Juni. Kemudian terakhir dapat info lagi dari Emirate nya minta segera, supaya ba'da Idul Fitri bisa berangkat. Juga penempatan sampai saat ini belum dikabari lagi di mananya. Sejauh ini, kalau di kita ada tujuh provinsi lah. Makanya tadi 3 bulan pertama belum izinkan bawa keluarga karena selama itu kita masih jadi imam pengganti, masih muter-muter," kata Ujang.
(dam)
Lihat Juga :