Malaikat Izrail Tertawa dan Menangis Saat Mencabut Nyawa Manusia, Berikut Kisahnya
Senin, 17 Mei 2021 - 14:42 WIB
loading...
Malaikat Izrail diberi kemampuan luar biasa oleh Allah hingga barat dan timur dapat dijangkaunya dengan mudah. Foto ilustrasi/Ist
A
A
A
Izrail adalah Malaikat pencabut nyawa dan salah satu Malaikat terkemuka setelah Jibril, Mikail dan Israfil. Nama Izrail tidak pernah disebut dalam Al-Qur'an. Ia selalu disebut dengan Malakal Mawt atau Malaikat Maut.
Malaikat Izrail diberi kemampuan luar biasa oleh Allah hingga barat dan timur dapat dijangkau dengan mudah olehnya. Dalam sebagian riwayat disebutkan ketika Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam naik ke langit ketiga saat Isra Mikraj, Nabi melihat ada makhluk yang kaki kanannya di Barat dan kaki kirinya ada di timur.
Beliau heran dan bertanya kepada Jibril. "Wahai Jibril siapa makhluk ini?" Lalu Malaikat Jibril berkata: "Itu Malaikat Izrail wahai Rasulullah."
Ketika Malaikat Izrail menjalankan tugasnya mencabut nyawa makhluk-makhluk dunia, ia akan turun ke dunia bersama-sama dengan dua kumpulan malaikat yaitu Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab. Pasukannya berjumlah sebanyak jumlah manusia dan makhluk di muka bumi.
Malaikat Maut meiliki wajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu di punggung dan satu lagi di telapak kakinya. Dia mengambil nyawa para Nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.
Imam Al-Qurthubi dalam Kitab Tadzkirah menceritakan kisah Malaikat Izrail ketika mencabut nyawa manusia. Allah Ta'ala bertanya kepada Malaikat Maut (padahal Allah Maha Tahu): "Apakah kamu pernah menangis ketika kamu mencabut nyawa anak cucu Adam?"
Maka Malaikat Maut menjawab: "Aku pernah tertawa, pernah juga menangis, dan pernah juga terkejut dan kaget."
"Apa yang membuatmu tertawa?"
Malaikat Maut menjawab: "Ketika aku bersiap-siap untuk mencabut nyawa seseorang, aku melihatnya berkata kepada pembuat sepatu, 'Buatlah sepatu sebaik mungkin supaya bisa dipakai selama setahun."
"Aku tertawa karena belum sempat orang tersebut memakai sepatu dia sudah kucabut nyawanya."
Allah kemudian bertanya: "Apa yang membuatmu menangis?"
Malaikat Izrail diberi kemampuan luar biasa oleh Allah hingga barat dan timur dapat dijangkau dengan mudah olehnya. Dalam sebagian riwayat disebutkan ketika Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam naik ke langit ketiga saat Isra Mikraj, Nabi melihat ada makhluk yang kaki kanannya di Barat dan kaki kirinya ada di timur.
Beliau heran dan bertanya kepada Jibril. "Wahai Jibril siapa makhluk ini?" Lalu Malaikat Jibril berkata: "Itu Malaikat Izrail wahai Rasulullah."
Ketika Malaikat Izrail menjalankan tugasnya mencabut nyawa makhluk-makhluk dunia, ia akan turun ke dunia bersama-sama dengan dua kumpulan malaikat yaitu Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab. Pasukannya berjumlah sebanyak jumlah manusia dan makhluk di muka bumi.
Malaikat Maut meiliki wajah empat, satu wajah di muka, satu wajah di kepala, satu di punggung dan satu lagi di telapak kakinya. Dia mengambil nyawa para Nabi dari wajah kepalanya, nyawa orang mukmin dengan wajah mukanya, nyawa orang kafir dengan wajah punggung dan nyawa seluruh jin dengan wajah tapak kakinya.
Imam Al-Qurthubi dalam Kitab Tadzkirah menceritakan kisah Malaikat Izrail ketika mencabut nyawa manusia. Allah Ta'ala bertanya kepada Malaikat Maut (padahal Allah Maha Tahu): "Apakah kamu pernah menangis ketika kamu mencabut nyawa anak cucu Adam?"
Maka Malaikat Maut menjawab: "Aku pernah tertawa, pernah juga menangis, dan pernah juga terkejut dan kaget."
"Apa yang membuatmu tertawa?"
Malaikat Maut menjawab: "Ketika aku bersiap-siap untuk mencabut nyawa seseorang, aku melihatnya berkata kepada pembuat sepatu, 'Buatlah sepatu sebaik mungkin supaya bisa dipakai selama setahun."
"Aku tertawa karena belum sempat orang tersebut memakai sepatu dia sudah kucabut nyawanya."
Allah kemudian bertanya: "Apa yang membuatmu menangis?"
Lihat Juga :