Agar Istiqamah Selepas Ramadhan, Bagaimana Caranya?

Senin, 24 Mei 2021 - 09:53 WIB
loading...
Agar Istiqamah Selepas...
Sebagai muslim harus tetap memperbanyak zikir, karena dengan berzikir berarti kita mengingat Allah Ta’ala. Hal ini juga sebagai upaya agar kita tetap istiqamah dalam ketaatan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Bulan Ramadhan sudah meninggalkan kita, namun akankah kualitas 'ketaatan' selama bulan suci itu juga akan berlalu? Semoga saja tidak, tetap dipertahankan malah harus semakin ditingkatkan. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana kita dapat istiqamah dalam ketaatan ini selepas Ramadhan?

Baca juga: Berwisata dan Ketakwaan

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, KH Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym dalam tausiyahnya baru-baru ini menjelaskan, ada dua versi pemaknaan bulan Ramadhan. Ada orang yang menganggap bahwa Ramdhan adalah penjara, maka datangnya bulan Syawal ini adalah kemerdekaan , merasa diri telah lolos dari pengekangan, karena di bulan Ramadhan banyak pelarangan-pelarangan untuk melakukan hal-hal tertentu yang dapat membatalkan puasa atau ibadah Ramadhan.

Tetapi ada juga orang yang menganggap bulan Ramadhan adalah training centre (pusat latihan), maka dengan datangnya bulan Syawal adalah saatnya untuk mengetahui dan membuktikan apakah ia telah sukses latihan dan menempa diri selama bulan Ramadhan untuk bisa diterapkan di bulan Syawal dan bulan seterusnya.

Baca juga: Mengingat Maut dan Alam Kubur

Menurut Aa Gym, dalam hidup ini ada yang namanya karomah (kemuliaan), dan kemuliaan itu Allah berikan kepada orang-orang yang mampu istiqomah atau konsisten dalam beramal baik. Jadi jika kita ingin mendapatkan kemuliaan maka intinya kita harus bisa istiqomah dalam beramal baik. Orang yang istiqomah diibaratkan seperti air yang menetes secara konsisten keatas batu, meskipun air itu hanya menetes perlahan tetapi karena menetes secara terus menerus beraturan, batu yang keras sekalipun bisa berlubang karenanya. Begitu pun halnya dengan manusia.

Mengapa seseorang sulit untuk mencapai sesuatu, karena ia tidak konsisten melakukan sesuatu yang ingin diraih tersebut. Mengapa seseorang sulit untuk bisa terus beramal baiki, karena ia belum bersungguh-sungguh untuk melakukan dan menggapai kebaikan dari amalan tersebut. Karena sesungguhnya keistiqomahan itu adalah karunia dari Allah dan hanya hanya bisa didapat oleh mereka yang mampu bersungguh-sungguh dalam beramal.

Baca juga: Larangan Beribadah Secara Berlebihan

Allah Ta'ala berfirman :

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ

“Dan orang-orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut: 69)

Dari firman tersebut, Allah akan memberikan kemudahan kepada seseorang untuk senantiasa berbuat kebaikan asalkan ia mampu bersungguh-sungguh dalam mengamalkannya. Baik itu kesungguhan dalam melakukannya maupun kesungguhan niat hanya untuk mendapatkan ridha Allah Ta’ala.

Baca juga: Belajar dari 1 Tahun Lebih Pandemi, Doni Monardo: Optimalkan Pencegahan

Perbanyak Zikir

Maka jika kita ingin bisa tetap istiqomah dalam beramal dan beribadah setelah melewati bulan Ramadhan, Aa Gym menyarankan, sebagai muslim harus tetap memperbanyak zikir, karena dengan berzikir berarti kita mengingat Allah Ta’ala.

Dan Allah akan mengingat kembali hambanya yang senantiasa mengingat-Nya, meskipun kita tidak ingat Allah, Allah akan tetap mengingat kita. Tetapi Allah akan memberikan keistimewaan bagi ia yang senantiasa menyempatkan diri untuk berzikir dimanapun dan kapanpun. Dengan memperbanyak zikir kepada Allah, insyaAllah kita akan dipermudah untuk senantiasa istiqomah beribadah kepada Allah.

Baca juga: KAI Tambah Lokasi Tes GeNose di 8 Stasiun, Tarif Tetap Rp30.000

Allah Ta'ala berfirman:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ

“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 152).

Bentuk zikir yang bisa dilakukan pun bermacam-macam. Selain dengan mengucapkan Laa ilaaha ilallah atau banyak berdoa kepada Allah. Shalat pun termasuk kedalam zikir, bahkan shalat adalah zikir terbaik dalam upaya mengingat Allah. Maka persoalannya saat ini adalah shalat kita sudah baik atau belum. Karena zikir yang baik adalah ketika kita shalat dengan baik atau khusyu’.

Baca juga: Mulai Hari Ini MRT Jakarta Hanya Beroperasi Sampai Jam 21.30 WIB

Aa Gym juga mengingatkan, kita untuk memperbaiki kualitas shalat. Jika kita merasa shalat kita belum baik, dimulai dari wudhu dengan cara yang baik, kemudian niat shalat, dan saat proses shalat, bahkan sampai pakaian atau hal yang kita gunakan dalam shalat. Bagi sebagian orang memang sulit untuk tidak mengingat hal lain ketika shalat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana upaya kita untuk mengembalikan lagi fokus kita kepada Allah saat sedang shalat.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Anjuran Menghidupkan...
Anjuran Menghidupkan Amalan Zikir di Awal Bulan Zulhijjah
7 Macam Zikir yang Dilantunkan...
7 Macam Zikir yang Dilantunkan dalam Rangkaian Ibadah Haji
Zikir atau Berzikir...
Zikir atau Berzikir : Inti dan Tujuan Utama Ibadah Haji
Zikir, Amalan Ringan...
Zikir, Amalan Ringan yang Pahalanya Berat di Timbangan Amal
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Perintah Berzikir, Simak Ya!
Rekomendasi
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Selain 1.972 Sungai...
Selain 1.972 Sungai Mengering, Ini Fakta Paling Nyata Bahwa Bumi Bocor
Ibn al-Haitham: Ilmuwan...
Ibn al-Haitham: Ilmuwan Gila Penemu Kamera, Jungkir Balikkan Teori Pemikir Yunani
Artikel Terkini
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved