Agar Terhindar dari Penyakit ‘Ain Menurut Al-Qur'an dan Hadist

Rabu, 26 Mei 2021 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Pandangan berkekuatan ‘ain tidak secara pasti wujud pada setiap orang yang memandang orang lain dengan rasa kagum atau rasa dengki, sebab ‘ain sejatinya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu dengan adanya kriteria-kriteria tertentu. Hal ini misalnya dapat kita lihat dari berbagai kisah-kisah yang terjadi berkaitan dengan penyakit ‘ain. Misalnya seperti yang diceritakan oleh Imam Asmu’i dalam kitab Tafsir al-Qurtubi berikut:

“Imam Asmu’i berkata, ‘Aku pernah melihat orang yang memiliki kemampuan ‘ain mendengar bahwa ada seekor sapi yang diperah susunya. Lantas ia kagum pada air susu yang keluar dari sapi tersebut.

Lalu ia berkata, ‘Adakah sapi-sapi lain yang seperti ini?’ Orang di sekitarnya menjawab, ‘Si fulan menyembunyikan sapi lain (yang air susunya seperti sapi awal) yang disembunyikan dari sapi awal’.

Tak lama kemudian dua sapi yang dimaksud tersebut mati, baik yang disembunyikan ataupun yang tidak disembunyikan”

“Imam Asmu’i berkata, ‘Aku mendengar orang tersebut berkata, ‘Saat aku melihat sesuatu yang mengagumkanku maka aku merasakan rasa panas yang keluar dari mataku’,” (Syamsuddin al-Qurthubi, al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an, juz 9, h. 227).

Dari kisah tersebut dapat dipahami bahwa salah satu karakteristik orang yang memiliki pandangan berkekuatan ‘ain di antaranya adalah merasakan rasa panas tatkala melihat hal-hal yang mengagumkan dalam pandangan matanya.

Bukti lain atas tidak berlakunya pandangan ‘ain pada setiap orang salah satunya ditentukan dari berbagai rumusan ulama yang menyatakan agar orang yang memiliki kekuatan pandangan ‘ain agar menjauh dari masyarakat, bahkan ada yang berpandangan agar ia diasingkan atau minimal selalu diam di rumahnya, agar pandangannya tidak berbahaya bagi orang lain.

Jika setiap orang yang merasa kagum atau merasakan kedengkian saat memandang pasti memiliki kekuatan ‘ain tentu berbagai rumusan di atas dianggap kurang relevan, sebab akan banyak orang yang diasingkan atau dikurung hanya karena merasa kagum atau dengki pada suatu hal.

Selain itu kekuatan ‘ain ini rupanya juga dapat dimiliki oleh seseorang dengan melakukan ritual-ritual tertentu. Misalnya seperti kisah yang dijelaskan oleh Imam al-Kalbi berikut:

Dahulu ada lelaki dari bangsa Arab yang berdiam diri, tidak makan apa pun selama dua atau tiga hari, lalu ia berpindah menuju samping tenda (tempat pertapaannya). Kemudian ia berjalan melewati seekor unta dan seekor kambing (yang mengangkut orang).

Melihat dua hewan ini ia berkata, ‘Aku tidak pernah melihat unta dan kambing sebagus unta dan kambing ini’.

Kemudian dua hewan itu tidak berjalan banyak langkah kecuali sekelompok orang jatuh dari unta dan kambing itu dalam keadaan mati.”

Lalu orang-orang kafir memohon pada lelaki tersebut agar menimpakan kekuatan ‘ainnya pada Nabi Muhammad SAW, lelaki itu pun menyanggupi permintaan orang-orang kafir. Saat lelaki itu bertemu Nabi Muhammad sedang melewati jalan, Nabi menembangkan sebuah syair:

“Sungguh kaummu menganggapmu sebagai tuan sedangkan aku menyangka engkau adalah tuan bagi orang yang diberi kekuatan ‘ain”.

Allah menjaga Nabi Muhammad dari kekuatan negatif ‘ain yang dimiliki lelaki itu. Lalu turunlah ayat ‘Wa in yakâdul ladzîna kafarû layuzliqûnaka’ (ayat tentang ‘ain [QS al-Qalam: 51] seperti telah dijelaskan di atas).

Dengan demikian, Ustaz M Ali Zainal Abidin menyimpulkan bahwa ‘ain adalah kekuatan negatif yang berasal dari pandangan seseorang yang disertai rasa kagum atau rasa dengki pada orang lain yang dapat membahayakan orang lain tersebut.

Menurut anggota Komisi Fatwa MUI Jawa Timur ini, kekuatan supranatural berupa ‘ain ini hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, adakalanya karena memang bawaan dari lahir atau diupayakan dengan melakukan berbagai macam ritual-ritual tertentu. Wallahu a’lam.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Inilah Dalil Naqli Ibadah...
Inilah Dalil Naqli Ibadah Haji dalam Beberapa Surat Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Dalil Perintah Kurban...
Dalil Perintah Kurban dan Aqiqah dalam Al Quran serta Hadis
Kumpulan Hadis Nabi...
Kumpulan Hadis Nabi SAW Tentang Huruhara Akhir Zaman
Huru-hara di Ambang...
Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?
Rekomendasi
India dan Pakistan Dilanda...
India dan Pakistan Dilanda Gelombang Cuaca Panas Terburuk hingga 51 Derajat Celcius
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Cari Tahu Pemicu Musnahnya...
Cari Tahu Pemicu Musnahnya Dinosaurus, Tanda-tanda Kiamat Ditemukan di Dasar Laut
Artikel Terkini
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Infografis
Muslim Harus Tahu, 7...
Muslim Harus Tahu, 7 Keutamaan Zakat dalam Al-Quran dan Hadis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved