Kita Lahir Telanjang, Pakaian Apa yang Paling Utama?
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:12 WIB
loading...
Ilustrasi/Ist
A
A
A
Allah adalah Maha Pemilik. Mulk dari kata malaka yamliku yang berarti memiliki. Pemilik berarti sekaligus yang menguasai dan memahami seluk beluk yang dimikilinya itu. Sehingga pemilik memiliki kewenangan yang mutlak terhadap yang dimilikinya. Maka semua yang ada di dunia ini adalah milik Allah. Lantas manusia memiliki apa? Tentu tidak ada milik kita sedikitpun di dunia ini, karena semuanya milik Allah tanpa kecuali.
لِّلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.” (al-Baqarah 184)
Baca juga: Dahsyatnya Fadhillah Surah Al-Mulk, Dibaca Sebelum Tidur
Kullu siwallahi huwal makhluq, semua selain Allah adalah makhluk. Maka semua makhluk-Nya adalah dalam kekuasaan-Nya. Sehingga dunia ini adalah kerajaan milik Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Lahir Telanjang
Setiap kita terlahir dalam keadaan telanjang tanpa mengenakan pakaian sehelai pun. Allah Subhanahu wa Taala memberikan rezeki kepada kita melalui anugerah dari orangtua kita sehingga mampu membelikan pakaian bayi untuk kita. Atau sanak keluarga yang digerakkan hatinya oleh Allah untuk memberikan pakaian bayi tersebut. Begitulah keadaan kita di awal kehidupan di dunia.
عن أبي ذر الغفاري رضي الله عنه ، عن النبي صلى الله عليه وسلم فيما يرويه عن ربِه عز وجل أنه قال ….: يَا عِبَادِى كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ فَاسْتَكْسُونِى أَكْسُكُمْ؛ يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ مِنْكُمْ لَمْ يَزِدْ ذَلِكَ فِى مُلْكِى شَيْئًا؛ يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ مِنْكُمْ لَمْ يَنْقُصْ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا؛…..الحديث (رواه مسلم)
“Dari sahabat Abu Dzar Al Ghiffari dari Nabi saat meriwayatkan dari Tuhannya Azza Wa Jalla bahwa Allah berfirman:… ‘Wahai hamba-Ku semua kalian adalah telanjang kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya Aku akan memberi pakaian pada kalian.
Wahai hamba-Ku sekiranya orang yang pertama dan terakhir dari kalian baik manusia maupun jin, mereka semua di atas ketakwaan hati. semua itu tidak akan menambah kerajaan-Ku sedikit pun. Dan sebaliknya jika semua kalian baik manusia maupun jin selalu melakukan kedurhakaan maka tidak akan mengurangi sedikitpu kerajaan-Ku ….’” (HR. Muslim).
Baca juga: Agar Terhindar dari Penyakit ‘Ain Menurut Al-Qur'an dan Hadist
Allah Subhanahu wa Taala pemilik karunia semuanya, berkenan memberikan karunia kepada mereka yang memohon karunia-Nya, termasuk pakaian ini.
لِّلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ
“Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.” (al-Baqarah 184)
Baca juga: Dahsyatnya Fadhillah Surah Al-Mulk, Dibaca Sebelum Tidur
Kullu siwallahi huwal makhluq, semua selain Allah adalah makhluk. Maka semua makhluk-Nya adalah dalam kekuasaan-Nya. Sehingga dunia ini adalah kerajaan milik Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Lahir Telanjang
Setiap kita terlahir dalam keadaan telanjang tanpa mengenakan pakaian sehelai pun. Allah Subhanahu wa Taala memberikan rezeki kepada kita melalui anugerah dari orangtua kita sehingga mampu membelikan pakaian bayi untuk kita. Atau sanak keluarga yang digerakkan hatinya oleh Allah untuk memberikan pakaian bayi tersebut. Begitulah keadaan kita di awal kehidupan di dunia.
عن أبي ذر الغفاري رضي الله عنه ، عن النبي صلى الله عليه وسلم فيما يرويه عن ربِه عز وجل أنه قال ….: يَا عِبَادِى كُلُّكُمْ عَارٍ إِلاَّ مَنْ كَسَوْتُهُ فَاسْتَكْسُونِى أَكْسُكُمْ؛ يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ مِنْكُمْ لَمْ يَزِدْ ذَلِكَ فِى مُلْكِى شَيْئًا؛ يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ مِنْكُمْ لَمْ يَنْقُصْ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا؛…..الحديث (رواه مسلم)
“Dari sahabat Abu Dzar Al Ghiffari dari Nabi saat meriwayatkan dari Tuhannya Azza Wa Jalla bahwa Allah berfirman:… ‘Wahai hamba-Ku semua kalian adalah telanjang kecuali orang yang Aku beri pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya Aku akan memberi pakaian pada kalian.
Wahai hamba-Ku sekiranya orang yang pertama dan terakhir dari kalian baik manusia maupun jin, mereka semua di atas ketakwaan hati. semua itu tidak akan menambah kerajaan-Ku sedikit pun. Dan sebaliknya jika semua kalian baik manusia maupun jin selalu melakukan kedurhakaan maka tidak akan mengurangi sedikitpu kerajaan-Ku ….’” (HR. Muslim).
Baca juga: Agar Terhindar dari Penyakit ‘Ain Menurut Al-Qur'an dan Hadist
Allah Subhanahu wa Taala pemilik karunia semuanya, berkenan memberikan karunia kepada mereka yang memohon karunia-Nya, termasuk pakaian ini.
Lihat Juga :