Mutiara Wasiat Abu Ubaidah Jelang Kematiannya karena Wabah Tha'un

Sabtu, 12 Juni 2021 - 20:23 WIB
loading...
A A A
Sesungguhnya di antara taufiq Allah Ta’ala terhadap hamba-Nya bahwa ia segera melakukan amal saleh ketika terjatuh dalam kesalahan. Dan sesungguhnya di antara rahmat Allah Ta’ala bahwa Dia mensyari’atkan terhadap hamba hamba-Nya beberapa amal yang menjadi penebus dosa.

Dalam shahih Muslim, dari hadis Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

[أخرجه مسلم] (( اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكِفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ ))

“Salat lima waktu, salat Jum’at hingga shalat Jum’at berikutnya, puasa Ramadhan hingga puasa Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa di antara keduanya, apabila dijauhi dosa–dosa besar.” (HR Muslim 223)

Dan dalam pujian terhadap para penghuni surga, Allah Ta’ala berfirman:

وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ [الرعد: 22] …

serta mereka menolak kejahatan dengan kebaikan; …[ar-Ra’ad/13:22]

Ibnu Abbas Ra berkata –dalam menjelaskan maknanya-: ‘Mereka menolak amal yang buruk dengan melakukan amal saleh.

Imam al-Baghawi memberi komentar terhadap ungkapan Ibnu Abbas Ra ini, ia berkata : ‘Ia adalah makna firman Allah Ta’ala:

وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ [الرعد: 22] …

serta mereka menolak kejahatan dengan kebaikan; …[ar-Ra’ad/13:22]

Al-Hasan Bashri rahimahullah berkata: ‘Mintalah pertolongan terhadap keburukan di masa lalu dengan melakukan kebaikan terbaru, sesungguhnya engkau tidak akan mendapatkan sesuatu yang lebih menghilangkan keburukan di masa lalu selain dari kebaikan yang terbaru, dan aku mendapatkan pembenaran hal itu dalam al-Qur`an:

وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ [الرعد: 22] …

serta mereka menolak kejahatan dengan kebaikan; ...[ar-Ra’ad/13:22]

Barangkali cerita taubatnya sang pembunuh 99 nyawa merupakan contoh nyata untuk hal ini. Sesungguhnya tatkala ia membunuh dan bertaubat, ia bersegera meninggalkan tempat yang buruk dan kampung kejahatan, maka malaikat rahmat mengambilnya, karena ia datang bertaubat dengan tulus ikhlas kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. (HR. Al-Bukhari 3283 dan Muslim 2766).

Maka kepada setiap orang yang melakukan kesalahan terhadap dirinya dan syetan memutuskan harapannya dari rahmat Rabb-nya, janganlah ia berputus asa. Laki-laki ini membunuh 99 orang, maka ketika taubatnya benar, Rabb-nya memberi rahmat kepadanya, kendati ia belum melakukan kebaikan lewat anggota tubuhnya selain berhijrah dari negeri keburukan menuju negeri kebaikan.

Di antara mutiara nasehat Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa tatkala ia menjadi amir di negeri Syam, ia menyampaikan khutbah kepada manusia, ia berkata:

“Wahai sekalian manusia, sesungguhnya aku salah seorang dari suku Quraisy, demi Allah, sesungguhnya aku tidak mengetahui seseorang yang berkulit merah atau hitam yang melebihi diriku dalam ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kecuali aku ingin menjadi kulitnya.”

Allahu Akbar! Alangkah indahnya ungkapan ini yang berasal dari seorang amir, dari keturunan Quraisy.

Sesungguhnya itu adalah pemahaman terhadap hakikat timbangan syari’ah, adapun perbedaan lainnya yang di luar kekuasaan manusia, maka sesungguhnya ia tidak ada nilainya di sisi Allah Ta’ala.

Apakah ada yang bisa menolong Abu Lahab ketika ia kufur, padahal ia adalah paman Nabi Muhammad SAW? Apakah ada yang mengurangi kemuliaan Bilal al-Habasyi, Shuhaib ar-Rumy, Salman al-Farisi ketika mereka beriman kepada Allah Ta’ala dan mempercayai Rasul-Nya?

Sesungguhnya ia adalah risalah yang disampaikan Abu Ubaidah Radhiyallahu ‘anhu dari mimbarnya –sementara ia seorang amir (gubernur)- untuk memberi penekanan terhadap masyarakat umum yang sebagian mereka merasa tinggi karena mendapat kedudukan dalam pemerintahan.

Padahal keutamaan sebenarnya adalah dengan takwa, bukan dengan jabatan atau keturunan.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Sahabat Nabi dari...
Kisah Sahabat Nabi dari Iran : Salman Al Farisi Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Iktikaf Abu Sa’id Al-Khudri Bersama Rasulullah SAW
Kisah Teladan di Bulan...
Kisah Teladan di Bulan Ramadan: Abu Bakar Ash Shiddiq Setia Mendampingi Rasulullah di Perang Badar
Kisah Teladan Puasa...
Kisah Teladan Puasa Ramadan : Jasad Abu Talhah Tetap Utuh dan Tak Bau karena Kebiasaan Berpuasa
Rekomendasi
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
Seperti Amuba! Inilah...
Seperti Amuba! Inilah Jenis Virus Purba yang Dihidupkan Kembali
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi...
Ilmuwan Ungkap Bab Tersembunyi dalam Evolusi Manusia
Artikel Terkini
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved