Amalan Puasa Sunnah di Bulan Mulia
Minggu, 13 Juni 2021 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kocak, Ini Gelar Haji Versi Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti
Khusus untuk berpuasa di hari Jumat, Sabtu dan Ahad dimakruhkan jika dilakukan 1 hari sendiri, melainkan harus 2 hari berturut-turut, baik itu dengan tambahan 1 hari sebelumnya atau 1 hari setelahnya. Misalnya, Kamis dan Jumat, atau Jumat dan Sabtu, atau Sabtu dan Ahad, dan Ahad dan Senin.(Lihat: Minhaj Ath-Thalibin dan Majmu’ Syarh Muhadzab karya Al-Imam An-Nawawi Rahimahullah)
Baca juga: Daftar Kilang Pertamina yang Pernah Dilalap Si Jago Merah
Untuk itu, menurut dai asal Jakarta ini, kita harus maksimalkanlah ibadah di bulan haram (mulia) tersebut. Dan bulan Dzulqa'dah adalah 1 dari 4 bulan haram (mulia). Yang mana amal ibadah yang dilakukan di bulan ini pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sebagaimana perbuatan buruk pun juga akan dilipatgandakan dosanya.
Maka puasa sunnah mutlak atau puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, Ayyamul biidh, puasa Nabi Daud -alaihissalam, begitu juga dengan amalan-amalan lainnya yang dilakukan di 4 bulan haram, pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Baca juga: Ujian SIMAK UI Digelar 19-20 Juni, Ini Informasi yang Harus Diketahui
Wallahu A'lam
Khusus untuk berpuasa di hari Jumat, Sabtu dan Ahad dimakruhkan jika dilakukan 1 hari sendiri, melainkan harus 2 hari berturut-turut, baik itu dengan tambahan 1 hari sebelumnya atau 1 hari setelahnya. Misalnya, Kamis dan Jumat, atau Jumat dan Sabtu, atau Sabtu dan Ahad, dan Ahad dan Senin.(Lihat: Minhaj Ath-Thalibin dan Majmu’ Syarh Muhadzab karya Al-Imam An-Nawawi Rahimahullah)
Baca juga: Daftar Kilang Pertamina yang Pernah Dilalap Si Jago Merah
Untuk itu, menurut dai asal Jakarta ini, kita harus maksimalkanlah ibadah di bulan haram (mulia) tersebut. Dan bulan Dzulqa'dah adalah 1 dari 4 bulan haram (mulia). Yang mana amal ibadah yang dilakukan di bulan ini pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sebagaimana perbuatan buruk pun juga akan dilipatgandakan dosanya.
Maka puasa sunnah mutlak atau puasa-puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, Ayyamul biidh, puasa Nabi Daud -alaihissalam, begitu juga dengan amalan-amalan lainnya yang dilakukan di 4 bulan haram, pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Baca juga: Ujian SIMAK UI Digelar 19-20 Juni, Ini Informasi yang Harus Diketahui
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :