Benefit Oriented Life

Senin, 21 Juni 2021 - 22:51 WIB
loading...
Benefit Oriented Life
Ustaz Shamsi Ali, Direktur/Imam Jamaica Muslim Center. Foto/Ist
A A A
Ustaz Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation,
Imam/Direktur Jamaica Muslim Center

Sekali lagi saya memakai bahasa Inggris untuk tulisan ini. Bukan karena tinggal di Kota New York. Tidak juga karena sok tinggal di luar negeri. Bukan juga untuk dikenal bisa bahasa bule. Apalagi untuk sekadar dikenal New Yorker man!

Saya memakai judul Inggris, seperti yang pernah saya sampaikan, untuk menarik perhatian. Biar judul ini punya "eye catchy". Punya daya tarik. Walau mungkin substansinya biasa-biasa saja. Sekaligus ingin mengingatkan betapa kita sering terperangkap oleh "cover" sebuah buku tanpa mendalami isinya.

Hanya saja judul yang saya pakai kali ini juga bisa disalahpahami secara konten. Kemungkinan saja ada yang salah memahaminya sebagai dorongan hidup untuk tujuan kepentingan (interest). Padahal yang saya maksud adalah "benefit" (kemanfaatan).

Asumsi saya di atas juga merujuk kepada realita betapa ada orang-orang tertentu sangat cekatan mencari salah orang. Yang benar saja dicarikan celah salahnya. Apalagi memang salah. Sehingga tugasnya memang hanya menyalahkan orang lain, bahkan mencari-cari kesalahan orang lain.

Dengan judul ini saya ingin sekaligus menyampaikan bahwa dalam menilai dunia, termasuk diri kita sendiri dan tetangga, kerap cara pandang seperti ini berlaku. Menilai diri atau orang lain pada tepian realita. Prestasi dan kehebatan dinilai pada penampakan sesaat. Tanpa usaha menyelami siapa diri kita atau tetangga di sekitar kita.

Islam sesungguhnya telah memberikan acuannya dalam menilai sesuatu atau seseorang. Apakah menilai diri sendiri atau orang lain.

Islam tidak menafikan adanya "fadhail" (kelebihan-kelebihan) tertentu pada masing-masing orang. Ada yang dilebihkan Pada asfek fisikal (ganteng atau cantik). Ada pula pada aspek harta (kaya). Juga pada aspek sosial (terkenal dan dihormati). Dan tentunya ragam lainnya dalam kehidupan dunia ini.

Pada aspek-aspek itu Allah menegaskan: "Dan Allah melebihkan sebagian di antara kalian di atas sebagian yang lain".

Ini menjadi sunnatullah yang dengannya terjadi "tansiiq" (interkoneksi) dalam kehidupan. Yang miskin perlu yang kaya. Dan yang kaya juga perlu yang miskin. Yang bodoh perlu yang pintar. Dan yang pintar juga perlu yang bodoh.

Bahkan sejatinya tak akan ada orang kaya kalau tidak ada orang miskin. Dan tak akan ada orang pintar tanpa orang bodoh. Kalau semua kaya atau pintar, bagaimana mengukur kekayaan dan kepintaran?

Tapi dari semua aspek-aspek yang dianggap kelebihan itu, Islam kemudian menempatkan sebuah nilai (value) yang menembus semua aspek-aspek keduniaan itu. Nilai itulah yang disebut dengan "taqwa".

"Inna akromakum 'indallahi atqaakum (sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertakwa". (Al-Hujurat: Ayat 13)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
10 Cara Memuliakan Orang...
10 Cara Memuliakan Orang Tua, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Jenis Perceraian yang...
Jenis Perceraian yang Diharamkan dalam Islam
11 Kaidah Islam yang...
11 Kaidah Islam yang Bisa Mempersempit Perceraian
Bagaimana Hukum Transfusi...
Bagaimana Hukum Transfusi Darah dari Non Muslim? Begini Penjelasannya
Bagaimana Hukum Menyantuni...
Bagaimana Hukum Menyantuni Anak Yatim Nonmuslim?
Hukum Mengadakan Arisan...
Hukum Mengadakan Arisan di Dalam Masjid, Apakah Diperbolehkan?
Rekomendasi
Teonimanu Daratan Misterius...
Teonimanu Daratan Misterius di Kepulauan Solomon yang Dipercaya Penyelamat Bumi
Eropa Dilanda Kemarau...
Eropa Dilanda Kemarau Terburuk dalam Sejarah
Bagian Mars yang Hilang...
Bagian Mars yang Hilang Ditemukan di Bumi, Arkeolog Ungkap Fakta Ini
Artikel Terkini
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
Infografis
Begini Ternyata Penjelasan...
Begini Ternyata Penjelasan Mengenai Fenomena Hujan Es
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved