Tinggalkan Dosa Zina, Akhirnya Jadi Ahli Surga
Kamis, 24 Juni 2021 - 17:03 WIB
loading...
allah SWT Maha Penerima Taubat, maka segera bertaubat dari perbuatan-perbuatan dosa yang sering kita lakukan. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Kisah ini memberikan hikmah bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala Maha Penerima Taubat. Siapa pun yang ingin bertaubat , termasuk dari perbuatan zina, maka Allah janjikan masuk surga.
Inilah, kisah seseorang yang masuk surga karena meninggalkan dosa zina , yang dinukil dari kitab 'Man Taraka Syai-an Lillahi ‘Awwadhahullah Khairan Minhu,' karya Ibrahim bin Abdullah Al-Hazimi. Berikut kisahnya;
Baca juga: Sihir, Senjata Orang Jahat untuk Merusak Hubungan Rumah Tangga
Abu Imran Al-Juny berkata : “Ada seorang pria dari Bani Israil yang tidak pernah mencegah diri dari perbuatan dosa. Saat itu ada sebuah keluarga dari Bani Israil yang sedang dalam keadaan butuh bantuan. Maka dikirimlah seorang wanita dari kalangan keluarga tersebut kepada si pria tadi untuk meminta sesuatu.
Tetapi si pria ini menjawab: “Tidak boleh, kecuali bila kau membolehkan aku menjamah dirimu.”
Si wanita itu pun menolak, lalu beranjak keluar.
Baca juga: Bolehkah Menyambung Bulu Mata? Bagaimana Hukumnya?
Maka bertambah parahlah keadaan keluarga tersebut. Akhirnya si wanita datang lagi kepadanya memohon bantuan lagi. Tetapi jawaban yang diterimanya tetap: “Tidak boleh, kecuali bila kau membolehkan aku menjamah dirimu.”
Si wanita ke luar kembali ke rumahnya.
Keadaan pun bertambah sengsara lagi. Keluarga tersebut akhirnya mengirim si wanita itu lagi. Si wanita itu berkata: “Ya, tidak apa-apa.”
Saat si pria itu berdua dengannya, tiba-tiba wanita itu gemetar seperti bergetarnya pelepah kurma.
Si pria bertanya: “Ada apa denganmu?”
Inilah, kisah seseorang yang masuk surga karena meninggalkan dosa zina , yang dinukil dari kitab 'Man Taraka Syai-an Lillahi ‘Awwadhahullah Khairan Minhu,' karya Ibrahim bin Abdullah Al-Hazimi. Berikut kisahnya;
Baca juga: Sihir, Senjata Orang Jahat untuk Merusak Hubungan Rumah Tangga
Abu Imran Al-Juny berkata : “Ada seorang pria dari Bani Israil yang tidak pernah mencegah diri dari perbuatan dosa. Saat itu ada sebuah keluarga dari Bani Israil yang sedang dalam keadaan butuh bantuan. Maka dikirimlah seorang wanita dari kalangan keluarga tersebut kepada si pria tadi untuk meminta sesuatu.
Tetapi si pria ini menjawab: “Tidak boleh, kecuali bila kau membolehkan aku menjamah dirimu.”
Si wanita itu pun menolak, lalu beranjak keluar.
Baca juga: Bolehkah Menyambung Bulu Mata? Bagaimana Hukumnya?
Maka bertambah parahlah keadaan keluarga tersebut. Akhirnya si wanita datang lagi kepadanya memohon bantuan lagi. Tetapi jawaban yang diterimanya tetap: “Tidak boleh, kecuali bila kau membolehkan aku menjamah dirimu.”
Si wanita ke luar kembali ke rumahnya.
Keadaan pun bertambah sengsara lagi. Keluarga tersebut akhirnya mengirim si wanita itu lagi. Si wanita itu berkata: “Ya, tidak apa-apa.”
Saat si pria itu berdua dengannya, tiba-tiba wanita itu gemetar seperti bergetarnya pelepah kurma.
Si pria bertanya: “Ada apa denganmu?”
Lihat Juga :