Seperti Ini Islam Mengatur Adab dalam Berteman
Selasa, 29 Juni 2021 - 07:09 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ustadz Abu Ihsan Al-Atsari, setidaknya ada empat kriteria yang harus kita perhatikan dalam memilih teman:
1. Orang Mukmin
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لَا تُصَاحِبْ إِلَّا مُؤْمِنًا ، وَلَا يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلَّا تَقِيٌّ
“Janganlah kamu berteman kecuali dengan orang Mukmin, dan janganlah makananmu dimakan kecuali oleh orang yang bertakwa.” (HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud).
2. Bukan Orang Jahil (Bodoh)
Teman yang bodoh hanya akan mengantarkan kita kepada kebinasaan. Dia tidak mau menggunakan akalnya, menolak kebenaran, dan emosinya mudah tersulut oleh masalah sepele.
Baca juga: Presiden Ceko Milos Zeman: Orang-orang Transgender Itu Menjijikkan
Teman yang demikian adalah teman yang paling buruk, karena dia selalu membebani kita, dan kita terpaksa sering meminta maaf dan selalu memujinya.
3. Berakhlak Mulia
Tidak ada untungnya berkawan dengan orang yang berperangai buruk, pemarah, pembohong, penakut, kikir, suka mengikuti hawa nafsu, dan enggan menghiasi diri dengan akhlak mulia.
4. Bukan Pelaku Bid’ah
Pelaku bid’ah suka mengumbar syubhat sehingga kita sering menerimanya tanpa sadar. Ingatlah, hati manusia sangat lemah, sedangkan syubhat dapat menyambar hatinya dengan cepat. Inilah yang sering terjadi dalam pergaulan. Karena itu, bergaul dengan pelaku bid’ah dapat menjerumuskan kita dalam kehancuran dan kehinaan.
Baca juga: Pandemi Mengganas, Kemenkes Sebut Sosialisasi Vaksinasi Penting
Selain itu, seorang mukmin dengan mukmin lainnya hendaknya saling memberi hadiah. Sebab, rasa kasih sayang dalam sebuah pertemanan akan semakin indah jika dibarengi dengan saling memberi hadiah. Tidak perlu memberikan hadiah yang mewah, namun hanya dengan hadiah yang kecil saja sudah sangat menyenangkan hati teman.
1. Orang Mukmin
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لَا تُصَاحِبْ إِلَّا مُؤْمِنًا ، وَلَا يَأْكُلْ طَعَامَكَ إِلَّا تَقِيٌّ
“Janganlah kamu berteman kecuali dengan orang Mukmin, dan janganlah makananmu dimakan kecuali oleh orang yang bertakwa.” (HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud).
2. Bukan Orang Jahil (Bodoh)
Teman yang bodoh hanya akan mengantarkan kita kepada kebinasaan. Dia tidak mau menggunakan akalnya, menolak kebenaran, dan emosinya mudah tersulut oleh masalah sepele.
Baca juga: Presiden Ceko Milos Zeman: Orang-orang Transgender Itu Menjijikkan
Teman yang demikian adalah teman yang paling buruk, karena dia selalu membebani kita, dan kita terpaksa sering meminta maaf dan selalu memujinya.
3. Berakhlak Mulia
Tidak ada untungnya berkawan dengan orang yang berperangai buruk, pemarah, pembohong, penakut, kikir, suka mengikuti hawa nafsu, dan enggan menghiasi diri dengan akhlak mulia.
4. Bukan Pelaku Bid’ah
Pelaku bid’ah suka mengumbar syubhat sehingga kita sering menerimanya tanpa sadar. Ingatlah, hati manusia sangat lemah, sedangkan syubhat dapat menyambar hatinya dengan cepat. Inilah yang sering terjadi dalam pergaulan. Karena itu, bergaul dengan pelaku bid’ah dapat menjerumuskan kita dalam kehancuran dan kehinaan.
Baca juga: Pandemi Mengganas, Kemenkes Sebut Sosialisasi Vaksinasi Penting
Selain itu, seorang mukmin dengan mukmin lainnya hendaknya saling memberi hadiah. Sebab, rasa kasih sayang dalam sebuah pertemanan akan semakin indah jika dibarengi dengan saling memberi hadiah. Tidak perlu memberikan hadiah yang mewah, namun hanya dengan hadiah yang kecil saja sudah sangat menyenangkan hati teman.
Lihat Juga :