Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?

loading...
Idul Adha dan Ibadah Haji, Apakah Ada Hubungannya?
Hari Idul Adha jatuh pada 10 Dzulhijjah. DI hari itu umat Islam disunnahkan sholat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban. Foto/Ist
Seorang jamaah bertanya kepada Ustaz Ahmad Sarwat, Pengasuh Rumah Fiqih Indonesia, apakah ada hubungan Hari Raya Idul Adha dengan Ibadah Haji karena kebanyakan masyarakat menganggap Hari Raya Idul Adha adalah Hari Raya Haji. Pertanyaan kedua, mana yang mesti didahulukan untuk berhaji, apakah orang tua atau diri sendiri?

Berikut penjelasan Ustaz Ahmad Sarwat seperti dilansir dari laman rumahfiqih:

Sulit untuk memisahkan antara ibadah haji dengan Hari Raya Idul Adha. Meskipun seorang yang merayakan Idul Adha tidak harus berangkat haji ke Baitullahil Haram. Namun, hubungan antara keduanya sangat erat.

Dari segi waktu pelaksanaan, keduanya dilakukan di bulan Dzulhijjah. Hari Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Pada hari itu umat Islam disunnahkan melakukan sholat 'Idul Adha dan menyembelih hewan qurban. Dan pada hari yang sama, jutaan jamaah haji bergerak dari Muzdalifah menuju Mina untuk melontar jumrah sebagai bagian utuh dari ritual ibadah haji.

Tepat sehari sebelumnya yakni tanggal 9 Dzulhijjah, ketika para jamaah haji berwuquf di 'Arafah, umat Islam seluruh dunia disunnahkan untuk melakukan puasa sunnah. Nama puasanya disebut dengan puasa 'Arafah. Dan puasa 'Arafah adalah ibadah yang disunnahkan terkait dengan hari Raya 'Idul Adha.

Namun, dari segi tempat pelaksanaan, kedua ibadah itu memang bisa dilakukan terpisah. Jamaah haji melakukan semua ritual ibadahnya di Mekkah, Mina, Arafah dan Muzdalifah. Sedangkan yang umat Islam lainnya bisa merayakan hari raya Adha itu di mana saja mereka berada.

Ketika umat Islam disunnahkan berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah, para jamaah haji tidak disunnahkan untuk melakukan puasa. Sebab, saat itu mereka sedang melakukan wuquf di 'Arafah yang tentunya membutuhkan tenaga ekstra. Sebab, mereka tinggal hanya di tenda-tenda sementara.

Demikian juga ketika umat Islam disunnahkan untuk sholat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah, jamaah haji pun tidak diharuskan untuk melakukannya. Sebab saat itu mereka sedang sibuk bergerak dari Muzdalifah menuju ke Mina untuk melontar jumrah.

Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari 'Arafat, berzikirlah kepada Allah di Masy'arilharam . Dan berdzikirlah Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. (QS Al-Baqarah: 198)

Haji untuk Orang Tua atau untuk Diri Sendiri?
Seandainya Anda memiliki uang yang cukup untuk berhaji, namun hanya untuk satu orang, sedangkan orang tua Anda belum pernah berhaji. Maka yang mesti didahulukan adalah diri anda terlebih dahulu. Mengapa bukan orang tua anda?
halaman ke-1
cover top ayah
وَاِذَاۤ اَنۡعَمۡنَا عَلَى الۡاِنۡسَانِ اَعۡرَضَ وَنَاٰ بِجَانِبِهٖ‌ۚ وَاِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ فَذُوۡ دُعَآءٍ عَرِيۡضٍ
Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong, tetapi apabila ditimpa malapetaka, ia banyak berdoa.

(QS. Fussilat:51)
cover bottom ayah
preload video