Puasa Daud, Mendatangkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka

loading...
Puasa Daud, Mendatangkan Rezeki yang Tidak Disangka-sangka
Puasa daud bisa membuat suasana rumah tangganya senantiasa harmonis, mendatangkan rezeki yang tidak disangka-sangka. Foto/Ilustrasi/Ist.
Puasa Daud merupakan puasa khusus amalannya Nabi Daud AS . Puasa Daud dapat diartikan sebagai puasa sunnah yang dikerjakan dengan cara sehari puasa, kemudian sehari berbuka. Puasa ini merupakan puasa sunnah yang paling utama.

Berdasarkan hukumnya, puasa daud adalah puasa sunah, yang artinya dianjurkan untuk dilaksanakan, dan orang yang mengerjakan akan memperoleh pahala. Namun, jika tidak melaksanakannya, seseorang tidak akan mendapatkan dosa.

Baca juga: Puasa Daud dan Keutamaannya Bagi Perempuan

Puasa daud tidak jauh beda dengan puasa sunah lainnya dalam hal pelaksanaan. Puasa ini diawali dengan niat. Perbedaan dengan puasa wajib adalah, niat puasa sunah seperti puasa daud, boleh dilakukan setelah terbitnya fajar asalkan belum melaksanakan hal-hal yang bisa membatalkan puasa, seperti makan dan minum.

Bacaan niat puasa Daud adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma daawuda sunnatal lillahi ta'ala. Artinya, "Saya niat puasa Daud, sunah karena Allah Ta'ala."

Buku Hebatnya Puasa Daud, karya KH Hendra Zainuddin, menerangkan puasa daud tergolong berat karena dikerjakan secara berkelanjutan terus-menerus dan hanya dibatasi jeda sehari yang menurut peraturan sunnahnya untuk tidak puasa. Jadi sehari berpuasa dan hari berikutnya tidak begitu seterusnya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda, "Maka berpuasalah engkau sehari dan berbuka sehari, inilah yang dinamakan Puasa Daud AS. Dan ini adalah puasa yang paling afdhal. Lalu aku (Abdullah bin Amru ra berkata) "Sesungguhnya aku mampu untuk puasa lebih dari itu maka Nabi. "Berkata tidak ada puasa yang lebih afdhal dari itu." (HR Bukhari)

Baca juga: Ternyata, Puasa Daud Bermanfaat bagi Kesehatan Perempuan

10 Keutamaan
Mengapa puasa Daud dikatakan Nabi Muhammad lebih utama dibandingkan dengan puasa sunnah lainnya? Kiai Hendra memaparkan sepuluh keutamaan puasa Daud, yaitu sebagai berikut:

Pertama, puasa Daud terpelihara dari maksiat. Orang yang melaksakan Puasa Daud, selalu dijaga dari berbuat maksiat. Apabila dia akan melakukan suatu pekerjaan yang ada unsur maksiatnya, niscaya akan selalu ada kekuatan gaib semacam bisikan yang secara tiba-tiba menyeruak dalam hatinya.

Jasmani dan rohaninya seperti ada yang menjaga pagar yang membuat langkah dan sepak terjangnya selalu dalam bingkaian aturan dan ridha Allah SWT. Apabila dia berniat hendak melakukan kejahatan yakni menganiaya orang lain, maka Allah memberinya rasa iba atau kasihan sehingga ia mengurungkan niat buruknya tersebut.

Kedua, Puasa Daud ini tumbuhnya akhlakul karimah. Salah satu rahasia Puasa Daud yaitu dikaruniai budi, pekerti yang luhur. Manakala bertutur kata senantiasa santun, sabar, rendah hati, suka mengalah, tidak egois, senang berteman, sehingga orang lain melihatnya menarik dan penuh kesan.

Ketiga, menerima pemberian Allah dengan lapang hati. Orang yang mengerjakan Puasa Daud niscaya Allah mengaruniakan kepada orang tersebut rasa menerima terhadap apa saja pemberian Allah, baik maupu buruknya.

Keempat, selalu berpikir positif, kreatif dan inovatif. "Orang yang mengerjakan Puasa Daud niscaya akan dikaruniai pikiran yang senantiasa positif, kreatif dan inovatif," katanya.

Baca juga: Jadwal Puasa Sunnah Agustus 2021 Bertepatan dengan Puasa Asyura

Kelima, puasa Daud menumbuhkan sifat hilm (emosi dapat ditahan dengan baik). Rasa hilm menahan emosi akan dikaruniai Allah kepada orang yang istiqamah menjalankan puasa Daud.

Sebab pada dasarnya orang yang hendak melakukan Puasa Daud harus siap untuk bersifat sabar. Adapun cara mencegah marah itu dengan berwudu, mengubah posisi dan mencari kesibukan.

Keenam, puasa Daud menentramkan jiwa. Orang yang menjalankan puasa Daud jiwanya akan merasa tenteram. Sebab dia merasa dekat dengan Allah dan Allah adalah Dzat yang dapat menolong setiap hamba-Nya yang membutuhkan pertolongan.
halaman ke-1
cover top ayah
اِنَّ الۡمُنٰفِقِيۡنَ فِى الدَّرۡكِ الۡاَسۡفَلِ مِنَ النَّارِ‌ ۚ وَلَنۡ تَجِدَ لَهُمۡ نَصِيۡرًا
Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka.

(QS. An-Nisa:145)
cover bottom ayah
preload video