Abu Nawas Menipu Malaikat untuk Menghindari Pertanyaan Kubur
Minggu, 12 September 2021 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Sesaat setelah Abu Nawas dikuburkan, datanglah dua malaikat, Munkar sebagai malaikat penanya di alam kubur dan malaikat Nakir yang bertugas sebagai pemberi siksa kubur. Kedua malaikat itu siap memberikan pertanyaan kepada Abu Nawas.
Hanya saja, sebelum malaikat Munkar menjalankan tugasnya, ia terheran-heran melihat kain kafan Abu Nawas. "Eh, ini penghuni lama," celetuk Malaikat Munkar. "Lihat, kafannya sudah lusuh," lanjutnya.
"Tapi ini tanah galian baru," bantah Malaikat Nakir meragukan.
Baca juga: Menanak Nasi di Atas Pohon, Cara Abu Nawas Memperjuangkan Keadilan bagi Si Miskin
Kedua malaikat ini pun ragu. Keduanya saling adu pendapat. Satu malaikat yakin kalau ini adalah mayat baru, yang satu meragukan lubang kubur yang mereka datangi ini dimasuki penghuni baru.
Setelah berdebat cukup lama, kedua malaikat memutuskan tetap menanyai Abu Nawas. “Siapa Tuhanmu?” ujar sang malaikat kepada Abu Nawas dengan suara menggelegar.
Abu Nawas benar-benar ketakutan maka ia pun tak langsung menjawab. Setelah hening sesaat, Abu Nawas menyahut, “Apa kalian tidak salah alamat? Lihat, kain kafanku ini ‘kan sudah usang. Berarti aku ini penghuni lama. Ya ‘kan?”
Kedua malaikat terdiam. Mereka memandangi Abu Nawas di sekujur tubuhnya. Memang, kain kafan yang dipakainya sangat usang, namun, tanahnya masih baru. Keduanya bertanya-tanya, apa mereka sedang dikibuli.
Baca juga: Konspirasi Pembunuhan Seorang Menteri yang Diotaki Abu Nawas
Hanya saja, sebelum malaikat Munkar menjalankan tugasnya, ia terheran-heran melihat kain kafan Abu Nawas. "Eh, ini penghuni lama," celetuk Malaikat Munkar. "Lihat, kafannya sudah lusuh," lanjutnya.
"Tapi ini tanah galian baru," bantah Malaikat Nakir meragukan.
Baca juga: Menanak Nasi di Atas Pohon, Cara Abu Nawas Memperjuangkan Keadilan bagi Si Miskin
Kedua malaikat ini pun ragu. Keduanya saling adu pendapat. Satu malaikat yakin kalau ini adalah mayat baru, yang satu meragukan lubang kubur yang mereka datangi ini dimasuki penghuni baru.
Setelah berdebat cukup lama, kedua malaikat memutuskan tetap menanyai Abu Nawas. “Siapa Tuhanmu?” ujar sang malaikat kepada Abu Nawas dengan suara menggelegar.
Abu Nawas benar-benar ketakutan maka ia pun tak langsung menjawab. Setelah hening sesaat, Abu Nawas menyahut, “Apa kalian tidak salah alamat? Lihat, kain kafanku ini ‘kan sudah usang. Berarti aku ini penghuni lama. Ya ‘kan?”
Kedua malaikat terdiam. Mereka memandangi Abu Nawas di sekujur tubuhnya. Memang, kain kafan yang dipakainya sangat usang, namun, tanahnya masih baru. Keduanya bertanya-tanya, apa mereka sedang dikibuli.
Baca juga: Konspirasi Pembunuhan Seorang Menteri yang Diotaki Abu Nawas
(mhy)
Lihat Juga :