Kisah Darwis Yang Mengetuk Pintu Rumah Si Kikir

Minggu, 19 September 2021 - 18:21 WIB
loading...
Kisah Darwis Yang Mengetuk...
Darwis itu berkata, karena tak ada seorang pun atau apa pun yang ada di sini, tempat ini harus diberi pupuk agar menjadi subur. (Ilustrasi/Ist)
A A A
Seorang darwis mengetuk pintu sebuah rumah, meminta sepotong roti untuk ia makan. Roti kering atau roti basah, tak menjadi soal.

"Ini bukan Toko Roti," jawab pemilik rumah dengan ketus.

"Kalau begitu, apakah kau memiliki sedikit daging?" darwis itu masih memohon.

"Memangnya rumah ini kelihatan seperti tempat jagal?"

"Dapatkah kuminta sedikit tepung?"

"Memangnya kau dengar suara penggilingan dari rumah ini?"

"Kalau begitu, seteguk air saja...."

"Di sini tidak ada sumur!"

Baca juga: Jalaluddin Rumi tentang Kisah Pemuda Qazwin dan Tato Singa

Apa pun yang diminta oleh darwis itu, selalu dijawab oleh pemilik rumah dengan ucapan yang melecehkan. Ia tak mau memberi apa pun untuk darwis itu.

Akhirnya darwis itu berlari masuk ke dalam rumah, mengangkat jubahnya, dan berjongkok seolah-olah hendak membuang hajat.

"Hei, hei! Apa yang kau lakukan?" teriak sang pemilik rumah heran.

"Diam kau, orang yang menyedihkan! Tempat kosong seperti ini hanya pantas untuk menjadi tempat buang hajat. Karena tak ada seorang pun atau apa pun yang ada di sini, tempat ini harus diberi pupuk agar menjadi subur," jawab darwis itu serius.

Selanjutnya darwis itu berkata, "Jika kau burung, jenis apa kau? Kau bukanlah elang yang dilatih untuk menjadi peliharaan bangsawan. Bukan pula merak yang memesona setiap yang memandangnya. Bukan pula Kakaktua yang berkisah lucu. Dan bukan pula Kutilang yang bernyanyi kasmaran.

Kau bukan Hudhud yang membawa pesan untuk Sulaiman , atau Bangau yang membangun sarang di tepi tebing.

Apakah kau ini? Kau spesies tak dikenal. Kau berdalih dan bercanda untuk mempertahankan harta milikmu. Kau telah melupakan Dia yang tak peduli akan harta benda, Yang tak mengambil keuntungan dari setiap hubungan-Nya dengan manusia...."

Baca juga: Jalaluddin Rumi: Jawaban untuk Seseorang yang Bodoh Adalah Diam
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Harta Karun Pembawa...
Harta Karun Pembawa Kutukan Paling Mematikan di Dunia
Riset Terbaru Sebut...
Riset Terbaru Sebut Air Hujan di Seluruh Dunia Mengandung Racun
Tanda-tanda Kiamat Paling...
Tanda-tanda Kiamat Paling Nyata Muncul di Samudera Arktik
Artikel Terkini
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Infografis
Fenomena Si Janda Bolong,...
Fenomena Si Janda Bolong, Tanaman Hias dengan Harga Selangit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved