Jalaluddin Rumi tentang Kisah Pemuda Qazwin dan Tato Singa

Sabtu, 18 September 2021 - 20:11 WIB
loading...
Jalaluddin Rumi tentang...
Jalaluddin Rumi menutup cerita ini dengan berkata, Saudaraku, tahanlah rasa sakit dari ‘jarum’ itu. Pada akhirnya ia akan memberikanmu kenikmatan yang luar biasa. (Foto/Ilustrasi: Ist)
A A A
Sebuah suku di daerah Qazwin memiliki kebiasaan untuk menghias tubuh mereka dengan tato . Mereka menggambari kulit mereka dengan lukisan-lukisan yang gagah, seperti lukisan seorang pejuang yang memerangi kejahatan.

Baca juga: Rasulullah SAW Terharu Mendengar Cerita Sang Ayah yang Mencuri Uang Anaknya Sendiri

Alkisah, seorang pemuda dari Qazwin pergi menemui tukang tato yang pekerjaannya ialah menggambar tato dengan jarum yang cukup tajam. Ia meminta tukang itu untuk mentato tubuhnya dengan gambar singa yang amat buas. "Bintangku adalah Leo, jadi singa adalah gambar yang amat pantas bagiku. Hiasilah punggungku yang kokoh ini dengan gambar singa." Tukang itu menyanggupinya.

Pada saat tukang tato itu menancapkan ujung jarum untuk mulai menggambar, pemuda itu merasa amat kesakitan. Punggungnya diderita nyeri yang luar biasa. Ia menjerit, "Oh, jarum itu menyakitiku! Apa yang kau lakukan?" Tukang itu menjawab bahwa ia sedang menggambar singa seperti yang diperintahkan.

"Bagian apa dari tubuh singa yang sedang kau kerjakan?" tanya pemuda itu seraya menahan sakit.

"Aku baru saja akan menggambar ekor singa ini," jawab tukang tato.

Baca juga: Jalaluddin Rumi Anggap Perempuan sebagai Suatu Pancaran Ilahi

Pemuda itu meminta agar singa itu tak usah memiliki ekor karena gambar ekor itu ternyata amat menyakiti punggungnya. Kalau ujung ekornya saja sudah sedemikian menyakitkan, apalagi jika keseluruhan ekor yang panjang itu digambar, "Biarkan singaku tak memiliki ekor. Hatiku tak tahan akan ujung jarum tatomu."

Tukang itu pun mulai menggambar bagian lain dari singa di atas punggung pemuda itu. Kembali pemuda itu berteriak keras, "Apa yang kau tato sekarang?"

Tukang itu menjawab bahwa ia sekarang tengah melukis bagian telinga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Kisah Uwais Al Qarni...
Kisah Uwais Al Qarni : Menggendong Ibunya dari Yaman ke Makkah untuk Melaksanakan Haji
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kisah Hikmah : Diselamatkan...
Kisah Hikmah : Diselamatkan dari Siksa Kubur karena Fadilah Puasa Syawal
Kisah Hit, Seorang Waria...
Kisah Hit, Seorang Waria yang Hidup di Zaman Nabi SAW
Rekomendasi
Dua Gempa Bumi Terbesar...
Dua Gempa Bumi Terbesar di Dunia Diprediksi Akan Terjadi Bersamaan
Parasit Pemakan Daging...
Parasit Pemakan Daging Manusia Menteror Amerika Serikat
Bintang Berukuran 10.000...
Bintang Berukuran 10.000 Kali Lebih Besar dari Matahari Terdeteksi
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Macron Didukung Menlu...
Macron Didukung Menlu UEA Tentang Pernyataan Integrasi Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved