Kiprah Perempuan dalam Dakwah, Wajibkah?

Rabu, 22 September 2021 - 18:03 WIB
loading...
Kiprah Perempuan dalam...
Peran perempuan dalam dakwah, tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena kehadirannya tidak bisa dinafikkan untuk kebaikan umat dan generasi penerus bangsa. Foto ilustrasi/ist
A A A
Kiprah perempuan dalam dakwah saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Karena kehadirannya tidak bisa dinafikkan untuk kebaikan umat dan generasi penerus bangsa. Apalagi, Islam telah menempatkan perempuan pada kedudukan yang sangat dimuliakan, sehingga perempuan menjadi salah satu makhluk yang istimewa.

Berkaitan dengan peran dakwah ini, Allah Ta'ala menegaskannya dalam firman:

وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS At-Taubah : 71)

Baca juga: 5 Cara Berdakwah Nabi Muhammad yang Patut Ditiru

Ayat tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki dalam kewajiban berdakwah. Keduanya sama-sama memiliki peran untuk mengajak pada kebaikan dan mencegah pada hal-hal yang mungkar. Jadi perempuan muslimah juga memiliki tanggung jawab atas gerakan dakwah Islam .

Namun, peran perempuan dalam berdakwah di masyarakat tidak seharusnya menjauhkan dirinya dari fitrah penciptaanya sebagai seorang perempuan yang memiliki tugas utama di rumah (keluarga). Banyak perempuan muslimah yang membutuhkan bimbingan dan pendidikan akan tugas dan fungsinya sebagai hamba Allah, sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

Karena itu, lingkup dakwah bagi perempuan ini dibagi menjadi tiga bagian :

1. Dakwah ada dalam diri mereka sendiri

Dimulai dengan cara memperbaiki dan meluruskan diri untuk menjadi pribadi yang saleha. Dimana keutamaan dan kemuliaan seorang perempuan dilihat dari segi ketaatannya kepada Allah Ta'ala, kesabaran dalam menjaga dan memelihara kehormatan dan keimanan.

Sebagai seorang muslimah sudah menjadi kewajiban perempuan untuk menyadari pentingnya mempelajari ilmu pengetahuan sebagai bekal masa depan, yang kelak akan menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya. Dengan berbekal hal tersebut secara tidak langsung akan memacu adrenalin perempuan untuk terus giat belajar, mengajar dan berdakwah sesuai dengan tabi’atnya.

2. Lingkup dakwah dalam keluarga

Perempuan merupakan ibu peradaban yang akan mencetak generasi bangsa, guru para pejuang, dan penghantar umat ke tempat kembali yang mulia dengan cara mendidik anak-anak membaca Al-Qur’an, menanamkan akidah dan ahlak mulia, mengurus rumah tangga dan hal bermanfaat lainnya.

Hal itu sebenarnya merupakan esensi kerja dakwah. Mendidik anak bukanlah masalah yang sepele, tetapi merupakan hal yang sangat berguna bagi dakwah Islam di masa depan, yaitu mempersiapkan generasi Islam yang lebih baik.Sebagaimana yang disampaikan oleh shahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu, ia berkata, “Ajarilah anak-anakmu, karena sesungguhnya mereka tercipta untuk suatu zaman yang berbeda dengan zamanmu.”

Ibnu Jarir pernah berkata; “Wajib bagi kita mengajarkan anak-anak kita tentang agama dan kebaikan, beserta perkara adab yang dibutuhkannya”. (Fathul Qadir)

Baca juga: Mendoakan Anak Selalu dalam Kebaikan

Hadis di atas menunjukan bahwa seorang perempuan sebagai seorang ibu memikul tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anak yang merupakan amanah Allah sekaligus ujian kepada pasangan suami istri. Dalam hal ini, seorang ibu memainkan peranan yang signifikan dalam menanamkan ruh iman dan menunjukan jalan kebenaran yang hakiki untuk kebahagiaan dunia dan akhirat.

3. Lingkup dakwah dalam lingkup masyarakat

Di samping peranannya dalam keluarga, perempuan juga memiliki peranan yang cukup penting dalam dunia masyarakat dan negara. Jika ia seorang yang ahli dalam ilmu agama, maka wajib baginya untuk mendakwahkan apa yang ia ketahui kepada kaum perempuan lainnya. Begitu pula jika ia seorang ahli dalam bidang tertentu, maka ia mempunyai andil dalam urusan tersebut. Namun tentu dengan batasan-batasan yang telah disyariatkan.

Di era yang serba mengandalkan teknologi ini, banyak kegiatan dakwah yang dapat dilakukan oleh para perempuan tanpa menghilangkan fitrahnya. Misalnya saja berdakwah dengan melalui tulisan. Menulis adalah salah satu cara dakwah paling tepat dan penting bagi perempuan. Kita dapat melakukannya kapan saja dan dimana saja termasuk menulis di rumah.

Dengan demikian, kaum perempuan mampu memanfaatkan waktu luang mereka secara positif, dan tentunya dengan cara ini mereka dapat menjangkau semua kalangan masyarakat. Selain dengan cara menulis, peran dakwah perempuan pun dibutuhkan dengan cara lisan.

Terbukti, dengan tumbuh suburnya majelis taklim di kalangan masyarakat luas, menuntut peran perempuan yang memiliki ilmu agama dan kemampuan dalam komunikasi untuk berdakwah. Terpenting, esensi dari dakwah adalah menyampaikan kebaikan dengan amar makruf nahi mungkar.

Baca juga: Menjaga Rasa Malu

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Dakwah di Media Sosial...
Dakwah di Media Sosial : Cara Menebar Kebaikan dan Meraih Pahala Jariyah
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Wajah Islam di Piala...
Wajah Islam di Piala Dunia: Ketika Timnas Maroko Berdakwah Lewat Akhlak
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Musyrif Cinta Quran...
Musyrif Cinta Quran Center Tembus Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Menang Lelang, Komunitas...
Menang Lelang, Komunitas Muslim Indonesia Akan Bangun Gedung Dakwah di Australia
Rekomendasi
Pria Ini Pencipta Bom...
Pria Ini Pencipta Bom Hidrogen Pertama di Dunia, tapi Dirahasiakan Hampir 50 Tahun
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Dunia Islam Tertinggal,...
Dunia Islam Tertinggal, Kalangan Orientalis Sebut al-Ghazali Mengkhianati Sains
Artikel Terkini
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Quran tentang Kekayaan, Panduan Mencari dan Mengelola Harta Halal
Bahaya Harta : Ketika...
Bahaya Harta : Ketika Kekayaan Membuat Manusia Lalai dan Durhaka
Kapan Harta Menjadi...
Kapan Harta Menjadi Tercela? Ini Sikap yang Menyebabkannya
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved