Ibnu Katsir: Jelang Kiamat, Seluruh Ahli Kitab Beriman Kepada Nabi Isa
Selasa, 28 September 2021 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Ibnu Katsir, hadits ini isnad ini jayyid dan kuat. "Hanya saja tidak ada seorang pun penulis kitab yang meriwayatkannya," katanya.
Baca juga: Malam Panjang, Proses Matahari Terbit dari Barat Tanda Awal Kiamat
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan at-Tirmidzi dan ia menyahihkannya, an-Nasa'i dan Ibnu Majah dari jalur Ashim bin Abi anNajud, dari Zur bin Hubaisy, dari Shafwan bin Asal, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya, Allah membuka pintu di arah barat selebar tujuh puluh—atau beliau mengatakan empat puluh—tahun untuk tobat lalu tidak ditutup sampai matahari terbit dari barat” (HR Ahmad)
Ibnu Katsir mengingatkah hadis-hadis tersebut berikut ayat mulia merupakan dalil bahwa orang yang beriman atau bertobat setelah matahari terbit dari barat tidak akan diterima darinya dan itulah memang yang terjadi. Wallahu a'lam.
Pasalnya, hal itu merupakan tanda Kiamat paling besar dan tandanya yang menunjukkan dekatnya Kiamat. Karena itu, waktu itu diperlakukan seperti hari kiamat.
Allah SAW berfirman:
"Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)". ( QS Al-An'am: 158 )
Allah SWT berfirman,
Baca juga: Malam Panjang, Proses Matahari Terbit dari Barat Tanda Awal Kiamat
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan at-Tirmidzi dan ia menyahihkannya, an-Nasa'i dan Ibnu Majah dari jalur Ashim bin Abi anNajud, dari Zur bin Hubaisy, dari Shafwan bin Asal, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: 'Sesungguhnya, Allah membuka pintu di arah barat selebar tujuh puluh—atau beliau mengatakan empat puluh—tahun untuk tobat lalu tidak ditutup sampai matahari terbit dari barat” (HR Ahmad)
Ibnu Katsir mengingatkah hadis-hadis tersebut berikut ayat mulia merupakan dalil bahwa orang yang beriman atau bertobat setelah matahari terbit dari barat tidak akan diterima darinya dan itulah memang yang terjadi. Wallahu a'lam.
Pasalnya, hal itu merupakan tanda Kiamat paling besar dan tandanya yang menunjukkan dekatnya Kiamat. Karena itu, waktu itu diperlakukan seperti hari kiamat.
Allah SAW berfirman:
هَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا أَنْ تَأْتِيَهُمُ الْمَلَائِكَةُ أَوْ يَأْتِيَ رَبُّكَ أَوْ يَأْتِيَ بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ ۗ يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا ۗ قُلِ انْتَظِرُوا إِنَّا مُنْتَظِرُونَ
"Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka (untuk mencabut nyawa mereka) atau kedatangan (siksa) Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: "Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu (pula)". ( QS Al-An'am: 158 )
Allah SWT berfirman,
فَلَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا قَالُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَحْدَهُ وَكَفَرْنَا بِمَا كُنَّا بِهِ مُشْرِكِينَ
لَمْ يَكُ يَنْفَعُهُمْ إِيمَانُهُمْ لَمَّا رَأَوْا بَأْسَنَا ۖ سُنَّتَ اللَّهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ ۖ وَخَسِرَ هُنَالِكَ الْكَافِرُونَ
Lihat Juga :